Rei's Blogg

Week 2, IT in Bussiness Environment.

Posted: September 10th 2012

IT in the Business Environment

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang  konsep ‘arsitektur dan infrastruktur’ dari Sistem Informasi, struktur organisasi dari Sistem Informasi, macam-macam jabatan dalam organisasi SI, dan juga bagaimana suatu informasi dapat diolah. Semoga tulisan yang saya buat dapat bermanfaat,  selamat membaca!

Infrastruktur Informasi

Sistem Informasi mempunyai infrastruktur yang mempunyai peran penting dalam perkembangannya, yang sering disebut Infrastruktur Informasi.
Infrastruktur informasi adalah segala fasilitas, layanan, dan mangement yanng mendukung jalannya suatu Sistem Informasi. Infrastruktur informasi mempunyai 5 bagian penting, yaitu:
1. Computer hardware
2. Software
3. Network dan Fasilitas Komunikasi
4. Database
5. Management Informasi

Arsitektur Informasi

            Di dalam suatu jaringan atau sistem, pasti dibutuhkan perancanng, sama halnya juga dalam Sistem Informasi. Disinilah letak peran Arsitektur Informasi. Berikut peran-peran dari Arsitektur Informasi dalam Sistem Informasi:

  • Sebagai pengolah data

Arsitektur Informasi akan menerima data yang sudah didapat, dan akan mengolah data tersebut. Dengan artian, mau dijadikan seperti apakah suatu data.

  • Sebagai pemilah

Selain mengolah data, Arsitektur Informasi juga harus memilah-milah data manakah yanng akan dipakai? Atau data manakah yang sudah tidak diperlukan?

  • Memiilih Partner

Arsitektur Informasi juga bertugas untuk memilih siapakah yang akan dijadikan partner bisnis. Baik ‘pemasok’, ataupun penerima.

Tipe-Tipe Information System

                Sistem Informasi mempunyai  banyak  tipe. Mungkin setiap orang mempunyai istilah-istilah yang berbeda-beda. Tetapi, saya akan membahas tentang 7 tipe sistem informasi menurut fungsi kerja dan kedudukannya.

A. Transaction Informasion System.

Transaction Information System adalah bagian yang mempunuyai mensuport kegiatan bisnis sehari-hari, dan menjadi pendukung awal suatu perusahaan. TIS adalah bagian Sistem Informasi yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. TIS mempunyai peranan sebagai pengumpul/pengoleksi data. Berikut beberapa contoh TIS.

  • Penghitung Pasokan Barang

Pernahkah anda melihat gudang di Indomart atau minimarket-minimarket serupa?? Dalam gudang penyimpanan barang, biasanya
ditemukan pengumpul data pasokan barang yang masuk dan keluar. Itulah salah satu contoh dari TIS.

  • Tempat Peminjaman Buku Perpustakaan

Jika kita meminjam buku di perpustakaan, buku kita akan didata bukan ?? Pendataan buku ini juga termasuk dalam TIS.

  • ATM

ATM juga termasuk kedalam TIS. Saat kita memakai ATM dan menarik uang, maka secara otomatis mesin akan mendata berapa banyak
uang yang kita ambil, dan berapa sisa saldo kita. Pendataan ini juga merupakan salah satu contoh TIS.
Dari contoh diatas, dapat disimpulkan bahwa TIS adalah bagisn dari perusahaan yang mengalami kontak langsung dengan kita, dan berfungsi sebagai pengumpul data.

B. Management Information System.

Management Information System (MIS) adalah bagian yang mempuyai kedudukan diatas TIS. TIS mempunyai peran mengolah data yang telah diberikan dari TIS, membuat ringkasan, dan menyajikan informasi dari data yang telah diolah. Berikut beberapa contoh MIS:

  • Pemroses Niilai Mahasiswa

Sebagai contoh, misalkan data absensi mahasiswa diinput menuju TIS. Setelah TIS mengumpulkan data mahasiswa, maka MIS akan
mulai mengolah data tersebut, dan menentukan mahasiswa mana yang dapat mengikuti Ujian Aakhir, dan mahasiswa mana yang tidak
bisa mengikuti Ujian akhir.

  • Penentu suku bunga bank

Suku bunga bank tergantung pada berapa banyak uang yang ada di tabungan kita. Disinilah peran MIS dimunculkan lagi. Setelah TIS
mengolah data berapa banyak tabungan nasabah, MIS akan memilah-milah nasabah mana yang mendapat bunga 1%, 2%, atau 3%.

Jadi, dapat dilihat bahwa MIS juga berperan sebagai pengambil keputusan dari data-data yang telah diproses.

C. Office Automation System

Adalah sistem otomatis yang dipergunakan dalam suatu transaksi. Dan berguna untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mengirimkan pesan elektronik, dokumen dan bentuk lain dari komunikasi antar individu, kelompok kerja dan organisasi.

D. Decission Support System

Adalah bagian yang bertugas untuk membantu pengambilan keputusan yang kompleks. DSS dibagi menjadi 2, yaitu Executive Information System yang membantu management yang lebih rumit, dan Group Support System yang membantu pengambilan keputusan dalam sebuah kelompok.

E. Intelligent Support System (ISS)

ISS mempunyai peranan yang sama dengan DSS, tetapi ISS mempunyai kemampuan untuk mengakses histori, atau hal yang pernah
dilakukan sebelumnya.

F. End-User Computing

Adalah manusia yang menggunakan hasil dari proses sistem diatas.

G. Knowledge Management System

Adalah hasil terakhir dari suatu perusahaan yang telah diolah secara kualitatif dan kuantitatif.

H. Data Warehousing

Adalah database yang membantu DSS, ESS, dan perangat lainnya, berfungsi sebagai penyimpan ‘raksaksa’. Hhehe

I. Mobile Computing

Dari kata mobile = berjalan. Mobile computing adalah perangkat yang fleksibel yang dapat diakses diluar perusahaan. Ditujukan untuk partner bisnis dan mereka yang bekerja dengan kontak langsung kepada customer.

Bagaimana Suatu Sistem Informasi Mendukung Suatu Organisasi ??

Setelah mengetahui berbagai macam peranan dari bagian Sistem Informasi, pasti muncul pertanyaan bagaimana cara Informasi membatu sebuah organisasi??

->> Sistem Informasi mempunyai banyak sekali aplikasi. Aplikasi-aplikasi inilah yang nantinya membantu sebuah organisasi memecahkan masalahnya. Aplkikasi ini nantinya dapat membantu baik individu, departemen, divisi, atau juga perusahaan itu sendiri.

->> Sistem Informasi juga dapat membantu perusahaan dalam bidang InterOrganisasi, yang dapat membuat dua perusahaan atau lebih dapat saling bertukar kepentingan melalui, misalnya, e-commerce.

->> berikut urutan dan macam-macam jabatan SI dalam suatu organisasi :

a. Top manager/manager tertinggi, inilah yang membuat strategi kerja dalam suatu sistem.

b. Middle Manager/sub-Manager, memiliki jabatan dibawah top-manager, dan mempunyai peran untuk merancang langkah-langkah yang akan ditempuh.

c. line manager, bertugas untuk membuat keputusan operasi, bagaimana akan dilaksanakan.

d. knowledge Worker, bertugas untuk membuat dan mengintegrasikan ilmu yang didapat.

e. clerical worker, inilah yang mengerjakan perintah dari atas, dan bertemu langsung dengan customer.

 

“Sekian, review perdana saya, semoga berguna dan bermanfaat bagi para pembaca :D”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php