Risk Management_profit™

PT Gudang Garam Tbk.

Posted: October 30th 2012


PROFIL PERUSAHAAN

 

            PT Gudang Garam, Tbk. merupakan produsen rokok kretek terkemuka di  Indonesia. Didirikan pada 26 Juni 1958 oleh Surya Wonowidjojo(Tjoa Ing Hwie ) dan perusahaan ini merupakan perusahaan tertua dan terbesar di Indonesia dalam produksi rokok kretek. Perusahaan Gudang Garam, Tbk. berletak di Kediri Jawa Timur.

PT Gudang Garam, Tbk. memiliki fasilitas percetakan kemasan rokok, dan di samping itu juga memiliki dua anak perusahaan utama yaitu PT Surya Pemenang, yang memproduksi kertas karton untuk kemasan, dan PT Surya Madistrido, sebagai distributor tunggal produk PT Gudang Garam, Tbk. Dua anak perusahaan lainnya yang belum secara komersial beroperasi adalah PT Graha Surya Media, yang bergerak dalam bidang jasa hiburan, dan PT Surya Air, yang akan menjadi penyedia jasa pengangkutan udara niaga tidak berjadwal. Dan pada 21 September 2012 mendirikan anak perusahaan baru bernama Surya Inti Tembakau yang berfokus pada bidang pengolahan tembakau.

PT. Gudang Garam, Tbk. memiliki visi yaitu menjadi perusahaan terkemuka kebanggaan nasional yang bertanggung jawab dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham, serta manfaat bagi segenap pemangku kepentingan secara berkesinambungan.

Sedangkan pada misinya tertuang dalam  Catur Dharma yang menjadi filosofi tata kelola perusahaan ( Good Corporate Governance)  yang menjadi nilai panduan bagi setiap karyawan, masyarakat, dan pemegang saham. Catur Dharma tersebut yaitu :

  1. Kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan.
  2. Kerja keras, ulet, jujur, sehat dan beriman adalah prasyarat kesuksesan.
  3. Kesuksesan tidak dapat terlepas dari peranan dan kerjasama dengan orang lain.
  4. Karyawan adalah mitra usaha yang utama.

Produk PT Gudang Garam, Tbk. diantaranya:

ANALISIS RISIKO SAHAM PERUSAHAAN, RISIKO PASAR

DAN RISIKO PT GUDANG GARAM, TBK

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh kelompok kami, di dapat bahwa varians atau dari PT. Gudang Garam tbk berdasarkan data harian harga dari 1 januari 2010 sampai  19 oktober 2012 adalah sebesar 0,00015966 dan varians pasar sebesar 0,00052585 , standar deviasi saham sebesar 0.0229315 dan standar deviasi pasar sebesae 0.0126358, sedangkan covarian perusahaan dan pasar yang sebesar 0,0001418.

Posisi tertinggi return harga saham GGRM    = 0,132076

Posisi tertinggi return pasar IHSG                  = 0,072654

Posisi terendah return harga saham GGRM    = – 0,083227

Posisi terendah return pasar IHSG                 = – 0,0888

Standar deviasi return harga saham GGRM    = 0.0229315

Standar deviasi return harga pasar IHSG       = 0.0126358

Rerata return harga saham GGRM                  = 0.001422218

Rerata return harga pasar IHSG                     = 0.000829

Beta saham                                                      = 0,88813518

Data perhitungan diatas menunjukkan bahwa mean atau rerata dari return saham harian GGRM lebih tinggi dari rerata return pasar IHSG. Adanya indikasi pergerakan return saham lebih besar dari pergerakan return pasar.

SUMMARY OUTPUT

Regression Statistics

Multiple R

0.490099

R Square

0.240197

Adjusted R Square

0.239084

Standard Error

0.020003

Observations

685

ANOVA

 

Df

SS

MS

F

Significance F

Regression

1

0.086395

0.086395

215.917

1.127E-42

Residual

683

0.27329

0.0004

Total

684

0.359685

 

Coefficients

Standard Error

t Stat

P-value

Lower 95%

Upper 95%

Lower 95.0%

Upper 95.0%

Intercept

0.000821

0.000766

1.072123

0.284044

-0.000683

0.00232516

-0.000682727

0.00232516

X Variable 1

0.889434

0.06053

14.69411

1.13E-42

0.7705865

1.0082807

0.770586546

1.008280701

Dari hasil output regresi tersebut kita dapat merumuskan persamaan :

