Sedekah: Pengertian, Jenis & Keutamaannya

Sedekah: Pengertian, Jenis & Keutamaannya – Sedekah adalah memberikan sebagian harta kita kepada orang yang membutuhkan atau mengamalkannya dijalan Allah SWT. Islam sendiri mengajarkan untuk kita bersedekah, karena pada hakikatnya sedekah itu tidak akan mengurangi harta kita, justru akan memberikan keberkahan pada harta kita dan juga akan memberikan jalan untuk bertambahnya harta yang kita miliki. InsyaAllah. Asal kembalikan semua niat baik itu lillahita’ala hanya untuk Allah dan karena Allah Ta’ala.

Nah apasih sedekah itu, apa saja jenis sedekah dan apa keutamaan bagi orang yang menyedekahkan hartanya lillahita’ala hanya karena Allah SWT.  Berikut langsung saja kita simak penjelasnnya:

Sedekah: Pengertian, Jenis & Keutamaannya

Pengertian Sedekah

Sedekah adalah memberikan harta atau menginfakan harta kita dijalan Allah SWT. Secara umum, sedekah diartikan sebagai melakukan atau mengamalkan harta dijalan Allah SWT dengan ikhlas tanpa mengharapkan balasan dari orang dan semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah SWT sebagai kebenaran iman seseorang.

Pengertian sedekah menurut KBBI adalah pemberian sesuatu kepada fakir miskin yang berhak menerima zakat, diluar kewajiban zakat fitrah sesuai dengan kemampuan yang memberinya.

Sedekah menurut Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah ‘shadaqah’ yang berasal dari ‘sidq’ yang artinya kebenaran. Yakni harta atau non-harta yang dikeluarkan seseorang atau suatu badan usaha diluar zakat untuk kemaslahatan umum.

Sedekah itu tidak hanya berupa harta saja, akan tetapi seluruh amalan seperti dzikir (tasbih, tahmid, tahlil) dan segala perbuatan baik yang niatnya mendekatkan diri kepada Allah SWT maka disebut juga sebagai sedekah.

Jenis Sedekah

Sedekah ternyata juga memiliki jenis-jenisnya, yang tidak terbatas hanya pada harta saja tetapi juga amalan yang baik. Berikut penjelasannya:

1. Sedekah Harta

Yang pertama adalah sedekah harta. Jenis ini paling banyak dilakukan oleh orang-orang yakni dengan memberikan sedikit hartanya untuk membantu para dhuafa atau orang yang tidak mampu.

2. Bekerja Memberikan Nafkah

Bekerja dengan giat lillahita’ala untuk memberikan nafkah keluarga juga termasuk ke dalam sedekah.

3. Amalan Tasbih, Tahlil, dan Tahmid

Tidak hanya harta, amalan tasbih, tahlil dan juga tahmid ikhlas karena Allah Ta’ala juga termasuk kedalam sedekah. Selain itu banyak sekali manfaat mengamalkannya yakni dapat terhindar dari siksa api neraka.

Keutamaan Sedekah

Ada banyak sekali keutamaan dari bersedekah, terbagi menjadi 2 bagian yakni secara umum dan secara khusus. Berikut penjelasannya:

1. Keutamaan Sedekah Secara Umum

a. Sedekah Tidak Mengurangi Harta

Saat kita bersedekah jangan pernah berfikir harta kita akan berkurang, justru dengan bersedekah harta yang kita miliki akan bertambah dan tidak akan pernah terkurang. Sebagaimana dijelaskan dalam suatu Hadits yang artinya:

“Sedekah adalah ibadah yang tidak akan mengurangi harta, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda untuk mengingatkan kita dalam sebuah riwayat Muslim, ‘sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR Muslim)

Dari hadits diatas dapat kita simpulkan bahwa memang harta yang kita sedekahkan itu berkurang jika dilihat secara fisik, akan tetapi karunia dan pahala Allah SWT akan terus dilimpahkan kepada orang yang bersedekah.

