MB 2

STRATEGY and STRATEGIC MANAGEMENT

Posted: May 26th 2018

Kali ini, saya akan membahas bagian dalam dari subbab strategy and strategic management, yaitu tentang SWOT analysis, monopoli, Oligopoli, dan Hypercompetition.

Analisis SWOT menguji kekuatan dan kelemahan organisasi serta peluang dan ancaman lingkungan. Analisis SWOT dimulai dengan evaluasi sistematis terhadap sumber daya dan kapabilitas organisasi, kekuatan dan kelemahan dasarnya. Analisa SWOT digunakan untuk mengetahui core competiencies. Nah, apa itu Core Competiences? Core Competiences adalah kekuatan utama atau keuntungan strategis dari suatu bisnis, termasuk kombinasi dari pengetahuan yang dikumpulkan dan kapasitas teknis yang memungkinkan suatu bisnis untuk bersaing di pasar. Berikut langkah-langkah dalam membuat SWOT analysis.

  1. Mengidentifikasi kekurangan dan ancaman yang paling penting untuk diatasi secara umum pada semua komponen.
  2. Mengidentifikasi peluang yang mungkin cocok untuk upaya mengatasi kekurangan dan ancaman yang telah diidentifikasi pada langkah 1.
  3. Memaparkan hasil-hasil identifikasi (langkah 1 dan langkah 2) ke dalam pola analisis SWOT.
  4. Merumuskan strategi yang direkomendasikan untuk menangani kekuragan dan ancaman, termasuk pemecahan masalah, perbaikan, dan pengembangan lebih lanjut.
  5. Menentukan priorita untuk menangani kekurangan dan ancaman itu, dan disusun sebuah rencana tindakan untuk melaksanakan program penanganan.

 

Monopoli adalah situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu (di pasar lokal atau nasional) sekurang-kurangnya sepertiganya dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok, sehingga harganya dapat dikendalikan (KBBI).

Oligopoli adalah keadaan pasar dengan produsen pembekal barang hanya berjumlah sedikit sehingga mereka atau seorang dari mereka dapat mempengaruhi harga pasar; keadaan pasar yang tidak seimbang karena dipengaruhi oleh sejumlah pembeli (KBBI).

Hiperkompetisi (hypercompetition) adalah situasi yang terjadi ketika semua perusahaan berfokus untuk menjadi produsen dengan biaya rendah. Setiap perusahaan berusaha untuk memperbaiki proses mereka dengan menerapkan praktik terbaik dari pesaing mereka. Akibatnya, setiap perusahaan bekerja lebih keras dan lebih cepat untuk menjadi lebih efisien dan meraih keuntungan mereka terus menurun.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php