Rumus Rumus Ala Abi Gael

Manfaat ASI untuk Kesehatan Ibu dan Bayi

Posted: December 10th 2019

Menyusui penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kesehatan anak. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi harian bayi, ASI juga menawarkan segudang manfaat untuk Anda dan bayi Anda, termasuk pemberian ASI eksklusif. Untuk lebih percaya diri dan bersemangat tentang menyusui bayi Anda, pertimbangkan berbagai manfaat ASI, mari kita coba!

Berbagai manfaat ASI untuk anak-anak

Mengingat pentingnya dan banyak manfaat menyusui, pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Aturan ini tercantum dalam peraturan pemerintah n. 33 tahun 2012.

Manfaat ASi

Dalam PP, mendapatkan susu setiap hari adalah anak yang adil. Beberapa manfaat menyusui untuk anak-anak adalah:

Mengandung nutrisi penting untuk anak-anak

ASI pertama atau ASI diberikan kepada anak-anak yang disebut kolostrum. Berbeda dengan warna umum susu, cairan kolostrum ringan tetapi agak kekuningan.

Jangan membuang cairan kolostrum ini, karena mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk anak-anak. Ini termasuk antibodi, vitamin A dan sel darah putih.

Ketika kolostrum habis, warna susu menjadi putih seperti susu biasa. Salah satu manfaat ASI adalah mengandung berbagai nutrisi termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.

Memenuhi semua kebutuhan gizi anak

ASI adalah makanan terbaik pertama untuk anak-anak. Ini karena ASI telah memenuhi semua kebutuhan energi dan nutrisi yang diperlukan untuk anak-anak selama tahap awal kehidupan, hingga usia 6 bulan.

Dengan cara ini, pada kenyataannya tidak perlu untuk memberikan susu buatan, minuman dan makanan tambahan sebelum 6 bulan. Inilah sebabnya mengapa kebutuhan gizi anak-anak setiap hari masih dapat dipenuhi dengan baik, walaupun hanya dengan ASI.

Tidak hanya itu, ASI juga mampu memenuhi setengah dari kebutuhan anak-anak berusia antara 6 dan 12 bulan dan sepertiga dari anak-anak berusia 1-2 tahun.

Meningkatkan kecerdasan anak

ASI sebenarnya dapat membantu perkembangan sensorik dan kognitif otak anak. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Korean Medical Science menyatakan bahwa perkembangan kecerdasan otak bayi dimana ASI diberikan lebih baik daripada anak-anak yang tidak mendapatkan ASI.

Ini adalah manfaat lain dari menyusui untuk anak-anak, terutama pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Lebih lanjut, perkembangan kognitif anak yang diberi ASI hingga usia 9 bulan juga lebih baik dibandingkan bila diberikan hanya dalam 3 bulan pertama.

Dikutip dari halaman Indonesian Pediatrician Association (IDAI), ASI juga dapat memengaruhi pengembangan kapasitas intelektual anak-anak. Alasannya adalah memberi ASI membangun kedekatan dan rasa nyaman, yang karenanya memengaruhi perkembangan emosi anak.

Kemampuan intelektual dan perkembangan emosi lebih matang pada anak-anak, berguna untuk mendukung kehidupan sosial mereka nanti.

Meningkatkan sistem kekebalan anak

Keuntungan lain dari ASI adalah dapat membantu memperkuat sistem kekebalan bayi atau sistem kekebalan terhadap penyakit. Karena ASI kaya akan antibodi, terutama ASI cair yang keluar pertama kali, juga dikenal sebagai kolostrum.

Kolostrum mengandung banyak imunoglobulin A (IgA) dan banyak jenis antibodi lainnya. Peran IgA adalah untuk menyediakan lapisan ke saluran pencernaan sehingga kuman pembawa penyakit, bakteri dan virus tidak dapat memasuki aliran darah.

Di sisi lain, IgA juga dapat membentuk lapisan pelindung di hidung dan tenggorokan. Ini tentunya akan membantu melindungi anak hingga sistem kekebalan di tubuhnya dapat berfungsi secara optimal.

Anak-anak yang minum ASI setiap hari memiliki banyak saluran pencernaan yang dihuni oleh bifidobacteria dan lactobacilli. Namun, jangan khawatir.

Kedua jenis bakteri berguna baik karena mereka dapat mencegah pertumbuhan organisme pembawa penyakit, dan pada saat yang sama dapat membantu meningkatkan daya tahan anak. ,

Pencegahan penyakit pada bayi baru lahir

Sangat menarik untuk dicatat bahwa pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan telah terbukti mengurangi risiko penyakit pada anak-anak. Mulai dari penyakit infeksi seperti diare, infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga, pneumonia, infeksi saluran pencernaan dan penyakit lainnya.

