Ryan Febri

PROYEK PELESTARIAN JATI MENJADI LAHAN HIJAU

Posted: December 6th 2015

Masih bisa ga kalian dengerin suara cuitan burung di pagi hari? Masih sejuk ga sih tempat kalian berada saat siang datang? Atau suara burung- burung itu berubah menjadi suara auman knalpot yang tak henti-henti? Atau kesejukan yang ada telah hilang dan terganti oleh panas dan gerah? Coba sekarang lihat sekeliling kalian dan hitung berapa pohon tinggi yang ada disitu? 50? 25? 10? Atau 1? (memprihatinkan). Dengan semakin meningkatnya  ancaman terhadap keberadaan berbagai satwa maupun tumbuhan langka, upaya pelestarian menjadi topik yang sangat penting dan menarik untuk dikaji. Nah, untuk merealisasikan itu maka dimulai dengan hal yang paling sederhana yaitu penyediaan lahan hijau.

taman-kota

Ruang terbuka hijau adalah area yang penggunaanya bersifat terbuka yang berisi tanaman baik yang tumbuh secara alamiah maupun sengaja ditanam untuk keperluan konservasi dan keidahan. Sebenarnya dalam Undang-undang No 26 tahun 2007 sudah diatur bahwa 30% wilayah kota harus berupa RTH, namun setelah dilihat-lihat banyak wilayah yang belum mematuhi aturan tersebut. Manfaat ruang terbuka hijau inisebenarnya mencakup beberapa hal antara lain :

  1. Fungsi ekologis, sebagai paru-paru kota dan penahan polutan udara
  2. Fungsi sosia budaya, sebagai media komunikasi warga
  3. Fungsi ekonomi, RTH dapat berisi komoditas ekonomi
  4. Fungsi estetika, menunjang keindahan kota
  5. Fungsi konservasi, RTH dapat diisi dengan flora bakan fauna tertentu untuk keperluan konsevasi

Sudah jelas kan kalo fungsi dari RTH ini dapat mencapai semua aspek kehidupan. Kemudian apa langkah selanjutnya…? Yap betul … ! kita akan mencoba mengaplikasikan pengetahuan mengenai ekologi dan konservasi dalam perbaikan Ruang Terbuka Hijau. Tentu kita tidak akan bisa bekerja sendiri untuk merealisasikan itu. Kita membutuhkan bantuan dari pihak lain dalam hal ini kita dapat bekerja sama dengan lembaga pemerintah bidang lingkungan hidup maupun dengan LSM yang bergerak di bidang lingkungan dan konservasi. Lebih spesifik tugas dari lembaga tersebut antara lain adalah sebagai penasihat, pembimbing, dan penyokong dana tentunya. Sedangkan tugas kita sebagai mahasiswa adalah sebagai penggerak kegiatan dan juga memaksimalkan upaya konservasi (dalam hal ini adalah pohon jati).

download

Mengapa dipilih pohon jati? Tidak lain tidak bukan adalah aspek ekonomis flora ini yang tinggi sehingga dengan perlakuan yang maksimal untuk konservasi pohon jati ini maka akan sangat membantu kegiatan perekonomian warga.  Selain itu dalam ruang terbuka hijau dengan poho jati tersebut akan juga diisi dengan beberapa satwa yang juga layak untuk konservasi seperti butung jalak mupun burung kakatua yang tentunya akan mempercantik kota.

Berikut tahapan yang akan dilakukan untuk upaya konservasi tersebut.

  1. Pemilihan lokasi RTH yang akan dilakukan perbaikan (Januari 2016)
  2. Proses kerjasama dengan lembaga lingkungan (Januari 2016)
  3. Proses pengumpulan dana (Januari- Maret 2016)
  4. Kegiatan promosi acara (Februari – Maret 2016)
  5. Penyediaan bibit pohon jati (Maret 2016)
  6. Penanaman pohon jati di lokasi RTH yang akan diperbaiki (Maret 2016)
  7. Pemberian satwa langka (burung jalak/kakatua) di lokasi RTH jati (September 2018/ketika lokasi siap)
  8. Pemeliharaan rutin

Dengan kegiatan berkala tersebut maka diharapkan akan memunculkan RTH yang lebih baik dan dapat memperbaiki kualitas hidup serta lingkungan. Dan yang paling penting adalah dapat turut serta dalam upaya konservasi lingkungan..

Jadi gimana ? mau ikut ?

 

download (1)


One response to “PROYEK PELESTARIAN JATI MENJADI LAHAN HIJAU”

  1. dwiky130801380 says:

    saya setuju bahwa aspek ekonomis pohon jati ini tinggi sehingga dengan perlakuan yang maksimal untuk konservasi maka akan sangat membantu kegiatan perekonomian warga dan tentunya akan mempercantik kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php