ICIDO'S

WEEK 11 : Wireless, Mobile Computing dan Mobile Commerce

Posted: December 10th 2012

Teknologi Wireless
Perangkat Wireless cukup kecil sehingga mudah di bawa atau digunakan, memiliki kemampuan untuk mengerjakan tugas produktif dan bisa berkomunikasi secara nirkabel dengan internet ataupun perangkat lainnya
Contoh: PDA, cellular phones, smart phones.
-Wireless Application Protocol (WAP) Sebuah standart yg mengijinkan perangkat wireless dengan layar yg kecil, koneksi bandwidth rendah dan memory terbatas bisa mengakses informasi dan layanan berbasis Web
-Microbrowsers adalah browser internet dengan ukuran file kecil yang bisa bekerja di perangkat wireless dengan memory dan bandwith internet terbatas
-Pager adalah wirelessa messaging system satu arah; mengingatkan pengguna ketika menerima pesan yang masuk

Wireless Transmission Media
-Microwave transmission systems digunakan secara luas untuk komunikasi yang bervolume tinggi, jarak jauh dan point-to-point
–Point-to-point memiliki 2 karakteristik : pertama, transmitter dan receiver harus berada pada line-of-sight ; kedua, transmisi harus diarahkah langsung dari transmitter ke receiver.
-Satellite transmission : menggunakan satelit komunikasi; terdiri dari 3 tipe satelit dengan orbit berbeda sbb :
–Geostationary (GEO)
–Medium-earth-orbit (MEO)
–Low-earth-orbit (LEO)
-Footprint adalah area permukaan bumi yang dijangkau oleh transmisi satelit – mengatasi keterbatasan dari microwave data relay stations.
-Broadcast transmission mengijinkan satelit untuk mengirimkan sinyal ke banyak receivers sekaligus
-Propagation delay adalah jeda sesaat pada transmisi dari satelit GEO yg menganggu pembicaraan pada two-way telephone

Types of Orbits

-Geostationary earth orbit (GEO) mengorbit 22.300 mil tepat di atas khatulistiwa dan stabil pada posisi tersebut; sempurna untuk sinyal TV.
-Medium earth orbit (MEO) terletak 6,000 miles di atas permukaan bumi dan bergerak; digunakan untuk GPS dan lebih murah.
-Low earth orbit (LEO) berada 400 sampai 700 miles di atas permukaan bumi dan bergerak lebih cepat, digunakan untuk telpon


Global Positioning Systems

GPS adalah sistem wireless yang menggunakan satelit yg memungkinkan pengguna untuk mengetahui posisi mereka di mana saja di bumi; didukung oleh 24 shared satellites di seluruh dunia.


Internet over Satellite (IOS)

IOS mengijinkan user Internet melalui GEO satellites dari antena yg terpasang di rumah/lokasi user.
Hanya tersedia di beberapa area.
Bisa memiliki propagation delay atau terganggung oleh kondisi sekitar


Radio

-Radio transmission menggunakan gelombang frekuensi radio untuk mengirim data langsung antara transmitters dan receivers.
-Satellite radio (digital radio) menawarkan uninterrupted, near CD-quality music yang dikirim ke radio pengguna. (XM satellite radio uses GEO; Sirius uses MEO)
-Infrared light adalah cahaya merah yang tidak terlihat oleh mata manusia, sering digunakan untuk pada remote control units untuk TVs, VCRs, DVDs, CD players.


Wireless Computer Networks dan Internet Access

IEEE standards untuk wireless computer networks include:
-IEEE 802.15 (Bluetooth) for wireless personal area networks (PANs) and 802.15.4 (Zigbee).
-IEEE 802.11 (Wi-Fi) for wireless local area networks (WLANs)
-IEEE 802.16 (Wi-Max) for wireless metropolitan area networks (WMANs)
-IEEE 802.20 (proposed) for wireless wide area networks (WWANs).