Y=α + βx

Dimana,

Y= return saham GGRM

α = konstanta

β = nilai beta saham (mencerminkan resiko pasar)

x = return pasar IHSG

maka dibentuk sebuah persamaan :

R GGRM= 0.000821  + 0.889434 R IHSG

Berdasarkan hasil perhitungan diatas, nilai Beta saham adalah positif, menggambarkan bahwa adanya hubungan yang positif antara return saham GGRM dan return pasar IHSG, artinya bahwa jika return pasar IHSG naik, maka return saham GGRM juga cenderung naik juga, dengan nilai beta saham yang < 1 (0,889434), maka dapat katakan bahwa pergerakan  return saham lebih kecil dari pergerakan return pasar. Hal ini menunjukkan tingkat risiko pasar yang relatif lebih rendah. Dengan demikian tingkat pengembalian pasar juga rendah.

Hal ini dikarenakan GGRM bergerak dalam bidang bisnis rokok yang memiliki risiko yang cukup besar sama seperti dengan perusahaan yang bergerak di bidang perbankan yang memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, oleh karena itu investasi saham GGRM lebih cocok untuk jenis investor yang cenderung senang dengan risiko tinggi namun juga menghasilkan return yang tinggi juga.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan return saham dan return pasar

Pergerakan harga saham GGRM cukup fluktuatif, karena harga saham yang mengalami pergerakan yang cukup signifikan. Dengan harga saham yang fluktuatif, para investor harus berhati-hati jika ingin menginvestasikan uangnya pada saham GGRM, karena harga saham sewaktu-waktu bisa jatuh, bisa juga

meningkat.

Dengan penguasaan pangsa pasar terbesar kedua di Indoneisa, PT Gudang Garam Tbk, memiliki volume penjualan yang cukup tinggi, sehingga para investor yang ingin berinvestasi untuk jangka panjang, mungkin risiko yang muncul akan kecil jika menanam saham di GGRM.

Pergerakan return saham GGRM disebabkan oleh beberapa faktor,salah satunya yakni :

Buruknya laporan keuangan terbaru per bulan Juni 2012,hal di buktikan dengan penurunan harga per saham di akhir bulan juni – bulan oktober 2012 dari 55000 menjadi 51100.

Return saham GGRM dari tahun 2010- 2012 juga terus mengalami penurunan, hal ini diakibatkan oleh penetrasi dan ekspansi yang dilakukan oleh pesaing GGRM, yakni PT Bentoel Internasional Investama(RMBA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) yang terus menciptakan produk rokok yang menjangkau kalangan menengah kebawah, hal ini dibuktikan penurunan return saham tahun 2010 sebesar 69,15%, kemudian pada tahun 2011 turun menjadi 50,52%, dan sampai 19 oktober 2012 return GGRM anjlok menjadi -15,47%.

Menurunnya ratio return saham,juga berdampak pada indikasi menurunnya likuiditas GGRM juga dapat kita lihat dari laporan keuangan 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2007-oktober 2012, dimana ratio lancar sampai oktober 2012 mengalami fluktuasi, dan sejak tahun 2011 mengalami penurunan dari 270,80% pada tahun 2010, 224,48% pada tahun 2011, dan sampai oktober 2012 sebesar 221,84%

Selain itu jumlah kewajiban GGRM juga meningkat pada tahun ke tahun, dengan demikian maka secara kasar dapat digambarkan bahwa GGRM menambah jumlah kewajiban jangka pendek dan jangka panjang dalam pembiayaan modal kerjanya, hal ini ditunjukkan oleh naiknya net working capital GGRM, demikian juga ratio debt to asset yang juga meningkat pada tahun 2011 yang mengindikasikan bahwa pembiayaan asset dengan hutang semakin meningkat. Sehingga perusahan memiliki kewajiban untuk melunasi hutang yang jatuh tempo, hal ini yang menjadi salah satu indikator menurunnya return saham GGRM.

  • Menurunnya pangsa pasar GGRM di tahun 2011-2012 dibandingkan tahun 2010, dari 22% menjadi 20,1%.
  • Menurunnya penjualan Sigaret Kretek Tangan (SKT)
  • Meningkatnya harga bahan baku cengkeh dan tembakau pada tahun 2011,sebagai akibat dari cuaca yang tidak menentu pada tahun 2010

Namun disamping faktor menurunnya return saham di atas, penyebab lain dari return saham tetap terjaga dan tidak jatuh lebih dalam lagi, yaitu :

  • GGRM tetap mempertahankan  profitabilitas perusahaan dengan melihat meningkatnya laba perusahaan tahun 2010 yang meraup laba sebesar 4.214.789 dan naik menjadi 4.958.102 atau sekitar 17,6%.
  • Penjualan domestik GGRM tetap meningkat sampai tahun 2012, dimana produk dengan laju pertumbuhan tertinggi yaitu Sigaret Kretek Mesin rendah tar rendah nikotin (SKM LTM).
  • Petumbuhan volume penjulan sampai pada tahun 2012 dibanding tahun sebelumnya.