Allah SWT berfirman Quran:Surat Saba’ ayat 39

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki sebaik-baiknya.”

b. Sedekah Menghapus Dosa

Manusia adalah tempatnya salah, dan kita tidak pernah luput dari yang namanya kesalahan dan dosa. Maka dari itu Allah SWT memberikan kesempatan untuk kita untuk taubat dan memperbanyak amalan baik, yang salah satunya adalah bersedekah.

Bersedekah juga dapat membantu kita untuk menghapus dosa-dosa kecil, Wallahu’alam. Sebagai mana dalam riwayat hadits yang artinya:

“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR At-Tirmidzi)

Sumber: https://www.pendidik.co.id/mukadimah/

c. Memperoleh Pahala

Jika kita bersedekah dengan niat lillahita’ala karena Allah SWT, maka Allah akan memberikan ganjaran kepada orang yang bersedekah tersebut.

Sebagaimana dalam firman Allah SWT Q.S Al-Hadid ayat 18 yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak.”

Sedekah: Pengertian, Jenis & Keutamaannya
Sedekah: Pengertian, Jenis & Keutamaannya

2. Keutamaan Sedekah Secara Umum

Keutamaan lainnya dari sedekah itu sangat banyak sekali, diantaranya adalah

a. Sedekah sebagai obat dari segala penyakit, baik itu jasmani maupun rohani.

b. Sedekah sebagai indikasi kebenaran iman seseorang.

c. Sedekah juga dapat membersihkan harta kita.

d. Sedekah sebagai tanda ketaqwaan kita.

e. Orang bersedekah termasuk ke dalam tujuh orang yang dinaungi di akhirat kelak.

Demikian uraian singkat tentang Sedekah: Pengertian, Jenis & Keutamaannya. Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih ๐Ÿ™‚

Berbuka Dengan Ruthob Adalah Disunnahkan Sesuai Sunnah

Berbuka Dengan Ruthob Adalah Disunnahkan Sesuai Sunnah โ€“ yang hal ini penti kita fahami agar kita bisa melaksanakannya dengan penuh yakin. Pada kesempatan kali ini kami akan samapaikan materi tentang sunnahnya berbuka dengan diawali memakan ruthob yakni Buah Kurma mtang yang masih basah.

Berbuka Dengan Ruthob Adalah Disunnahkan Sesuai Sunnah

Kaum Muslimin dan Muslimat Rahimakumullah. Puasa ramadhan adalah merupakan puasa wajib bagi ummat islam. Selain dari itu semua juga bahwasanya puasa ramadhan adalah rukun islam yang wajib dikerjakan oleh stiap muslim yang akil, baligh dan sedang tidak dalam keadaan idzur syarโ€™i.

Puasa ramadhan itu boleh ditinggalkan dan diganti dengan fidyah jika yang bersangkutan memang berada dalam udzur syarโ€™i. Dan bagi setiap muslim yang menunaikan puasa ramadhan sunnahnya ketika berbuka jika ada adalah dengan ruthob pada awal pembatalannya. Lebih jelasny yuk ikiti saja uraian singkatanya di bawah ini.

Berbuka dengan Kurma

Ikhwan fillah yang diramati Allah Subhanahu wa taโ€™ala, Jika kurma itu ada, berbeda halnya kalau memang tidak ada, maka sebaiknya ketika kita berbuka mestinya kita berdoa kemudian awali berbuka tersebut dengan cara mengunyah kurma. Demikan itu dijelaskan dalam sabda rasulullah shollallahu โ€˜alaihi wasallam sebagai berikut :

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูŠููู’ุทูุฑู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชูุŒ ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชูŒ ููŽุชูู…ูŽูŠู’ุฑูŽุงุชูŒุ› ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุชูู…ูŽูŠู’ุฑูŽุงุชูŒ ุญูŽุณูŽุง ุญูŽุณูŽูˆูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู. ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ุฃุจููˆู’ ุฏูŽุงูˆูุฏูŽ ูˆูŽุงู„ุชูู‘ุฑู…ูุฐููŠูู‘ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูŽุฏููŠุซูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŒ

