Your future very wonderfull

What Happened with you, Bogor?

Posted: August 28th 2016

Bogor itu salah satu kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, yang secara geografis berada antara 106’48 BT dan 6’26’LS. Bogor terkenal dengan sebutan sebagai “kota hujan“. Kenapa kok bisaย  gitu??? Ya soalnya curah hujan di Bogor itu setiap tahunnya sekitar 3.500-4000 nm. Curah hujan paling deres di Bogor itu bulan Desember – Januari (Pemerintah Kota Bogor, 2015). Bogor kalo hujan deres ngeri broo, jalanan di depan mata aja kadang gak keliatan, petir dimana-mana, ya maklum namanya juga “kota hujan”.

Ini wajah bogor tempoe doloe guys, asli masih “bersih banget” !! ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Image result

Image result for Bogor jaman dulu

 

Image result for Bogor jaman dulu

 

Wajah Bogor yang sekarang ,, angkutan, mall dan “SAMPAH” dimana-mana ๐Ÿ™ ๐Ÿ™

Image result

 

Image result

 

Image result

 

Sampah itu bisa diartiin sebagian dari sesuatu bahan yangย  gak terpakai, gak disukai seseorang, dan sesuatu yang dibuang. Sampah-sampah itu asalnya dari kegiatan manusia. Sampah sekarang ini menjadi “masalah pencemaran dan gangguan pada kelestarian lingkungan” loh.ย  Bayangin nih yah, cuma karna sampah bisa buat kemampuan resapan air di kota-kota jadi berkurang alias susah dapet air bersihย  (Dewi, 2008).

 

Sejak tahun 2014, permasalah sampah di kota Bogor mejadi masalah yang pelik. Loh, kok bisa??? Pas tahun 2014 itu, cuma 70% alias 700 ton SAMPAH yang dibawa ke TPA. Banyak banget kan buat wilayah yang luasnya gak seberapa, sampahnya aja udah segitu. ckckck. Masalah yang dihadepin Pemerintah saat itu juga sulitnya pembukaan lahan seluas 32 hektar buat TPA, tapi banyak masyarakat buat pembangunan TPA itu. Ya masalah SENGKETA juga menjadi salah satu kendala dalam pengendalian sampah yang semakin menumpuk di Bogor. Oh ya pas tahun ini, pemerintah udah ngeluarin duit ampe 20 milyar rupiah loh cuma buat ngangkut sampah aja (Maharani, 2014).

 

Sampah di Kota Bogor semakin pelik, kenapa gak?? Sekitar 150 ton atau 131 truk, SAMPAH yang dihasilkan dari warga Bogor mulai dari selokan, pasar, tempat pembuangan sampah liar, ampe yang dibuang ke sungai itu gak bisa diangkut setiap harinya. Kok bisa sih ampe segitu banyaknya gak diangkut??? Soalnya ada keterbatasan pengangkut sampah dan kapasitas pengelolaan sampah di Bogor, makanya banyak banget tuh sampah gak diangkut. Terus tindakan Pemerintah kota Bogor apa dong? Pemerintah Kota Bogor itu udah kasih beberapa kebijakan, antara lain pengelolaan sampah melalui 3R (reduce, reuse, rcyle) dan buat bank sampah 11 buah do 68 kelurahan di Kota Bogor (Saudale, 2015).

 

Bulan Januari 2016 lalu, sampah yang telah diangkut oleh petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor semakin menumpuk hingga 3 hari. Sampah yang numpuk itu ampe keluar bau busuk + ulat belatung yang udah jalan kesana kemari di jalan-jalan. Loh, emangnya ada apa kok bisa gitu? Ratusan truk sampah yang bawa puluhan ribu ton sampah itu terpaksa parkir di Jalan Paledang, Bogor, soalnya warga di daerah TPA Galuga memblokir TPA itu.ย  Bayangkan aja 3 hari itu udah ada sampah hingga 2.600 meter kubik yang numpuk di truk itu (Permana, 2016).

 

Yuk, kita liat video ini sebagai refleksi kita ๐Ÿ™‚

ย 

 

Sebagai generasi muda mulailah menyadari bahwa kita hidup di dunia ini masih panjang. Bahwa kitalah yang menjadi penerus bangsa di dunia ini ^^

Mari kita jaga lingkungan kita dari hal kecil, mari kita perbaiki lingkungan kita sedikit demi sedikit”

 

Sumber:

Dewi, R. S. 2008. Evaluasi Ekonomi dan Sosial Unit Pengelolahan Sampah (UPS) Kota Depok. Skripsi. Progam Studi Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Fakultas Pertanian Institut Pertanian, Bogor, Halaman: 14-47

Maharani, E. 2008. Pengelolahan Sampah di Kota Bogor Hadapi Kendala . http://www.ย ย  republika.co.id. 28 Agustus 2016.

Pemerintah Kota Bogor. 2015. Letak Geografis. http://kotabogor.go.id/. 28 Agustus 2016. Permana, M. S. TPA Galuga Diblokir Warga, Sampah Kota Bogor Menggunung. https://m.tempo.co. 28 Agustus 2016.

Saudale, V. 2015. 15 Ton Sampah Tak Terangkut Setiap Harinya. http://www.beritasatu.com. 28 Agustus 2016.

 

 

 


Leave a Reply

Your email address will not be published.

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php