ICIDO'S

WEEK 12 : Data, Pengetahuan,& Pendukung Keputusan

Posted: December 10th 2012

Apa Tugas Manajer?

Membuat keputusan untuk mencapai tujuan
Peran Informational, Peran Interpersonal
Mengambil keputusan: entrepreneur, mengetasi permasalahan, mengalokasikan sumber daya, negosiator


Kenapa manajer membutuhkan dukungan dari IT?

Jumlah informasi yg tersedia sangat banyak
Pengelolaan informasi secara manual semakin sulit
Komputerisasi membantu mengelola hal yg kompleks
Menguji berbagai alternatif dgn cepat
Memberikan analisa resiko yg sistematik


Bagaimana kita mendapatkan data yg kita butuhkan?

Sumber Data
-internal
-personal
-eksternal

Teknik pengumpulan data
-Manual
-Dengan sensor dan peralatan
-Scanning atau electronic transfer

‘good’ data?
Kualitas Data
Kualitas menentukan kegunaan data dan keputusan yg diambil dari data tsb
Isu utama
Karakteristik high quality data: akurat, aman, relevan, tepat waktu, lengkap, dan konsisten

Manajemen & penyimpanan data

Penyimpanan Data
Basis Data, data warehouse, data mart

Permasalahan dalam manajemen data
Volume data terus meningkat
Banyak metode dan alat mengumpulkan data
Data mentah terletak di banyak tempat
Hanya sebagian data yg dibutuhkan
Lebih banyak data eksternal
requirements yg berbeda beda terkait data
Kesulitan memilih data management tools
Keamanan, kualitas, dan integritas data

Intelegensi bisnis
Tujuan mengumpulkan data adalah sebagai fondasi dasar dari intelegensi bisnis
Semua data yg dibutuhkan untuk mengambil keputusan
Data ditarik dari data warehouses atau data marts
Menggunakan tools analisis data
Penentuan pengambil keputusan diperkuat dengan fakta, analisa, dan prakiraan

Decision Support Systems
Sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang semiterstruktur dan situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat
Keputusan terstruktur (structured decision),
Keputusan semiterstruktur (semistructured decision)
Keputusan tak terstruktur (unstructured decision)
Keputusan terstruktur adalah keputusan yang dilakukan secara berulang-ulang dan bersifat rutin
Prosedur untuk pengambilan keputusan sangat jelas
Keputusan ini terutama dilakukan pada manajemen tingkat bawah
Keputusan pemesanan barang dan keputusan penagihan piutang merupakan contoh keputusan yang terstruktur
Keputusan semiterstruktur adalah keputusan yang mempunyai sifat yakni sebagian keputusan dapat ditangani oleh komputer dan yang lain tetap harus dilakukan oleh pengambil keputusan
Pengevaluasian kredit, penjadwalan produksi, pengendalian ketersediaan merupakan beberapa contoh keputusan ini
Keputusan tak terstruktur adalah keputusan yang penanganannya rumit, karena tidak terjadi berulang-ulang atau tidak selalu terjadi
Keputusan ini menuntut pengalaman dan berbagai sumber yang bersifat eksternal Keputusan ini umumnya terjadi pada manajemen tingkat atas
Pengembangan teknologi baru, keputusan untuk bergabung dengan perusahaan lain, dan perekrutan eksekutif merupakan contoh keputusan yang tak terstruktur

Enterprise Decision Support
Executive Information Systems
Memenuhi kebutuhan informasi dari eksekutif
Perlu untuk memonitor tren permasalahan
Membutuhkan informasi dari internal dan eksternal
Akses data yg cepat dibutuhkan oleh executives
user interface yg mudah dipahami
Berbasis tampilan grafik
Sering terkoneksi dengan layanan informasi online
Terintegrasi dengan email
Executive Information Systems (continued)
Kemampuan EIS
Drill down
Critical success factors and key performance indicators
Analisa stren
Analisa ad hoc (permasalahan spesifik)
Exception reporting
Intelligent EIS
Integrasi dengan DSS;
web accessibility
Group Decision Support Systems
Menfasilitasi pengambilan keputusan terstruktur atau tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan
Mendukung pekerjaan kelompok dengan mendorong munculnya ide, meningkatkan komunikasi, penerapan tools analisa yg dibutuhkan
Implementasi GDSS
Pertemuan Face-to-face meetings – menggunakan komputer dan aplikasi GDSS yang saling terhubung,
Corporate ‘war room’ – Informasi di analisa dan tampilkan secara grafis kepada semua anggoyta
Support for virtual teams – mendukung proses kolaborasi untuk team yg terpisah secara geografis

Apa yg bisa dilakukan dengan stored data?
Analytical Processing – kegiatan menganalisa data yg sudah terakumulasi
Online analytical processing (OLAP)
Dilakukan oleh end-user
Melibatkan kumpul data besar dengan relasi yg kompleks

Online Analytical Processing (OLAP)
Analisa oleh end users dari aplikasi desktop, online, menggunakan tools seperti spreadsheets
Menganalisa relasi dari berbagai jenis elemen bisnis
Melibatkan aggregated data (ringkasan dari berbagai kumpulan data)
Menampilkan data dari berbagai sudut pandang
Melibatkan perhitungan kompleks antara elemen
Merespon permintaan user dgn cepat

What can we do with the stored data?
Data mining – Pencarian cerdas pada data yg tersimpan di data marts/ warehouses
menemukan predictive information
Menemukan pola baru (unknown patterns)
Memerlukan mining tools yg powerful
Mining tools menerapkan teknik komputasi cerdas (learning, intelligence)

Visualisasi data
Hasil analisa data bisa lebih berguna jika ditampilkan menggunakan teknik Data Visualization
Visual Interactive Modeling – berbasis grafik
Visual Interactive Simulation – menggunakan simulasi/animasi
Geographic Information Systems – menampilkan data mengunakan peta digital

What is Knowledge Management?
Konsep kunci
Knowledge assets – terkait pasar, products, teknologi, dan organisasi yg dimiliki atau perlu dimiliki oleh bisnis
Best practices – koleksi dari solusi /studi kasus sukses
Intellectual capital – koleksi pengetahuan yg dikumpulkan perusahaan
Knowledge system – mengumpulkan pengetahuan, menyimpan di basis data, memelihara db, dan menyampaikan pengetahuan ke pengguna
Competitive intelligence – koleksi dari informasi kompetitif

IT Support for Knowledge Management
Knowledge identification – what is important?
Knowledge discovery and analysis – menemukan & mengorganisir pengetahuan
Knowledge acquisition – mengumpulkan pengetahuan yg dibutuhkan
Establishment of organizational knowledge bases – menyimpan dan mengorganisasikan pengetahuan perusahaan
Knowledge distribution and use – memastikan siapa saja yg membutuhkan pengetahuan bisa mengaksesnya

Implementing Knowledge Management
Me regorganisasi menjadi perusahaan berbasis pengetahuan
Membuat jabatan baru, chief knowledge officer (CKO)
Menciptakan infrastruktur dari knowledge management
Membangun knowledge culture
Membuat sistem baru ini menjadi berguna/ making it pay off
Memfasilitasi pembelajaran organizational
Belajar dari pengalaman sebelumnya untuk digunakan di masa depan

Promoting Idea Generation
Sumber kunci dari pengetahuan adalah ide kreatif yg dimunculkan dari individu atau grup
Software tools (GDSS) bisa membantu men generate ide produktif untuk grup
Software tools juga tersedia bagi individu untuk membantu pemunculan ide kreatif


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php