Never Stop Learning !

Week 6 (Mengelola Data dan Informasi Organisasi)

Posted: November 3rd 2012

Pada pertemuan minggu 6 kemarin saya cukup senang dengan materi yang disampaikan karena selain mudah pemahamannya, waktu belajar pun lebih singkat karena materi yang disampaikan tidak begitu banyak .. :p

Pada pertemuan 6 disana dapat dilihat kita belajar mengenai bagaimana cara mengelola data secara sederhana hingga tingkat yang kompleks. serta dasar dari penyusunan hingga ke akses data seperti mengelola field sebagai pengelompokkan data melalui karakter menjadi sebuah kata, kalimat atau angka hingga pengelompokan database. Selain menjelaskan pengelolaan data, disana dapat dipahami bahwa ada beberapa permasalahan dalam lingkungan file secara tradisional seperti banyaknya ditemukan data yang sama (redundant) serta data yang ditemukan tidak lagi sama (inconsisten), serta keakuratan data hingga aplikasi dikembangkan perlu dilihat dari bagaimana data disimpan. Untuk lingkungan file secara modern dapat dilihat database nya bersifat centralized dimana semua file berada pada satu lokasi fisik yang sama serta tersedianya database administrators sebagai batasan dalam penggunaaan oleh berbagai users.

Pada bagian pengembangan database, karena sudah mengulang mata kuliah P3LP sehingga sudah lebih paham secara mendalam bagaimana memulai pengembangan database yaitu pertama dengan cara mengembangkan Conceptual Design Model database dari pandangan user atau bisnis. biasanya bentuk file nya dalam format .cdm dan aplikasi yang biasa dipakai adalah S-Designor (untuk lingkungan kampus). Langkah berikutnya adalah dengan Entity Relationship modeling yaitu proses merencanakan desain database dan yang terakhir dengan menerapkan proses Normalisasi atau mengecek ulang apakah database sudah efisien atau belum. Dengan adanya normalisasi dapat membantu mengurangi data yang sama dengan penyatuan data secara maksimal. dan performa pemrosesan lebih maksimal.

DBMS atau yang lebih dikenal dengan Database Management System dalam pandangan saya adalah suatu metode pengelolaan database yang disimpan pada suatu lokasi dan dapat diolah dan memiliki berbagai fungsi dan dapat diamankan jika terjadi kesalahan / kegagalan dalam pengelolaan. DBMS memiliki beberapa program yang dapat mengolah database. DBMS DBMS yang ada sebenarnya melindungi pengguna dari keharusan untuk mengetahui physical location dari data, sebagai alasan keamanan sehingga user hanya cukup mengetahui bagaimana data di organisasikan secara logika.

outside the safe zone

Sehingga kesimpulan yang saya dapat setelah belajar week-6 ini adalah penggunaan modern file environment lebih efisien dan mengurangi masalah pengelolaan data dan dengan adanya DBMS dapat membantu masalah tersebut. selain itu jika DBMS diolah dengan baik maka menghasilkan pengetahuan yang meningkat bagi sebuah perusahaan atau organisasi bisnis. dan sebagai pengguna, hanya ditampilkan organisasi data secara logika.

Salam.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php