.
ANALISIS PORTFOLIO PT GUDANG GARAM

MENGGUNAKAN BCG MATRIX

 

            BCG Matrix merupakan perencanaan portfolio model terhadap unit bisnis yang dikategorikan berdasarkan pertumbuhan pasar (market growth) dan pasar saham (market share). Dalam kategori tersebut diambil 4 kelompok berdasarkan tinggi rendah kedua kategori tersebut yaitu:

  1. Dog,
  2. Question Mark,
  3. Cash Cow,
  4. Stars.

            Pada PT Gudang Garam, Tbk. termasuk pada golongan Stars (high market growth & high market share) hal ini dapat dilihat dari :

  • Market growth pada PT Gudang Garam, Tbk. tergolong besar dikarenakan pada sektor konsumsi industri tembakau merupakan 5 terbesar di Indonesia setelah PT Sampoerna.
  • Dilihat dari data pangsa pasar dan pendapatan penjualannya PT Gudang Garam, Tbk. selalu pada kondisi yang mengalami peningkatan pada tahun 2006 – 2011 dan diketahui bahwa pada tahun 2011 pendapatan penjualan bersihnya mencapai 41.884.352(Rp juta)
Financial Hightlight

Data Pangsa Pasar dan Jumlah Penjualan

Data Keuangan Pokok

( Dalam Jutaan Batang )

Tahun

2006

2007

2008

2009

2010

Pangsa Pasar

28,10%

26,90%

26,50%

22,90%

22,00%

Penjualan Lokal

59,394

57,676

58,15

57,894

61,465

Penjualan Ekspor

4,969

6,255

7,416

6,343

6,42

Penjualan SKT

7,419

8,011

9,127

10,161

11,334

Penjualan SKM

56,944

55,92

56,439

54,076

56,551

Penjualan (Rp Juta)
Penjualan bersih lokal

25.176.353

25.895.603

28.545.339

31.122.728

35.779.822

Penjualan bersih Ekspor

1.162.944

1.493.762

1.706.304

1.850.352

1.912.175

Penjualan bersih

26.339.297

27.389.365

30.251.643

32.973.080

37.691.997

  • Dalam pangsa pasarnya PT Gudang Garam, Tbk. memiliki cakupan sampai internasional. Dan PT Gudang Garam, Tbk sering menjadi sponsor – sponsor pada acara kegiatan olah raga yang dapat meningkatkan image product dari perusahaan agar semakin dikenal secara luas.
    1. Sponsor main broadcast Piala Dunia 2010.
    2. Sponsor acara televisi “Intersport”.
  • Berdasarkan Market sharenya dapat data persaham dari  PT Gudang Garam, Tbk. memiliki laba yang selalu meningkat setiap tahunnya dan pada analisis laba dan rasionya yang dapat menjanjikan return bagi para investor untuk berinvestasi pada saham GGRM tersebut.     
Data per Saham

2007

2008

2009

2010

2011

Saham dalam Peredaran (dalam ribuan saham) 1,924,088 1,924,088 1,924,088 1,924,088 1,924,088
Laba per Saham **

750

977

1,796

2,155

2,544

Analisa Laba dan Rasio (%)
Marjin Laba Kotor 15.75% 17.05% 21.73% 23.52% 24.18%
Marjin Laba Usaha 9.23% 10.46% 15.79% 15.54% 16.33%
Marjin Laba * 5.28% 6.22% 10.57% 11.18% 11.84%
Marjin Laba yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk * 5.27% 6.22% 10.48% 11.00% 11.68%
Rasio Lancar 195.14% 221.74% 246.00% 270.08% 224.48%
Rasio Laba terhadap Ekuitas * 10.23% 12.12% 18.96% 19.76% 20.19%
Rasio Laba terhadap Aset * 6.08% 7.81% 12.80% 13.71% 12.68%
Rasio Utang terhadap Ekuitas * 68.18% 55.12% 48.13% 44.19% 59.21%
Rasio Utang terhadap Aset 40.54% 35.53% 32.49% 30.65% 37.19%
  • Berdasarkan nilai jual saham per lembar saham GGRM saat ini sebesar  Rp51.100,00 yang dinilai pada saham yang dengan harga yang tinggi. Dan GGRM sendiri merupakan saham liquid yang sangat mempengaruhi pada market.
  • Pada pembagian devidennya dilakukan baru dilakukan pada tahun 2011 pada bulan Maret dan Juni serta tahun 2012 pada bulan Juli. Dan nilainya selalu naik.