Makana Hadits Berbuka dengan Kurma

Dari Salman bin ‘Amr ad-Dhahabi ash-Shahabi rodiyallahu anhu dari Nabi shollallahu โ€˜alaihi, sabdanya: “Jikalau seseorang di antara engkau semua berbuka, maka hendaklah berbuka atas kurma, tetapi apabila tidak menemukan kurma, maka hendaklah berbuka atas air, kerana sesungguhnya air itu suci.” Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahawa ini adalah Hadis hasan shahih.

Dari Salman bin Amr ad-Dhabiyi al-Shahabiyi radiyallahu anhu. Dia melihat Nabi shollallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda: โ€œJika ada di antara kalian yang berbuka, maka sebaiknya dia berbuka dengan kurma, tetapi jika dia tidak menemukan kurma, maka dia mesti ia berbuka dengan air, karena air itu benar-benar suci. โ€œhadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan Tirmidzi, dan Tirmidzi mengatakan bahwa itu adalah hadits Hassan dan lagi pula shohih.

Berbuka dengan Ruthob

Ruthob artinya adalah buah kurma gemading sudah matang tapi belum matang banget dan masih melekat pada tandanannya. Ruthob ini rasanya mmanis sedikit bercampur rasa asam gurih.

Berbuka dengan mengunyah ruthob ono dianjurkan oleh rasulullah shollallahu alaihi wa sallam seperti diterangkan dalam salahsatu hadits svagau berikut;

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ : ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูŽู‘ู…ูŽ ูŠููู’ุทูุฑู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชูุŒ ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุฑูุทูŽุจูŽุงุชูŒ ููŽุชูู…ูŽูŠู’ุฑูŽุงุชูŒุ› ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุชูู…ูŽูŠู’ุฑูŽุงุชูŒ ุญูŽุณูŽุง ุญูŽุณูŽูˆูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู. ุฑูŽูˆูŽุงู‡ู ุฃุจููˆู’ ุฏูŽุงูˆูุฏูŽ ูˆูŽุงู„ุชูู‘ุฑู…ูุฐููŠูู‘ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูŽุฏููŠุซูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŒ

Artinya; Dari Shabat Anas radiyallahu anhu katanya: “Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam. itu berbuka sebelumnya melakukan shalat – Maghrib – atas beberapa buah kurma basah, tetapi apabila tidak ada kurma basah, maka berbuka atas kurma biasa, tetapi apabila tidak ada kurma, maka beliau shollallahu alaihi wa sallam minum beberapa teguk air.” Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud juga oleh Iamam Tirmidzi. ImamTirmidzi mengatakan bahawa ini adalah Hadis hasan.

Keterangan

Dua Keterangan tersebut di atas memberikan pengertian kepada kita bahwa jika kita bisa maka sebaiknya seiap kita berbuka hendaknya mengunyah satu sampai tiga biji kurma atau ruthob. Dan setelah itu kita tunaikan sholat magrib. Akan tetapi bila tidaka ada ruthob maka boleh juga dengan kurma biasa atau dengan sesuatu yang manis-manis alami. Dan jika tidak ada maka tentunya air ituh lebih baik.

Materi ini berseumber dari;

https://www.dutadakwah.co.id/

https://www.fiqih.co.id/

Demikian uraian singkat tentang; Berbuka Dengan Ruthob Adalah Disunnahkan Sesuai Sunnah โ€“ Sudah pasti uraian singkat ini jauh dari sempurana, akan tetapai paling tida sedikit sudah bisa memberikan gamabran bagi para pembaca mengenai perbankan syariah. Mohon abaikan saja uraian ini jika pembaca dirasa kura pas. Terimakasih atas kunjungnnya, Wallahul- muwaffiq ialaa aqwamith thoriq