Bluetooth
Bluetooth digunakan untuk membuat PANs kecil:
-Menghubungkan hingga 8 devices dengan jarak area 10-meter;
-low-power, radio-based communications;
-Dapat mengirimkan data hingga 1 Mbps (more).
Personal area network (PAN) adalah jaringan komputer yg digunakan untuk berkomunikasi antara perangkat komputer yg sifatnya perorangan(close to one person.) (e.g., telephones, PDAs, smart phones)

Zigbee
Zigbee ditujukan pada aplikasi yang membutuhkan transmisi data dan konsumsi daya yg rendah:
-Memindahkan data dengan kecepatan ¼ dari Bluetooth;
-Bisa menangani ratusan perangkat sekaligus
Fokus saat ini untuk menghubungkan sensor secara wireless yg ditanam pada industrial controls, medical devices, smoke and intruder alarms and building and home automaton.

Wireless Local Area Networks (WLANs)
WLAN membutuhkan transmitter dengan antena, disebut wireless access point, yg menghubungkan wired LAN atau antena satellite yg menyediakan koneksi Internet.
-Wireless network interface card (NIC) dibutuhkan untuk berkomunikasi secara nirkabel dan built-in radio dan antenna di dalamnya.
-Hotspot wireless access point yg menyediakan layanan ke beberapa pengguna dalam jangkauan area yg terbatas (up to a couple hundred feet).
-IEEE standard for WLANs is the 802.11 family, known as Wi-Fi, for Wireless Fidelity.
802.11a can transmit up to 54 Mbps within 30 meters; 802.11b can transmit up to 11 Mbps within 30-50 meters; 802.11g – 54 Mbps, 50 meters.
-Benefits are low cost and simple Internet access.

Problems with Wi-Fi
-Roaming – User tidak bisa berpindah dari satu hotspot ke hotspot lain jika hotspot menggunakan layanan jaringan Wi-Fi yg berbeda.
-Security – karena Wi-Fi menggunakan gelombang radio, tidak mudah untuk melindunginya
-Cost – layanan Wi-Fi komersial murah tapi tidak gratis dan tiap layanan memiliki biaya yg berbeda dan account log in user yg terpisah

WiMax
Worldwide Interoperability for Microwave Access, popularly known as WiMax, is the name for IEEE standard 802.16.
Wireless access range of up to 31 miles;
Data transfer rate of 75 Mbps;
Secure system that offers voice and video.


Mobile Computing and Mobile Commerce

Mobile computing mengacu pada real-time, koneksi wireless antara perangkat mobile dan computing environments lainnya, seperti Internet atau intranet dan memiliki 2 karakteristik utamayg membedakan dari jenis komputasi lainnya.
1 Mobility – user membawa perangkat mobile dan bisa berkomunikasi secara real time dgn sistem lain di mana pun mereka berada.
2 broad reach– user bisa di hubungi secara mudah saat mereka membawa perangkat mobile ‘terbuka’.

2 karakterisitik, mobility dan broad reach, memberikan 5 nilai lebih terkait batasan geografi dan waktu:
Ubiquity : being present everywhere.
Convenience : kemudahan
Instant connectivity : kemudahaan konektivitas
Personalization: enables the dynamic insertion, customization or suggestion of content
Localizations of products and services.

Mobile Commerce
M-commerce mengacu kepada transaksi e-commerce (EC) pada lingkungan nirkabel khususnya melalui internet.
Pengembangan m-commerce di dorong oleh faktor berikut:
-Meluasnya ketersediaan perangkat mobile
-No need for a PC
-“Cell phone culture”
-Penurunan harga
-Peningkatan Bandwidth

Mobile Commerce Applications
-Financial Services
-Mobile Banking
-Wireless Electronic Payment Systems
-Micropayments
-Mobile (Wireless) Wallets
-Wireless Bill Payments

Intrabusiness Applications
Mengakses informasi
-Mobile Portal gmenyediakan konten dan layanan untuk mobile users meliputi news, sports, email, entertainment, travel and restaurant information; community services; dan stock trading.
-Voice Portal adalahWeb site dengan audio interface dan bisa di akses melalui handphone biasa.

