riandi gentry

MENGELOLA DATA DAN INFORMASI ORGANISASI

Posted: October 5th 2012

MENGELOLA DATA DAN INFORMASI ORGANISASI

Dalam suatu organisasi itu pasti memerlukan penyimpanan data secara spesifik dan lengkap juga memiliki skala yang besar. Maka, dengan adanya mengelola data dan informasi yang begitu banyaknya dapat diatur dalam suatu manajemen data organisasi. Sebuah data yang diorganisasikan menjadi database dalam skala besar dan memuat banyak data yang disimpan.Sangat membantu dalam pengarsipan file data dan informasi penting suatu organisasi.

HIRARKI DATA

Basis data mengandung file, file mengandung  records, record mengandung fields, field mengandung characters

a. Field – Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka

b. Record  – Pengelompokan logis dari field yang terkait

c. File – Pengelompokan logis dari records yang terkait

d. Database – Pengelompokan logis dari files yang terkait

Field : Kombinasi dari satu atau lebih karakter

Unit terkecil daridata yg di akses pengguna

a. Field size : jumlah maksimal dari karakter yang bisa ditampung field

b. Field name : identifikasi dari setiap field

c. Data type : jenis data yang ditampung

Data type :

a. Type

b. Numeric

c. Autonumber

d. Currency

e. Date

f. Memo

g. Yes/No

h. Hyperlink

i.Object

TERMINOLOGI DARI MANAJEMEN DATA

a. Entity : Suatu record yang menggambarkan entitas.

b. Attribute : Suatu field yang menggambarkan atribut.

c. Primary Key : Suatu field yang bersifat unik dari record.

d. Secondary Key : Suatu field yang tidak mengidentifikasi record yang unik.

MENYIMPAN DAN MENGAKSES RECORDS

Media sekuensial (tape) menyimpan records secara sekuensial berdasarkan key values

Direct (or random) media (disks) menggunakan teknik lain :

a. Indexed Sequential Access Method (ISAM)

Index : daftar keyfield dari beberapa record dan dimana lokasi record.

b. Direct File Access Method

Menggunakan key field untuk menempatkan secara fisik alamat dari record.

Transform algorithm : untuk menerjemahkan key field value secara langsung ke tempat atau lokasi penyimpanan record.

File Processing System

Masing masing department atau  area dari organisasi, Memiliki kumpulan file sendiri.

Records dari satu file dapat tidak terkait dengan   records dari file lainnya

PERMASALAHAN DALAM TRADITIONAL FILE ENVIRONMENT

a. Redundasi data

b. Data tidak konsisten

c. Integritas data

d. Keamanan

e. Isolasi data

f. Aplikasi/  ketergantungan data

Database approach :

a. Banyak program dan pengguna bisa berbagai data di database

b. Data aman karena hanya authorized users yang bisa

mengakses data tertentu

Menempatkan data pada databases

Ada dua pilihan: Centralized (Sentralisasi ) dan Distributed (Distribusi)

1. Centralized

Semua file berada pada satu lokasi fisik yg sama , file hanya bisa diakses melalui sentral host komputer, konsistensi data juga lebih aman, dan proses recovery juga lebih mudah karena hanya 1 lokasi yang diperiksa.

2. Distributed

Basis data atau sebagian dari basis data letaknya lebih dari satu lokasi, lebih dekat dengan pengguna dan terbagi-bagi ke server data yang lain.

Terbagi menjadi 2 , yaitu :

a. Replikasi : penyalinan database ada di banyak lokasi.

b. Partisi : adanya pembagian data di berbagai server, sehingga data yang ada pada berbagai daerah.Dan mempermudah pengguna untuk menempatkan datanya.

 

KOMPONEN DBMS :

a. Data Model : menjelaskan cara membuat struktur data secara konseptual.

b. Data Definition Language (DDL) : digunakan untuk menjelaskan isi dan struktur dari database bisa berupa data konten, seperti gambar, video, dll.

c. Data Manipulation Language (DML) : digunakan untuk mendapatkan isi dari database, menyimpan atau meng-update informasi pada database, dan mengembangkan aplikasi database

Contoh :SQL (Structured query language)

d. Data Dictionary : kamus data yang menyimpan penjelasan dari elemen data dan karakteristik data

KEUNTUNGAN DBMS :

a. Meningkatkan strategi dari penggunaan data yang digunakan

b. Mengurangi kompleksitas dari lingkungan IS

c. Mengurangi redundansi data dan inkonsistensi data

d. Meningkatkan integritas data

e. Aplikasi/ ketergantungan data

f. Meningkatkan keamanan data

g. Mengurangi biaya pengembangan dan pemeliharaan dalam pemakaian DBMS.

h. Meningkatkan fleksibilitas data

i. Meningkatkan akses data

MENGGUNAKAN PENYIMPANAN DATA

1. Data warehouse : gudang data dari perusahaan yang merupakan  tempat penyimpanan data yang paling besar, seperti perusahaan dalam menyimpan databasenya.

2.Data mart : gudang data juga tetapi memiliki kapasitas yang lebih kecil daripada yang data warehouse,biasanya digunakan untuk bisnis kecil saja.

3. Data mining : mengekstrak sumber informasi dari data warehouse dan menggunakan algoritma   untuk mendapatkan atau menemukan pola-pola terntentu


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php