Rivan_Kurniawan95

Wireless, Mobile Computing, Mobile Commerce

Posted: November 14th 2012

Pada minggu ini, materi yang dibahas adalah tentang wireless(nirkabel), mobile computing(melakukan komputasi dengan perangkat mobile), dan Mobile Commerce(m-Commerce). Pertama tama, mari bahas dulu tentang wireless. Wireless jika diartikan secara harafiah adalah nirkabel atau tanpa kabel. Jadi, transmisi yang dilakukan tanpa menggunakan kabel, tetapi menggunakan gelombang mikro hingga satelit. Banyak istilah istilah menyangkut tentang wireless. Yang pertama adalah Wireless Device atau Perangkat Nirkabel, adalah perangkat yagn dapat berkomunikasi tanpa kabel, baik ke internet maupun ke perangkat lain. Contoh dari perangkat ini adalah ponsel, PDA, smart phones, dll. Istilah kedua adalah WAP. WAP adalah singkatan dari Wireless Application Protocol, adalah protokol ang digunakan pada teknologi wireless. Protokol ini difokuskan pada keterbatasan yang mencolok, seperti display screen dan memory, sehingga protokol ini dapat menyajikan informasi yang sama seperti informasi yang disajikan di desktop, hanya saja dengan ukuran yang lebih kecil. Tetapi, WAP pada zaman sekarang sudah tidak begitu populer karena smart phone sudah dapat membuka web berbasis HTTP seperti pada desktop. Istilah ketiga adalah Microbrowser. Browser jenis ini sebenarnya sama seperti browser pada desktop, tetapi dikhususkan untuk menggunakan protokol WAP. Contoh dari Microbrowser yang terkenal adalah Opera Mini. Lalu terdapat istilah baru, yaitu Pager. Pager adalah sistem dimana seseorang dapat mengirimkan pesan, tetapi hanya secara one-way.

Media transmisi nirkabel salah satunya adalah gelombang mikro. Transmisi menggunakan media ini, kedua perangkat harus saling bertatap muka, dapat melihat device lainnya atau istilah bahasa Inggrisnya adalah Line of Sight. Kemudian media transmisi lain yang paling modern hingga saat ini adalah menggunakan satelit. Ada 3 tipe satelit, yaitu:

  1. Geostationary Earth Orbit (GEO) : Tipe satelit yang memiliki orbital tertinggi yaitu sekitar 22.300 mil di atas ekuator Bumi. Satelit ini dapat meng-cover area yang sangat luas yaitu sekitar setengah dari Bumi. Satelit ini cocok untuk memprediksikan cuaca, dan sangat bagus untuk mentransmisikan sinyal televisi.
  2. Medium Earth Orbit(MEO)          : Tipe satelit ini memiliki orbital setinggi 6000 mil di atas di atas permukaan Bumi. Satelit ini meng-cover area sebesar ukuran benua. Tipe ini cocok untuk GPS.
  3. Low Earth Orbit(LEO)                      : Tipe satelit ini memiliki orbital setinggi 400-700 mil di atas permukaan Bumi. Meng-cover area yang kecil yaitu senegara. Tipe ini cocok untuk mentransmisikan sinya telepon.

Beberapa istilah menyangkut satelit adalah footprint, yaitu luas area yang dicakup oleh satelit. Istilah lainnya adalah Broadcast Transmission, yang memperbolehkan satelit untuk mengirimkan sinya ke banyak perangkat. Kemudian Propagation Delay, yaitu rentang waktu (jeda) yang muncul akibat proses transmisi antara satelit ke perangkat.

Lalu beberapa fasilitas yang dapat diperoleh dari satelit adalah GPS(Global Positioning System) dan IOS(Internet Over Satellite). GPS ini berbeda dengan Assisted GPS pada perangkat mobile yang mengandalkan provider selular sehingga area yang tercakup sangat kecil(hanya sekitar 3km) dan lokasi tidak akurat. GPS mengandalkan 3 satelit sekaligus untuk membuat lokasi benar benar akurat di garis lintang dan bujur Bumi. Mengapa menggunakan 3 satelit? Karena Bumi itu ada isinya alias 3 dimensi. Maka, analogikan satu satelit mewakili satu sumbu. Sehingga 3 satelit yang ada mewakili sumbu x,y,z.