Location-based Applications
-Shopping from Wireless Devices – vendor online memungkinkan konsumen untuk berbelanja melalui perangkat nirkabel.
-Location-based Advertising : saat pemasar mengetahui lokasi terkini dan preferensi dari mobile users, mereka bisa mengirim pesan iklan tertentu melalui perangkat wireless mengenai informasi toko, mall, atau restaurant terdekat.
-Location-based Services menyediakan informasi ke konsumen mengenai layanan dan kondisi lokal melalui cell phones.

Wireless Telemedicine
Telemedicine : penggunaan telekomunikasi modern dan IT untuk menyediakan perawatan klinis bagi individu yang jauh dan untuk mengirimkan infromasi terkait dengan perawatan klinis tersebut.
Teknologi nirkabel memudahkan proses pemberian resep pasien.
Komunikasi Mobile menyediakan aplikasi telemedicine untuk situasi darurat yang muncul selama penerbangan pesawat

Telemetry Applications
Telemetry adalah transmisi nirkabel dan penerimaan data yg didapatkan dari remote sensors.
Teknisi bisa menggunakan telemetry untuk mengidentifikasi permasalahan pemeliharaan pada peralatan;
Dokter bisa memonitor pasien dan mengontrol peralatan medis dari jarak jauh;
Produsen mobil menggunakan telemetry untuk melakukan remote diagnosis dan pemeliharaan kendaraan .


Pervasive Computing

Pervasive Computing (Ubiquitous computing) adalah invisible “everywhere computing” yg ditanam pada objek disekitar kita – lantai, atap, mobil, mesin cuci, microwave oven, cell phones, baju, dsbnya. (e.g., smart home, peralatan cerdas)

Radio Frequency Identification
-RFID Technology mengijinkan produsen untuk melampirkan tag dengan antena dan chip komputer pada barang dan melacak pergerakannya melalu sinyal radio.
-Auto-ID menciptakan jaringan yang menghubungkan komputer dengan objek, sebuah Internet of “things”.
-“Internet of things” akan menyediakan kemampuan untuk melacak setiap item setiap mereka dipindahkan dari pabrik rak toko  fasilitas daur ulang
-The problem with RFID has been the expense (was).

Wireless Sensor Networks (WSNs)
Wireless Sensor Networks adalah jaringan yg saling terhubung, menggunakan baterei, sensor nirkabel yg disebut motes ditempatkan pada lingkungan fisik
-Motes mengumpulkan data dari banyak titik mote.
-setiap mote mengandung processing, storage, dan radio frequency sensors dan antennaes.
-Motes menyediakan informasi yang mengijinkan komputer pusat mengintegrasikan laporan dari aktivitas serupa dari sudut pandang yg berbeda
-Mesh Network terdiri dari motes, dimana setiap note yg memiliki data akan mengirimkan data ke mote terdekat
Keuntungan : jika satu mote rusak, mote lain masih bisa mengumpulkan data
Sangat efisien dan handal


Wireless Security

Empat ancaman utama
-Rogue access point adalah unauthorized access point pada jaringan wireless .
-War driving adalah tindakan mencari akses WLANs sambil mengendari kendaraan.
-Eavesdropping mengacu pada usaha oleh unauthorized users untuk mengakases data yg sedang “berjalan” melalui jaringan wireless.
-RF (Radio frequency) jamming adalah ketika seseorang atau sebuah perangkat secara sengaja atau tidak sengaja mengganggu transmisi jaringan nirkabel Anda.
Solusi terkait ancaman tsb:
-Mendeteksi access points tidak sah melalui perangkat dari NetStumbler;
-Memblok SSIDs (service set identifier) anda;
-mengenkripsi transmisi wireless menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA);
-Mengetahui siapa yg mengunakan jaringan kita dan apa yg mereka lakukan;
-Otomatis beralih ke saluran nirkabel yg berbeda saat terjadi gangguan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php