love kukang

I’m Not Your Toy

Posted: August 28th 2016

Ada yang kenal dengan hewan ini? Tentunya tau dan mengenal hewan ini dong. Hewan ini termasuk hewan primata, yang populasinya sangat, sangat perlu dilestarikan. Bagi kalian yang tinggal di daerah Jakarta, hewan ini banyak diperjualbelikan di pasar hewan dan juga banyak diperjualbelikan di medsos seperti facebook dengan nama grup Jual Beli Hewan Yogyakarta, grup PASTY, dan tentunya dijual dengan privasi ataupun tertutup. Hewan lucu ini dijual sebagai hewan peliharaan dan dibuat sebagai mainan.

Klasifikasi Kukang Sumatera adalah sebagai berikut:

Kerajaan : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Mammalia

Ordo : Primata

Famili : Lorisidae

Genus : Nycticebus

Spesies : Nycticebus coucang Boddaert, 1785.

Nama lokal : Kukang sumatera (Indonesia) lori, muka atau malu (Sunda)

Hasil gambar untuk gambar kukang

Tahukah kalian,,,,

Semua jenis kukang memiliki senyawa racun yang berasal dari kelenjar brakhialis di bagian  dalam sikunya. Racun ini akan bercampur dengan air liur pada saat kukang menjilati bagian ketiaknya. Air liur yang beracun ini digunakan dalam pertahanan terhadap pemangsa dimana induk kukang akan menyebarkan racun pada anaknya dengan menggunakan gigi sisirnya.

Kukang Sumatera termasuk hewan yang memiliki status dilindungi dan harus dilakukan konservasi. Spesies ini dilindungi oleh hukum di Malaysia , Thailand dan Indonesia, dan telah diubah dari Appendix II menjadi Appendix I oleh CITES. Berdasarkan IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) Red List Book, terdaftar sebagai jenis hewan yang tergolong Vulnerable atau rentan karena memiliki penurunan lebih dari 30% populasi lebih dari tiga generasi (sekitar 21-24 tahun) berdasarkan panen untuk perdagangan hewan peliharaan dan hilangnya habitat yang luas.

Kukang menyukai habitat hutan hujan tropis dan subtropis di dataran rendah dan dataran tinggi, hutan primer, hutan sekunder, hutan bakau, serta hutan bambu namun kadang-kadang juga dapat dijumpai di daerah-daerah perkebunan. Makanan utamanya ialah jenis serangga, telur burung, buah-buahan, nectar, dan sebagian memakan daun-daunan dari pohon tertentu. Kukang tersebar cukup luas dan dapat ditemui hingga pada ketinggian 1300 mdpl. Habitat kukang berdasarkan ketinggian di atas permukaan laut (m dpl) adalah 0–920 m dpl. Penyebaran Kukang Sumatera meliputi Riau, Bangka Belitung, Pulau Enggano (Bengkulu), Kepulauan Mentawai dan Pulau Simeuleu (Aceh).

Kelangsungan hidup kukang terancam oleh hilangnya habitat karena tingginya tingkat kerusakan hutan termasuk illegal logging dan juga diburu untuk diperdagangkan sebagai binatang peliharaan dan ada juga sebagian masyarakat, Kukang  juga dijadikan media/bahan untuk kepentingan klenik/magic.

IAR (International Animal Rescue) Indonesia telah membangun fasilitas rehabilitasi di Ciapus-Bogor untuk merawat spesies ini. Satwa yang dirawat disana kebanyakan berasal dari sitaaan para pemburu dan serahan masyarakat. Nantinya kukang tersebut akan mendapatkan perawatan hingga mereka siap untuk dilepasliarkan ke habitat aslinya. The Kukang Rescue Program juga merupakan sebuah proyek yang bekerjasama dengan IAR untuk melestarikan Kukang yang berada di Desa Bandar Baru, Sumatera Utara. Penyelamatan dan rehabilitasi pusat saat ini terdiri dari sebuah rumah kecil untuk tim kukang , kantor dengan fasilitas sanitasi , klinik dengan isolasi dan karantina.

Ayo, selamatkan hewan lucu ini dari tangan para pemburu dan berantas jualbeli hewan ini…

Kita mencintai hewan ini tidak harus memilikinya!!!! Save Kukang!!!

Sumber:

International Animal Rescue Indonesia. 2008. Pelepasan Kelompok Pitung, Penyelamatan Rehabilitasi dan Pelepasan Kukang. SIAR Indonesia edisi ke-2, Bogor

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php