Lalu fasilitas lainnya adalah IOS. IOS membolehkan user untuk mengakses internet melalui satelit. Tetapi IOS ini hanya ada di beberapa area saja dan waktu delay-nya bisa lama akibat kondisi lingkungan sekitar.

Kemudian, ada juga transmisi menggunakan gelombang radio. Transmisi ini menggunakan frekunsi gelombang radio(RF) untuk mengirimkan data secara langsung kepada penerima. Lalu, terdapat istilah satellite radio yang menawarkan pentransmisian suara dengan kualitas mendekati kualitas CD.

IEEE standards untuk jaringan nirkabel meliputi:

1. IEEE 802.15 (Bluetooth) untuk Wireless Personal Area Network(WPAN) dan 802.15.4 (Zigbee)

Bluetooth diciptakan untuk menanggulangi kelemahan dari infrared. Bluetooth dapat mencakup 8 device dalam radius 10m dan dapat mentransfer data dengan kecepatan 10Mbps. Bluetooth berbeda dengan Zigbee. Zigbee dapat mencakup hingga 100 device.

2. IEEE 802.11 (Wi-Fi) untuk Wireless Locak Area Network(WLAN)

Wi-Fi hanya mencakup 1 gedung saja(LAN). Ada kekurangan dari Wi-Fi yaitu Roaming, Security, dan harganya. Masalah Roaming muncul ketika user ingin pindah dari hotspot satu ke hotspot yang lainnya. User harus melakukan login ulang untuk masuk ke hotspot yang lain. Lalu masalah pada security yaitu Wi-Fi dapat dengan mudah diselusupi(hack) oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dan untuk membuat Wi-Fi ini membutuhkan biaya yang lumayan tinggi. Ancaman ancaman utama yang ada pada WLAN adalah Rogue Access Point, War Driving, Eavesdropping, dan RF(Radio Frequency) Jamming. Dan cara untuk mencegah dari ancaman tadi dapat dilakukan deteksi unauthorized access point menggunakan NetStumbler, block SSID, proteksi Wi-Fi, ketahui siapa saja yang mengakses Wi-Fi, dan ganti ke chanel wireless berbeda secara otomatis ketika ada interferensi.

3. IEEE 802.16 (Wi-Max) untuk Wireless Metropolitan Area Network(WMAN)

Wi-Max memiliki jarak cakupan hingga 31mil dan kecepatan transfer hingga 75Mbps.

4. IEEE 802.20 (Proposed) untuk Wireless Wide Area Network(WWAN)

Yak..,mari masuk ke materi mobile. Materi mobile ini secara umum dibagi 2 yaitu mobie computing dan mobile commerce. Pertama, bahas dulu tentang mobile computing. Arti harafiahnya adalah melakukan proses komputasi dengan perangkat yang dapat dipindahkan(mobile). Sebenarnya, perangkat ini tidak harus berupa ponsel maupun smartphone, tetapi bisa juga perangkat lain. Perangkat ini sudah ada sejak zaman dahulu, misalnya, kalian tau sempoa? Itu lho alat hitung yang berupa manik manik. Sempoa merupakan perangkat mobile yang dapat melakukan komputasi. Lalu dari sempoa berkembang menjadi kalkulator. Mobile Computing memiliki 2 karakteristik utama yaity Mobility dan Broad Reach. Dan dari 2 karakteristik utama itu, muncul karakteristik lain seperti Ubiquity, Convenience, Instan Connectivity, Personalization, Localization of Products and Services.

Lalu, kita bahas tentang mobile commerce. Dari materi e-commerce minggu lalu sudah dibahas tentang commerce dan sebagainya kan? Mobile Commerce(m-Commerce) sama dengan Electronic Commerce(e-Commerce), melainkan m-Commerce ini menggunakan perangkat yang dapat dipindah atau mobile device. Beberapa aplikasi dari mobile commerce adalah Financial Service, m-Banking, Wireless Electronic Payment System, Micropayments, Mobile Wallets, Wireless Bill Payment. Untuk mengakses informasi dapat dilakukan dengan mobile portal maupun voice portal. Mobile portal adalah portal yang menyajikan informasi dalam bentuk mobile, contohnya adalah mobile Detikcom, mobile Kompas. Sedangkan voice portal adalah portal yang menyajikan informasi dalam bentuk suara yang dikhususkan untuk mobile.


Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

Artikel lainnya

Etika IT

Go to post

Data, Knowledge, and Decision Support

Go to post
© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php