Pengertian Pantun, Ciri, Jenis & Strukturnya

Pengertian Pantun, Ciri, Jenis & Strukturnya – Sebelum mengulas pengertian pantun, ciri, jenis dan strukturnya, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian pantun, ternyata terdapat beberapa presfektif berbeda menurut para ahli mengenai pengertian pantun itu sendiri. Beberapa presfektif pantun menurut para ahli diantaranya menurut Edi dan Farika, Sunarti,Surana dan Alisyahbana. 

Pengertian Pantun, Ciri, Jenis & Strukturnya

Pengertian Pantun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) bentuk puisi indonesia berasal dari (Melayu) dan tiap bait (kuplet) biasanya terdiri dari empat baris yang bersajak a-b-a-b.

Presfektif Pantun Menurut Para Ahli

1. Edi dan Farika

Pantun adalah bentuk puisi lama yang sudah dikenal luas dalam diberbagai bahasa dinusantara. Pantun dikenal sebagai parikan jika dalam bahasa jawa, sedangkan dalam bahasa sunda disebut paparikan.

2. Sunarti

Pantun sebagai salah satu bentuk puisi lama, memiliki keindah tersendiri dari segi bahasa, satu diantara keindahan bahasa dalam pantun ditandai oleh irama a-b-a-b.

3. Surana

pantun sebuah puisi lama yang terdiri atas emapat larik, yang berima silang a-b-a-b. Larik pertama dan kedua dikategorikan dengan sampiran atau bagian objektif. Umumnya sampiran berupa lukisan alam atau hal apa saja sekiranya dapat diambil sebagai suatu kiasan.

4. Alisyahbana

Puisi sudah lama dikenal oleh orang zaman dahulu. Puisi memiliki ciri-ciri setiap bait terdiri dari empat baris. Setiap baris terdiri atas empat sampai dengan enam kata, atau delapan sampai dengan dua belas suku kata. Baris pertama dan kedua disebut sampiran. Baris ketiga dan keempat disebut dengan isi.

Ciri – ciri Pantun

1. Memiliki Bait dan Isi. Memiliki bait dan isi. penulisan pantun berbeda dengan penulisan puisi, pantun lebih ringkas, berirama dan memiliki pesan.

2. Setiap Bait Terdapat Empat Larik atau Baris. Setiap satu bait memiliki empat larik atau baris. Dalam satu bait memiliki pesan atau isi.

3. Setiap Bait Memiliki Jumlah Suku Kata Delapan Sampai Dengan Dua Belas. Pantun dan Puisi itu berbeda adapun ciri pantun jumlah bait memiliki suku kata delapan sampai dua belas suku kata.

4. Setiap Bait Memiliki Sampiran Dan Isi. Sampiran terdapat pada di dua baris pertama.

5. Bersajak ab ab. Ciri pada pantun adalah memiliki sajak. Sajak memiliki pola ab ab. Sedangkan pada puisi sajak tidak diwajibkan.

Jenis – jenis Pantun

1. Pantun Nasehat

Pantun nasehat adalah berisi pesan moral dan didikan. Memiliki pesan bijak yang mengajak berbuat baik. Contoh
Jalan – jalan ke kota blitar
Jangan lupa beli sukun
Kalo kamu ingin pintar
Belajarlah dengan tekun

Pengertian Pantun, Ciri, Jenis & Strukturnya
Pengertian Pantun, Ciri, Jenis & Strukturnya

2. Pantun Jenaka

Pantun jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk hiburan.
Contoh
Kalau suka arang gosong
Mari tanam kacang polong

Kalau kamu suka berbohong
Nanti celananya bolong-bolong

3. Pantun Teka – Teki

Berisi kalimat pertanyaan pada baris akhir pantun dan berisi teka – teki.
Contoh
Datang senja cahaya redup,
Minum teh manis dengan emping.
Tidak berkepala tetapi hidup,
Kalau berjalan miring kesamping.
Jawaban pantun :
Jangan suka membaca koran,
Koran itu tidak penting.
Jangan aneh jangan heran,
Itulah binatang bernama kepiting.

4. Pantun Cinta

Berisi pesan tentang cinta, romantisme, rindu antara dua insan.
Contoh
Walaupun hanya sebatang tebu
Tetapi bisa diramu
Walaupun jarang ketemu
Cintaku hanya untukmu

Struktur Pantun

Pantun juga tentu saja memiliki struktur agar dapat tersusun rapi dengan baik. Adapun struktur dari pantun adalah bait, baris, kata, suku kata, rima, sampiran dan isi. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Bait adalah setiap bait terdiri dari empat bait, bait pertama adalah sampiran, bagian kedua berisikan isi. Penjelasannya bahwa pada sampiran itu dapat memberikan gambaran seperti apa nanti isinya pantun. Namun biasanya sampiran belum tentu ada kaitannya dengan isi.
2. Baris adalah beberapa kumpulan kata yang memiliki arti dan dapat dijadikan sebagai sampiran atau isi dalam pantun.
3. kata adalah gabungan dari suku kata yang memiliki arti.
4. Suku kata adalah penggalan bunyi dari kata dalam satu ketukan.
5. Rima adalah pola akhir dalam pantun.
6. Sampiran adalah bagian dalam pantun yang terletak pada baris ke satu dan dua.
7. Isi adalah bagian pantun yang terletak pada baris ke tiga dan empat yang merupakan esensi dari pantun tersebut.

Sumber: https://www.pendidik.co.id/

Demikian penjelasan singkat Pengertian Pantun, Ciri, Jenis & Strukturnya, semoga bermanfaat 🙂