KESIMPULAN


            PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan rokok yang memiliki berbagai macam produk rokok yang telah dikenal secara oleh masyarakat di Indonesia, perusahaan Gudang Garam berdiri sejak 26 juni 1958 sehingga perusahaan memiliki pengalaman dalam industri rokok nasional, hal ini terbukti bahwa sampai saat ini PT Gudang Garam Tbk mampu bertahan diantara para pesaing-pesaing industri rokok besar lainnya seperti PT Djarum dan Sampoerna, PT Gudang Garam tbk (GGRM) berhasil menempati posisi 3 besar sebagai perusahaan rokok terbesar di Indonesia. PT Gudang Garam Tbk memilki 15 jenis rokok yang telah diproduksi dan beberapa diantaranya menghasilkan profit yang cukup signifikan bagi perusahaan, artinya produk-produknya telah dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Dari semua jenis rokok di atas, terbagi menjadi 4 jenis yaitu Full flavored, light & mild, sigaret kretek tangan dan sigaret kretek linting.

Dilihat dari jenis risikonya, perusahaan PT Gudang Garam Tbk memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi dibandingkan dengan risiko pasar, hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :

  1. Faktor cuaca yang tidak menentu, sedangkan produksi rokok sangat bergantung pada bahan baku tembakau dan cengkeh. Apabila cuaca buruk maka akan mengakibatkan kualitas dan hasil panen dari tembakau dan cengkeh akan menurun. Dengan demikian, hal ini akan berpengaruh pada produktivitas perusahaan yang menurun, sehingga jika bahan baku menjadi langka, mau tidak mau perusahaan akan melakukan impor bahan baku dari luar untuk tetap menjaga kualitas produknya, dan harga produksi akan meningkat pula, kemudian akan menurunkan profitabilitas dan laba bersih perusahaan.
  2. Adanya Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai peringatan kesehatan, pengaturan dan pembatasan iklan yang berkaitan dengan tembakau,produk tembakau dan kawasan bebas asap rokok.

Dari pergerakan saham PT Gudang Garam Tbk. Pada tahun 2012 terus mengalami penurunan yang sangat besar, dikarenakan terdapat RPP tersebut serta adanya private replacement pada kamis 19 Juli 2012 di mana tiga sekuritas CIMB Niaga senilai Rp 601,343 miliar, Credit Suisse Securities senilai Rp 26,141 miliar, dan Deutsche Securities senilai Rp 21,004 miliar sehingga saham GGRM turun sebesar 5%.

Pada tanggal 29 September 2012 GGRM mendirikan anak perusahaan baru yang untuk melebarkan sayap bisnisnya pada  anak usaha di bidang pengolahan tembakau, yakni PT Surya Inti Tembakau, yang pada pendiriannya tidak mempengaruhi harga saham GGRM namun meningkatkan harga pada 0,97% .

Menurut analisa kelompok kami , saham PT Gudang Garam cocok bagi investor yang senang dengan saham yang berisiko tinggi namun manghasilkan return yang tinggi pula (high risk high return). Saham PT Gudang Garam termasuk dalam saham blue chips, sehingga dikategorikan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan yang baik, hal ini membuat kelompok kami menyimpulkan bahwa walaupun harga Saham GGRM cenderung menurun di pertegahan tahun 2012, namun pada awal kuartal ketiga, harga saham GGRM mulai membaik dan diprediksi akan terus menguat sampai pada akhir tahun 2012, dikarenakan adanya perbaikan kinerja perusahaan, pembangunan anak perusahaan untuk mengelolah tembakau,


2 responses to “PT Gudang Garam Tbk.”

  1. combroo says:

    pak/bu tidak ada analisis visi misi nya ya?

    • profitkeu442 says:

      mohon maaf kami hanya menganalisis bagian keuangan saja.. untuk visi misi hanya dapat kami jabarkan..thx.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php