sabdaJAP

ELECTRONIC COMMERCE

Posted: October 30th 2012
Sejarah dan Perkembangan

Penerapan Electronic Commerce bermula diawal tahun 1970-an, dengan adanya Electronic Found Transfer(EFT). Saat itu, tingkat aplikasinya masih terbatas pada perusahaan besar, lembaga keungan, dan beberapa perusahaan kecil. Kemudian muncuk Electronik Data Interchange(EDI), yang berkembang dari transaksi keuangan ke pemprosesan transaksi lain, Jumlah perusahaan yang ikut serta menjadi besar, mulai dari lembaga keuangan sampai perusahaan manufaktur, layanan dsb. Aplikasi lain kemudian muncul, memiliki jangkauan dari perdagangan saham hingga sistem reservasi perjalanan, aplikasi ini disebut aplikasi telekomunikasi.

Dengan adanya komersial internet di awal tahun 1990-an maka muncul istilah Electronic Commerce. Alasan bagi pesatnya perkembangan teknologi tersebut karena perkembangan jaringan, software, meningkatnya persaingan dan berbagai tekanan bisnis.

Pada saat sekarang ini, E-Commerce tidak hanya sekedar transaksi jual beli saja, melainkan telah mencakup banyak hal, seperti melamar pekerjaan, menawarkan jasa, mengikuti kusioner dan polling, dll.

 

Pengertian:

E-commerce adalah proses membeli, menjual, atau pertukaran produk/layanan, dengan menggunakan komputer via internet. Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.

E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping, Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B).  Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations. Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

Aspek-aspek dari E-Commerce adalah (1) Komunikasi, (2) bisnis, (3) layanan, (4) online, (5) kolaburasi, dan (6) komunitas (orang-orang / perusahaan yang menggunakan E-Commerce). E-Commerce terbagi 3 konsep, yakni ;

1. Traditional Commerce :

(-) Berlangsung secara fisik, maksudnya terjadi interaksi langsung antara penjual dan pembeli di suatu tempat (bertatap muka),

(-) terjadi secara offline.

Contoh : warung makan, toko, dll.

2. Pure EC :

(-) dimensinya adalah digital

(-)virtual

(-) jual beli secara online

Contoh : Amazon.com, eBay.com

3. Partial EC :

(-) mengadopsi EC Traditional dan Pure EC

Contoh : Bhinneka (bhinneka.com), Gramedia (gramediaonline.com). Memiliki toko dan store di internet.

 

E-Bussines

e-Bussines dan e-commerce adalah hal yang berbeda, (1) E-business lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business. (2) E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet. (3) E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak diperlukan. (4). E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll.

Tipe-tipe E-Commerce adalah :

  • Business-to-business EC (B2B)
  • Collaborative commerce (c-commerce)
  • Business-to-consumer EC (B2C)
  • Consumer-to-businesses (C2B)
  • Consumer-to-consumer (C2C)
  • Intrabusiness (intraorganizational) commerce
  • Government-to-citizens (G2C) and others
  • Mobile commerce (m-commerce)

 

E-Commerce dapat berkembang karena danya 5 aspek berikut, (1) Orang, seperti pembeli penjual dll. (2) Kebijakan Publik, (3) Teknologi, (4) Partner Bisnis, (5) Support Services, seperti infrastruktur, internet, dll.

 

Contoh bentuk transaksi pembayaran yg sering dilakukan. (contoh dalam Bhinneka.com)

  1. Orang mencari barang yang diperlukan,
  2. Memilih berapa banyak barang yang diinginkan,
  3. Memilih jasa pengiriman (masukan kota tempat tinggal terlebih dahulu)
  4. Mengisi data pengiriman ; nama jelas, email, alamat, kode pos, nomor telepon.
  5. Pembayarannya ada 2 cara, Cash On Delivery (COD), dan Cash Before Delivery. Dalam COD : (-) Pembayaran berupa uang keras(tunai), kartu kredit atau debit BCA. (-) Pembayaran cicilan 0% dengan kartu kredit hanya dapat dilakukan di toko Bhinneka.com. (-) Pengiriman pemesanan menggunakan armada Bhinneka yang mencakup area Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang.(-) Tidak berlaku untuk pembelian secara online melalui shopping cart.(-) Tidak menerima pembayaran berupa Giro ataupun Check.  Dalam CBD, (-) Pembayaran dilakukan dengan cara transfer terlebih dahulu sebelum barang dikirim. (-) Berlaku khususnya untuk Pembelian Online Melalui Shopping Cart dan jika Anda berlokasi di Luar Kota Jakarta. (-) Konfirmasi pembayaran wajib dilakukan setelah dana ditransfer, agar pemesanan dapat segera diproses. (-) Berlaku untuk pengambilan barang di toko Bhinneka.Com dimana pembelian dilakukan melalui online. Bisa juga menggunakan Kartu Kredit.

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Sistem Telekomunikasi

Go to post

Ethics, Impacts, and Security

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php