Ryan Febri

Menjadikan Banteng Tidak Hanya Sebagai Lambang Partai

Posted: September 7th 2015

 

download

Kalian pasti sering melihat banteng kan? Dimana? Di Garuda Pancasila? atau di lambang partai politik? Nah, sebenarnya banteng merupakan salah satu binatang yang khas di Indonesia maupun asia tenggara secara umum. Banteng Jawa (Bos javanicus d’ Alton 1823) merupakan mamalia berkuku genap yang memiliki beberapa peranan dalam siklus hara dan komposisi komunitas tumbuhan. Namun seiring semakin tingginya tingkat konsumerisme manusia kini banteng semakin terancam keberadaannya. International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menetapakan banteng sebagai satwa yang terancam punah. IUCN menyatakan bahwa populasi banteng terancam karena berkurangnya habitat dan juga disebabkan oleh perburuan liar.

Banteng jantan dan betina memiliki perbedaan warna dan ukuran tubuh yang sangat jelas. Banteng jantan dewasa biasanya berwarna hitam kelam, sedangkan yang betina berwarna coklat cerah. Bentuk tanduk jantan dan betina juga berbeda. Dalam kasus yang sangat jarang, ada jantan yang memiliki warna coklat cerah, contohnya banteng di TNUK dan TN Baluran (TNB). Untuk banteng yang berumur kurang dari satu tahun atau banteng yang belum dewasa kelamin, perbedaan warna antara jantan dan betina tidak begitu jelas.

images

Sebenarnya masih terjadi kontroversi tentang habitat pasti dari banteng ini. Hoogerwerf (1970) menyatakan bahwa hutan yang tertutup tidak cocok sebagai habitat banteng, areal terbuka di dalam atau di pinggiran hutan lebih cocok sebagai habitat banteng. Sebagai contoh di Jawa, banteng tidak termasuk kedalam jenis yang hidup di dalam hutan, namun hidup pada areal terbuka berumput atau ditumbuhi rumput yang mirip tanaman (grass-like plants), dan memiliki hutan yang tertutup di salah satu bagian kawasan seperti di TNUK. Sementara itu Halder (1976) berpendapat bahwa ada juga banteng yang tidak pernah berada di areal penggembalaan, karena ditemukan jejak banteng di hampir seluruh wilayah semenanjung Ujung Kulon kecuali di daerah rawa dan daerah bergunung yang curam.

Tentu untuk menyelamatkan si Banteng ini sudah barang tentu membutuhkan usaha konservasi. Pemerintah indonesia juga telah memiliki sejumlah langkah untuk melakukan usaha penyelamatan ini. Langkah-langkah ini meliputi :

  1. Pengelolaan populasi

Semakin menurun populasi maka laju kepunahan menjadi semakin tinggi. Oleh sebab itu, program peningkatan jumlah populasi merupakan hal yang sangat mendesak dalam konservasi jenis yang memiliki ukuran populasi kecil. Selain pentingnya dilakukan penyelesaian masalah perburuan liar, dan kegiatan illegal lainnya yang dapat mengganggu konservasi banteng.

  1. Pengelolaan habitat

Habitat merupakan tempat yang menyediakan seluruh sumber daya dan kondisi yang dibutuhkan oleh satwa agar dapat berkembang biak. Berkurangnya luasan habitat, degradasi kualitas dan fragmentasi merupakan ancaman nyata yang perlu segera ditangani.

  1. Sistem pengelolaan data

Sistem pengelolaan data yang baik sangat penting untuk mengetahui dinamika populasi banteng dan habitatnya secara cepat. Sistem ini juga akan membantu pengelola dalam proses pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Nah, sudah jelaskan bahwa banteng merupakan hewan yang sangat perlu dilindungi…

Jangan sampai nanti anak cucu kita cuma tau banteng dari lambang partai poltik aja… (^bukan kampanye lo^)


10 responses to “Menjadikan Banteng Tidak Hanya Sebagai Lambang Partai”

  1. Handi Prihanto says:

    wah infonya menarik nih. berdasarkan ulasan ini dapat ditarik kesimpulan jika keberadaan banteng sedang terancam sehingga memerlukan adanya kegiatan konservasi yang efektif untuk mencegah kepunahan satwa ini

  2. dwiky130801380 says:

    ternyata, sistem pengelolaan data yang baik sangat penting untuk mengetahui dinamika populasi banteng dan habitatnya secara cepat, semoga dengan cara ini banteng dapat diselamatkan.

  3. yosephsurya says:

    Banteng jawa merupakan fauna khasIndonesia, tetapi upaya konservasi yang dilakukan di indonesia hanya sedikit sekali. Mungkin bisa diperlihatkan contoh-contoh konkrit pemerintah serius untuk menjaga Banteng jawa

  4. Angevia Merici says:

    slogan yang menarik. semoga mereka yg menggunakan filosofi banteng, tidak hanya sok gagah di luar, tapi mau melestarikannya. Semangat!

  5. Stephanie Halimawan Tanjaya says:

    Banteng memang sudah jarang ditemukan.. Dan memang sudah seharusnya kita tidak hanya menjadi penglihat namun patut untuk kita mengupayakan juga dalam konservasi alam agar alam tetap lestari dan terhidar dari kepunahan 🙂

  6. Eunike Priscilla Tanio says:

    Banteng Jawa merupakan hewan yang cukup unik, sampai-sampai dijadikan lambang partai. Saking uniknya, malah seringkali dijadikan sebagai hewan buruan. Tindakan konservasi ini haruslah terus dilakukan supaya populasi Banteng Jawa terus meningkat.

  7. Natalia Cinthya Deby says:

    Nahh ini,,, sederhana tapi maknanya dalem..

    Sistem pengelolaan data,, ini jadi salah satu fokus ketertarikan saya terhadap tulisan saudara,.
    bagaimana sistem pengolahan data dapat dijadikan alternatif dlm konservasi? apakan dg penggunaan marka gen atau semacamnya?

  8. Yani Evami says:

    Semoga banteng dapat terus diupayakan dalam konservasi pelestariannya.

  9. Neil says:

    HAHAHAHA, coblos oncong ucih!! Semoga partai yang memakai logo Banteng ini sadar untuk ikut melestarikan keberadaan hewan ini.
    Sekedar bertanya, perburuan liar terhadap Banteng ini untuk diambil apanya ya? Dagingnya kah?

  10. felisita1414 says:

    Topik yang menarik dan sangat mencirikan kan satwa khas indonesia. Semoga upaya upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk melestarikan banteng dapat memeberikan hasil yang positif sehingga dimasa mendatang kelestarian banteng asli Indonesia dapat tetep terus terjaga. Terimakasih 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php