KSDL Buah

MOLECULAR NANOBOT : Si Nano yang Revolusioner

Posted: May 28th 2013

ROBOT . . . Apa hal pertama yang kalian bayangkan ketika mendengar kata itu??! Transformer?? Asimo?? atau mungkin C-3PO dan R2-D2, robot yang selalu membantu Luke Skywalker dalam petualangannya di fil Star Wars?? Ya!! Mungkin itu yang sering kita bayangkan mengenai robot. Namun, pernahkan kalian berpikir mengenai nanobot?! dan apakah kalian tau tentang nanobot?! lalu bagaimana dengan molecular nanobot, apa yang kalian bayangkan?!

Molecular nanobot atau yang bisa kita sebut juga dengan robot molekuler merupakan salah satu penemuan revolusioner abad ini. Robot molekular adalah penemuan di bidang molekuler dan teknologi di tahun 2011 oleh Andrew J. Turberfield dan teman-temannya. Penemuan ini dirasa revolusioner karena akan berdampak besar bagi manusia. Robot molekuler ini merupakan sebuah mesin sub mikroskopsis molekuler yang terbuat dari DNA sintesis, terdiri dari protein yang biasa disebut streptavidin yang mampu bergerak diantara lokasi dengan jalur yang terpisah 6 nano meter, oleh karena itu robot tersebut disebut juga sebagai nanobot.

Andrew Turberfield dan teman-temannya  telah berhasil mengembangkan DNA berbasis robot.  Robot molekuler yang mereka ciptakan dapat diprogram untuk bergerak dengan mengikuti perintah. Andrew Turberfield dan teman-temannya juga mengungkapkan bahwa ilmuan lain juga sedang mengembangkan robot berbasis DNA sejenis, namun bergerak secara otonom.

Para ilmuwan dari Columbia University, Arizona State University, University of Michingan, dan Institut Teknologi California (Caltect) juga telah menciptakan robot dengan ukuran  4 nanometer atau kurang lebih 100.000 kali lebih kecil jika dibandingkan dengan rambut manusia. Robot ini memiliki empat kaki yang dapat bergerak, berbalik dan berhenti. Robot-robot itu juga bisa menciptakan produk-produk kecil mereka sendiri di jalur perakitan berskala nano.

Sebagian dari robot tersebut menggunakan desain dengan dua kaki dan bergerak maju-mundur yang dapat melekat dan menghilangkan dirinya dari titik anchor sepanjang jalur DNA. Ada pula yang menggunakan desain empat kaki. Pada ketiga kaki robot tersebut melekat enzimatik DNA untai tunggal yang mengikat dan kaki keempatnya adalah untaian yang membawa robot tersebut ke titik awal. Molecular nanobot atau yang disebut spider ini berjalan sesuai dengan untaian DNA di dalam tubuh manusia. Menurut Milan Stojanovic selaku ketua tim proyek, setelah robot tersebut dilepaskan dari pemicu, robot akan mengikat dan kemudian memotong untaian DNA. Setelah untaian dipotong, kaki robot mulai meraih jalur dan mencocokan DNA. Mekanisme tersebutlah yang digunakan para ilmuwan untuk memandu robot ke jalur yang ditetapkan.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa robot tersebut dapat dirancang untuk memilih berbagai cabang jalur molekuler, bukan hanya bergerak dalam garis lurus. Kunci untuk gerakan tertentu adalah “jaws of fuel“, sebuah molekul yang bertindak sebagai sumber energi kimia serta berfungsi untuk mendorong robot di sepanjang jalan dan sebagai petunjuk routing. Instruksi ini memberitahu robot mana yang akan  bergerak ke depan, sehingga memungkinkan pemilihan antara cabang kiri dan kanan dari persimpangan jalan yang dilewatinya secara tepat di mana mekanisme tersebut berpotensi untuk dipergunakan sebagai alat transportasi seperti pengangkutan obat atau zat lain.

Ukuran robot tersebut sangat kecil, karenanya diperlukan mikroskop kekuatan atom untuk melihat robot tersebut bergerak. Robot ini diprogram untuk dapat mencatat tanda-tanda penyakit pada permukaan sel, menentukan sel itu adalah kanker, menghancurkan sel kanker bahkan robot itu bisa memberikan senyawa untuk membunuhnya. Menurut Lloyd Smith dari University of Wisconsin, Madison, ini pertama kalinya sistem mesin nano digunakan untuk melakukan operasi. Sebuah kemajuan penting dalam evolusi teknologi DNA.

Oleh : Elisabeth Arundhina – 100801139


4 responses to “MOLECULAR NANOBOT : Si Nano yang Revolusioner”

  1. Cohen says:

    waaah, keyen..
    ternyata molekuler banyak kegunaannya ya..

  2. Cellica says:

    *amazed
    jaman sekarang semua serba robot! 😮
    tapi kapan ya generasi muda Indonesia bisa mbuat satuu aja yg kayak gini…
    Apakah nanobot ini nantinya akan dikomersialkan?

  3. astri says:

    cellica : tunggu saya lulus cel, akan saya buatkan robot, kamu yang mengkomersialkan 😀

  4. Cellica says:

    hahahahaha… boleh stri.. deal ya? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php