riandi gentry

DATA, KNOWLEDGE, AND DECISION SUPPORT

Posted: November 29th 2012

Dalam materi kali ini akan membahas mengenai data , knowledge dan salah satu pembahasan terbaru yaitu decision support. Bisa dilihat dari data, kemudian knowledge sangat berkaitan dengan decision support, dimana adanya sistem pendukung keputusan yang sangat membantu para pengguna IT di suatu perusahaan dalam menangani setiap permasalahan dalam kinerja suatu pegawai, eksekutif dan direksi manajer yang terjun langsung menggunakannya.

DSS (Decision Support System)

Suatu sistem yang digunakan oleh kalangan atau level para manager dalam mengambil keputusan didalam suatu sistem kinerja perusahaan.

Interpersonal : figure , panutan, pemimpin, yang menjembatani atau penghubung.

Informational : memantau, menyebarkan informasi , sebagai pembicara mengenai perusahaan terutama dalam kebijakan-kebijakan suatu perusahaan.

Decisional : keputusan , sebagai wirausaha, penengah, berbagi sumberdaya, negosiasi.

IT support mendukung para manager :

–          meneliti berbagai alternatif sangat cepat

–          memberikan analisis risiko sistematik

Sumber Daya Data :

  1. Internal Data : semua data yang ada didalam suatu perusahaan yang digunakan sebagai sumber daya utama data pemasukan dalam kinerja suatu perusahaan.
  2. Personal Data : data diri yang ada didalam setiap individu-individu yang berkaitan langsung dengan sumber daya data perusahaan yang digunakan.
  3. External Data : semua data berasal dari sisi luar yang secara tidak langsung berdampak juga pada sumber daya data suatu perusahaan.

Metode Pengumpulan Data :

  1. Manually ( secara manual) : bisa melalui suatu laporan data perusahaan.
  2. By instruments and sensors : dengan alat dan sensor sebagai penghubung antara data yang ada dalam suatu perusahaan yang sedang terjadi.
  3. Scanning or electronic transfer : dengan bantuan komputerisasi scanning dan transfer secara elektronik data yang diproses dalam suatu perusahaan.

Data Quality (Kualitas Data)  :dilihat dari kualitas data yang ada dapat diproses atau tidak sebagai hasil yang diinginkan suatu perusahaan.

Syarat :

  1. Keakuratan Data : Semua data yang masuk dalam suatu perusahaan haruslah akurat dan terjamin kebenarannya.
  2. Secure / Keamanan Data : data-data yang ada harus memiliki sistem keamanan yang memadai agar tidak terjadi redundasi data, atau kerusakan data secara permanen.
  3. Relevan : data-data harus sesuai dengan kebutuhan dalam suatu perusahaan.
  4. Timely (tepat waktu ) : data yang dihasilkan juga harus memiliki standar kecepatan penyelesaian dan penganalisaan secara tepat waktu sesuai dengan proses kinerja perusahaan tersebut.
  5. Complete (lengkap) : data yang diterima harus lengkap dan benar.
  6. Konsisten : data harus memiliki konsistensi yang tinggi dan tidak berubah-ubah, tepat sasaran.

Data storage (penyimpanan data) ; Database yang ada didalam data warehouse dan data marts.

Data Management Difficulities (Kesulitan Pengelolaan Data)

–          Volume data dapat meningkat dengan waktu

–          Banyak metode dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data

–          Hanya sebagian kecil dari data yang relevan untuk situasi tertentu.

–          Semakin banyak data eksternal

–          Kesulitan memilih alat dalam manajemen data

–          Keamanan data, kualitas, dan integritas sangat penting

Business Intelligence(BI) dengan DSS (Decision Support System)

Tujuan utama dari pengumpulan data adalah sebuah intelijen bisnis

4 Proses pengambilan keputusan terbagi menjadi:

  1. Fase inteligen ; fase dimana untuk proses pemeriksaan data yang ada.
  2. Fase design ; fase untuk membuat validasi model data yang akan diproses
  3. Fase choice ; fase untuk memverifikasikan data , testing data, dan solusi yang diharapkan dalam tujuan sebenarnya dari data tersebut.
  4. Fase implementation of solution : fase untuk implementasikan suatu data dengan solusi yang dapat diputuskan sesuai situasi tertentu.

Model – representasi yang disederhanakan dari realitas

 

–          Iconic (skala) model ; fisik replika dari suatu sistem

–          analog model ; berperilaku seperti sistem nyata, tidak terlihat seperti itu

–          Matematika (kuantitatif) model ; model yang kompleks hubungan dan melakukan eksperimentasi dengan mereka

–          Mental model ; bagaimana seseorang berpikir tentang situasi

A Framework for Computerized Decision Support

Problem Structure ; keputusan yang bersifat rutin dan prosedurnya sudah jelas

Nature of Decisions ;

–          Strategic planning ; keputusan yang direncanakan dengan strategi bisnis

–          Management control : pengendalian dalam mengatur efisiensi sumber daya untuk tujuan utama organisasi

–          Operational control : pengendalian operasional  secara efisien dan efektif eksekusi tugas yang lebih spesifik .

Karakteristik dan Kemampuan

  1. Pembuat keputusan pendukung untuk semua level manager
  2. Dukungan beberapa keputusan yang saling bergantung dan , atau keputusan yang berurutan
  3. Dukungan semua fase dalam membuat keputusan dan macam keputusan –proses membuat dan model gayanya
  4. Dapat diadaptasi waktu yang berlebihan untuk menyetujui dengan kondisi yang berubah-ubah
  5. Mudah untuk konstruksi
  6. Memanfaatkan model dan link data- dan basis pengetahuan
  7. Eksekusi sensitivitas analisis
  • Sensitivity Analysis ; pembelajaran dari efek perubahan dari satu atau lebih bagian dari model yang dimiliki oleh bagian yang lainnya dari suatu model tersebut.
  • What-if Analysis ; pemeriksaan dampak dari perubahan dalam asumsi atau pemasukan data yang lain pada pengusulan solusi .
  • Goal-seeking Analysis ; menemukan suatu nilai dari input yang diperlukan untuk menerima level yang diinginkan dari output.

 

Komponen dan Struktur dari DSS ;

  1. Data management ; Pengaturan database yang relevan saat pengambilan keputusan
  2. User interface ; Mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan perintah dari DSS
  3. Model management ; mengatur software yang termasuk dalam keuangan, statistika, pengaturan keahlian,atau kuantitatif suatu model
  4. Knowledge Management ; pengetahuan untuk solusi dari permasalahan , mendukung subsistem komponen data yang saling bergantungan

EIS (Executive Information System) ; DSS yang dibangun untuk level para eksekutif dalam mengembangkan dan mengatur database suatu perusahaan.

Kemampuan dari EIS :

–          Drill Down

–          Status access

–          Trend analysis

–          Ad hoc analysis

–          Exception reporting

–          Intelligent EIS

Group Decision Support System

Memfasilitasi solusi keputusan semi terstruktur dan tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan

Analytical Processing : aktivitas dalam menganalisa akumulasi data

Online Analytical Processing (OLAP) :

–          Suatu kegiatan kepada end-user

–          Menghubungkan set data yang besar dengan hubungan yang kompleks

–          Gunakan Sistem Dukungan Keputusan model

Data mining – pencarian cerdas dari data yang disimpan dalam data mart atau gudang

Menganalisis data dapat menjadi lebih berguna jika disajikan dengan menggunakan teknik Visualisasi Data


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php