Rivan_Kurniawan95

Etika IT

Posted: November 6th 2012

PTI kali ini membahas tentang etika dalam IT. Etika sendiri adalah cabang dari ilmu filosofi yang membahas sesuatu benar apa salah. Sedangkan kode etik adalah prinsip yang menjadi pedoman manusia dalam melakukan sesuatu. Tipe etika adalah:

  1. Privasi, yaitu apa yang dikumpulkan, disimpan, dan dibagikan.
  2. Akurasi, berkaitan dengan keakuratan dan keotentikan dat.
  3. Properti, berkaitan dengan HAKI(Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan bagaimana cara mengompensasi.
  4. Aksesbilitas, mengenai tentang siapa yang dapat mengakses suatu inforamasi.

Selain itu ada istilah istilah mengenai etika dalam IT, yaitu:

  1. Trade Secret      : informasi yang tidak bisa dipublikasikan
  2. Patent                  : hak eksklusif untuk seseorang yang telah menciptakan sesuatu. Hak ini berlaku selama 20 tahun
  3. Copyright            : hak cipta yang diberikan untuk seorang yang mengembangkan sesuatu seperti softwre. Hak ini membuat orang tersebut dapat memperoleh keuntungan dari apa yang telah dibuatnya. Hak ini berlaku seumur hidup ditambah 50 tahun.

Etika dalam IT ini penting karena perkembangan IT sekarang sangat maju dan semakin banyak orang yang tidak menghargai copyright dan asal copas dari website. Juga dengan berkembanya IT, semakin banyak kriminal dalam dunia komputer alias cyber crime, contohnya semakin banyak orang yang dengan mudahnya menciptakan virus untuk merusak komputer lain, selain itu dengan tool hacking yang semakin canggih, orang dapat dengan mudah melakukan hacking. Maka dari itu diperlukan juga pengamanan IT. Pengamanan IT ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, yaitu secara umum, khusus untuk aplikasi, khusus untuk jaringan, memverifikasi kualitas melalui audit, dan mencegah serta backup data. User juga perlu aktif untuk melindungi komputer. Peran user misalnya membuat password pada komputer, mendeteksi virus secepatnya sebelum kerusakan menyebar luas.

Lalu untuk pengamanan secara umumnya dapat melakukan kontrol terhadap pengaksesan sistem dan melindungi dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Dan untuk mengontrol aplikasi dapat memastikan kualitas inputan, verifikasi kualitas dari proses, dan memastikan kualitas output. Dan untuk mengamanka jaringan dapat dengan cara melakukan enkripsi, dan mengaktifkan firewall.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php