Penyakit lain di sini termasuk obesitas, alergi dan diabetes, yang risikonya kemudian dapat ditekan berkat manfaat pemberian ASI eksklusif.

Berbagai manfaat ASI bagi ibu

Tidak hanya untuk anak-anak, ada beragam manfaat dengan memberikan ASI eksklusif yang juga bisa Anda dapatkan. Berikut ini sebuah contoh:

Membantu mempercepat pemulihan uterus postpartum

Selama kehamilan, rahim berkembang seiring waktu saat bayi tumbuh di dalam rahim. Dengan demikian, setelah melahirkan, rahim yang tidak mengandung anak lain akan mengalami proses yang disebut involusi.

Keterlibatan adalah proses di mana ukuran rahim setelah melahirkan akan kembali ke ukuran aslinya seperti sebelum kehamilan. Proses mengubah rahim ke ukuran aslinya dibantu oleh hormon oksitosin.

Selain membantu mengembalikan ukuran rahim, hormon oksitosin juga mengurangi perdarahan dan mendorong kontraksi rahim setelah melahirkan.

Sekarang, memberikan susu kepada anak-anak dapat membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin. Akibatnya, proses pemulihan tubuh postpartum bisa menjadi lebih cepat.

Kontrasepsi alami

Ternyata menyusui dapat menunda keterlambatan siklus menstruasi, sehingga membantu untuk menunda kehamilan postpartum secara alami. Ini disebut amenore laktasi.

Selama menyusui, produksi hormon estrogen biasanya menurun, sedangkan ovulasi terjadi ketika kadar estrogen dalam tubuh meningkat. Di sini, menyusui dapat membantu memperlambat proses ovulasi selama bulan-bulan pertama setelah melahirkan.

Namun, penting untuk diperhatikan. Ini tidak sepenuhnya efektif sebagai kontrasepsi alami untuk mencegah kehamilan.

Kurangi risiko ibu yang menderita depresi pascapersalinan

Depresi pascapersalinan atau depresi pascapersalinan adalah jenis depresi yang dapat dialami ibu tidak lama setelah melahirkan. Dalam hal ini, manfaat menyusui bagi ibu dapat membantu mengurangi risiko menderita depresi pascapersalinan.

Ini diduga karena peningkatan hormon oksitosin selama menyusui. Hormon ini memiliki efek anti-kecemasan jangka panjang dan dapat membantu membuat tubuh lebih rileks dan rileks.

Kurangi risiko seorang ibu jatuh sakit

Manfaat menyusui bagi ibu dipercaya membantu mengurangi risiko kanker, seperti kanker payudara dan ovarium. Tidak hanya itu, menyusui juga dapat membantu mencegah sindrom metabolik.

Sindrom metabolik memiliki risiko menyebabkan ibu mengalami penyakit jantung, stroke, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya. Ini ditunjukkan oleh hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Seminar in Perinatology.

Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Pediatrics telah membantu menunjukkan manfaat menyusui untuk mengurangi risiko penyakit pada ibu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu menyusui selama 1-2 tahun memiliki risiko 10-50% lebih rendah mengalami berbagai penyakit.

Misalnya penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, radang sendi dan hipertensi.

Praktis dan ekonomis

Ketika bayi Anda menangis karena lapar di tengah, jelas lebih mudah untuk segera memberikan ASI. Sebaliknya Anda harus bangun dari tempat tidur dan menyiapkan susu bubuk terlebih dahulu.

Dari sudut pandang ekonomi, bahkan menyusui eksklusif memiliki manfaat, terutama jika terus berlanjut sampai anak mencapai usia 2 tahun. Alasannya adalah ini dapat membantu mengurangi biaya membeli susu formula setiap bulan.

Ya, ada begitu banyak manfaat ASI untuk bayi dan ibu. Jadi, jangan ragu dan khawatir lagi tentang memberi bayi Anda segera setelah kelahirannya. Agar tidak ketinggalan berbagai informasi tentang pemberian ASI eksklusif dan berkelanjutan hingga usia 2 tahun, perlu berkonsultasi dengan dokter.

Anda dapat mengajukan pertanyaan dan belajar lebih banyak tentang hal itu, jika ada hal-hal yang kurang dipahami tentang menyusui untuk anak-anak.

Baca Juga :

Ekosistem : Pengertian, Jenis, Komponen dan Contoh
Ucapan Ulang Tahun Untuh Sahabat Terbaik
Dampak Negatif Flobalisasi Serta Pengaruhnya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php