sabdaJAP

Data, Knowledge, and Decision Support

Posted: December 4th 2012

Mengapa seorang manejer membutuhkan sistem IT? Karena dia adalah seorang yang mengelola informasi. Akan ada sangat banyak data yang akan dikelola/dianalisa. Dengan sistem IT akan lebih cepat didapat, dan menghasilkan sebuah resume (intisari).

Knowledge bisa berasal dari data warehouse yang bersumber dari berbagai summber data,  bisa juga berasal dari visualisasi, ada suatu proses yang dilakukan sistem sehingga menghasilkan ekstrasi dari produk tersebut. Semua itu akan mempengaruhi bagaimana perusahaan itu akan berjalan.

Sumber data: (1) Data Internal, (2) Data Personal, (3) Data Eksternal. Bagaimana cara-cara mengumpulkan data? Bisa manual, menggunakan alat bantu yang dapat menyajikan data, atau scanning (misalnya untuk barcode). Apa itu data yang “baik”?. Data yang baik adalah data yang berkualitas, yang memiliki ciri-ciri : Akurat ; Relevan ; Aman ; Terkini ; Lengkap, dan ; Konsisten.

Intelegensi Bisnis akan menggali data, emnganalisa, melakukan perbandingan, dan menghasilkan suatu perencanaan / keputusan / perkiraan. Intelegensi Bisnis tidak hanya terdiri dari 1 proses, tetapi dari banyak proses.

Proses dalam Decision Making Process (Proses Pembuatan Keputusan) adalah : (1). Intelligence Phase, (2) Design Phase, (3) Choice Phase, (4) Implementation of Solution.

Dibutuhkan Decision Support System saat keputusan tidak terstruktur. Karena DSS dapat menganalisis secara sensitif, dapat menggunakan analisis “What If?”, dapat mencari solusi yang terbaik untuk membuat keputusan. DSS akan memilah masalah, melakukan pemodelan, mencari solusi, dan memberikan rekomendasi. Komponen-komponen dalam Decision Support System adalah : (a) Data Management, (b) User Interface, (c) Model Management (d) Knowledge Management.

Executive Information Systems, digunakan oleh orang-orang eksekutif / top manajemen. Melakukan interface, sifatnya resume (menvisualisasikan), terkoneksi dalam suatu layanan on-line, dan kemampuan akses data yang sangat cepat. Selain itu, dapat menganalisa trend, dan subsistem, serta dapat diakses web/ mobile.

Group Decision Support System, ada bebrapa orang yang mengalisa permasalahan, bukan hanya satu orang. Memiliki kemampuan berdiskusi pada suatu sistem, melakukan virtual teams, membentuk kelompok-kelompok.

Kesimpulan :

–          Data berkualitas tinggi dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan.

–          DSS membantu pembuatan keputusan.

–          Para orang-orang eksekutiv dapat menggunakan EIS untuk kebutuhan mereka.

–          GDSS mendukung aktivitas keputusan dalam kelompok / grup.


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

WIRELESS, MOBILE COMPUTING, AND MOBILE COMMERCE

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php