iShare

Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: November 15th 2012

Hirarki Data

Hal yang paling mendasar mengenai data adalah hirarkinya. Delapan bits sama dengan satu byte dan satu byte sama dengan satu karakter. Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka akan membentuk field. Pengelompokan logis dari field yang terkait akan membentuk record. Pengelompokan logis dari records yang terkait akan membentuk file dan pengelompokan logis dari files yang terkait akan membentuk database.

Macam-macam Tipe Data:

  1. Text: terdiri dari huruf, angka, dan karakter-karakter lain.
  2. Numeric: hanya terdiri dari angka.
  3. AutoNumber: terdiri dari nomor unik yang otomatis ditetapkan ke setiap record baru.
  4. Currency: terdiri dari angka yang mengandung nilai-nilai desimal.
  5. Date: menyatakan waktu (jam, hari, bulan, tahun).
  6. Memo: adalah text yang memiliki batas jumlah karakter yang dapat diinput.
  7. Yes/No: adalah pernyataan yang hanya bernilai benar atau salah.
  8. Hyperlink: adalah link yang menghubungkan ke halaman dokumen atau Web.
  9. Object: terdiri dari foto, audio, video, atau dokumen yang dibuat dalam aplikasi lain seperti pengolah kata atau spreadsheet.

Beberapa Terminologi Penting:

  1. Entity: adalah orang, tempat, benda, atau kejadian yang berupa informasi dari suatu hal yang dikelola. Records menjabarkan entity.
  2. Attribute: adalah karakteristik atau kualitas yang mendiskripsikan entitas tertentu. Fields menjelaskan attributes.
  3. Primary Key: adalah field yang secara unik mengidentifikasikan record.
  4. Secondary Key: adalah field yang tidak unik tetapi dapat digunakan untuk membentuk grup dari records.

 

Mengelolah Data

Pengelolahan data ada dua macam, yaitu tradisional dan modern. Pengelolahan data secara tradisional memiliki beberapa kelamahan dikarenakan sistem databasenya yang terpisah-pisah. Pengelolahan data semacam ini dapat menimbulkan redundancy atau sebaliknya data menjadi tidak konsisten. Keamanan data juga kurang terjamin karenakan data dapat diakses dari mana saja. Pengelolahan data yang modern menimbulkan lebih sedikit masalah karena databasenya terpusat. Akses data yang hanya dapat dilakukan oleh authorized users membuat keamanan data lebih terjamin. Hanya saja kesalahan/error pada database dapat berimplikasi pada divisi atau departemen lain.

 

Database Management System

Database Manajement System (DBMS) merupakan software yang digunakan untuk membangun sebuah sistem basis data yang berbasis komputerisasi. DBMS membantu dalam pemeliharaan dan pengolahan kumpulan data dalam jumlah besar. Sehingga dengan menggunakan DBMS tidak menimbulkan kekacauan dan dapat digunakan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhan.

DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data. Untuk merinteraksi dengan DBMS (basis data) menggunakan bahasa basis data yang telah ditentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data biasanya terdiri atas perintah-perintah yang di formulasikan sehingga perintah tersebut akan diproses olah DBMS. Perintah-perintah biasanya ditentukan oleh user. Ada 2 bahasa basis data:

1.    Data Definition Language (DDL)

DDL digunakan untuk menggambarkan desain basis data secara keseluruhan. DDL digunakan untuk membuat tabel baru, menuat indeks, ataupun mengubah tabel. Hasil kompilasi DDL disimpan di kamus data.

2.    Data Manipulation Language (DML)

DML digunakan untuk melakukan menipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data seperti penambahan data baru ke dalam basis data, menghapus data dari suatu basis data dan pengubahan data di suatu basis data.

 

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php