renestiana's

3rd week: Information Technology in the Modern Organization

Posted: September 23rd 2012

IT dalam dunia bisnis merupakan solusi atas business problem yang sering dijumpai oleh perusahaan-perusahaan. Keberhasilan pengelolaan IT dalam suatu perusahaan sehingga mampu dikelola secara optimal  tentu tidak terlepas dari dua hal yang mendasar berikut ini, yaitu infrastruktur informasi dan arsitektur informasi. Sebuah infrastruktur informasi mencakup fasilitas, pelayanan, dan manajemen yang mendukung seluruh sumber daya komputasi dalam suatu organisasi. Di dalamnya terdapat 5 komponen infrastruktur utama, yaitu: computer hardware,  general-purpose software,  networks & communication facilities, databases, dan information management personel. Sedangkan arsitektur informasi merupakan sebuah high-level map atau perencaan terhadap kebutuhan informasi dalam suatu perusahaan serta cara pengelolaan kebutuhan tersebut sehingga bisa dijalankan secara optimal dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan. Dalam hal ini perlu digaris bawahi bahwa arsitektur informasi berbeda dengan arsitektur komputer yang cenderung berorientasi pada kebutuhan hardware dalam suatu sistem komputer.  Dalam merancang arsitektur informasi, designer memerlukan beberapa informasi yang dapat dibagi menjadi dua, antara lain:

  • Informasi akan kebutuhan bisnis – yaitu mencakup tujuan dan masalah-masalah yang ada dalam perusahaan tersebut.
  • Informasi akan ifrasruktur informasi dan aplikasi yang terdapat dalam suatu perusahaan maupun yang masih berada dalam tahap perencanaan.

Sistem Informasi sendiri terklasifikasi menjadi beberapa jenis antara lain:

  • Transaction Processing System
  • Management Information System
  • Office Automation System
  • Decision Support System
  • Intelligent Support System
  • End-user computing
  • Knowledge Management Systems
  • Data Warehousing
  • Mobile Computing

Sistem informasi memang sangat dbutuhkan oleh suatu perusahaan, dan oleh sebab itu perlu pengelolaan yang tepat baik dari Departemen Sistem Informasi maupun end-users. Secara umum, Departemen Sistem Informasi bertanggung jawab atas sistem informasi perusahaan sebagai contoh jaringan, sedangkan end-users bertanggung jawab atas bagian teknologi informasi, sebagai contoh seperangkat komputer yang digunakan perusahaan.  Dengan kata lain, peran Departemen Sistem Informasi dan end-users sangat dibutuhkan dalam hal pengotimalan / pemaksimalan sistem informasi di suatu perusahaan.

Sedangkan untuk mengetahui bagaimana peran IT dalam mendukung suatu perusahaan, pertama-tama kita perlu memahami terlebih dahulu bahwa suatu perusahaan diklasifikasikan berdasarkan karakter-karakter tertentu. Karakteristik pertama adalah apakah perusahaan tersebut bergerak di bidang yang mencari keuntungan (make a profit), perusahaan non profit, perusahaan dagang, perusahaan jasa, ataupun berdasarkan kebutuhan informasi yang di butuhkan dan jenis informasi yang disediakan, serta karakter lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php