Rivan_Kurniawan95

e-Commerce

Posted: October 30th 2012

Minggu ini kita mempelajari tentang e-Commerce alias Electronic Commerce. e-Commerce adalah proses jual beli, pertukaran produk, layanan dan informasi melalui komputer yang memiliki jaringan internet. e-Commerce dimulai tahun 1970 dan hanya terbatas untuk bisnis yang berskala besar.

Commerce dibagi menjadi 3 konsep, yaitu traditional commerce, pure e-Commerce, dan partial e-Commerce. Traditonal commerce berdimensi hanya di dunia nyata atau dalam bentuk fisik seperti toko sehingga bisnis yang terjadi hanya secara offline. Pure e-Commerce berdimensi hanya di dunia digital sehingga ‘toko’ hanya ada di internet. Pure e-Commerce melakukan bisnisnya secara online. Lalu partial e-Commerce berdimensi  di dunia nyata dan dunia digital. Organisasi bisnis yang menggunakan konsep ini memiliki toko di dunia nyata dan toko online.

Tipe-tipe e-Commerce ada 8, yaitu:

  1. Business-to-Business(B2B)
  2. Collaborative Commerce(c-Commerce)
  3. Business-to-Consumer(B2C)
  4. Consumer-to-Business(C2B)
  5. Consumer-to-Consumer(C2C)
  6. Intrabusiness Commerce
  7. Government-to-Citizens(G2C)
  8. Mobile Commerce(m-Commerce)

e-Commerce didukung oleh infrastruktur dan 5 area, yaitu manusia, kebijakan publik, standar dan protokol, partner bisnis, dan layanan bantuan. Infrastrukturnya yaitu hardware, software, dan jaringan yang diperlukan untuk mengatur transaksi, komunikasi, dan kolaborasi.

Syarat dari e-Commerce adalah:

  1. Infrastruktur
  2. Electronic Payment Mechanisms
  3. Security

Jangan tertukar antara e-Business dan e-Commerce lho. e-Business adalah bagian yang lebih luas daripada e-Commerce. Jika dianalogikan sebagai lingkaran, lingkaran e-Commerce berada di dalam e-Business. e-Business tidak hanya melayani jual beli tetapi juga melayani bagian customer service, dan dapat berkolaborasi dengan partner bisnis lainnya.

Contoh e-Commerce adalah proses jual beli online yang langkah langkahnya yaitu:

1. Penjual mempublikasikan barangnya

2. Pembeli tertarik dan mulai bernegosiasi tentang harga

3. Terjadi kesepakatan harga antara penjual dan pembeli

4. Pembeli mengirimkan uang lalu penjual mengirimkan barangnya

5. Pembeli memberi testimoni bahwa barang sudah diterima


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php