Observasi Artinya

Pengertian Observasi

Pengamatan atau observasi adalah kegiatan terhadap suatu proses atau objek bersama dengan maksud merasakan dan sesudah itu jelas ilmu berasal dari sebuah fenomena berdasarkan ilmu dan inspirasi yang sudah diketahui sebelumnya, untuk beroleh informasi-informasi yang diperlukan untuk melanjutkan suatu penelitian. Ilmu ilmu biologi dan astronomi mempunyai dasar peristiwa di dalam pengamatan oleh amatir. Di di dalam penelitian, observasi dapat dilakukan bersama dengan tes, kuesioner, rekaman gambar dan rekaman suara.

Secara umum, Observasi artinya kesibukan untuk memahami suatu hal berasal dari fenomena-fenomena. Aktivitas berikut didasarkan pada ilmu dan ide yang memiliki tujuan untuk meraih informasi berasal dari fenomena yang diteliti. Informasi yang didapat kudu berupa objektif, nyata, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Cara observasi yang paling efektif adalah melengkapinya bersama dengan pedoman observasi/pedoman pengamatan seperti format atau blangko pengamatan. Format yang disusun memuat item-item perihal perihal atau tingkah laku yang dideskripsikan bakal terjadi. Setelah itu, peneliti sebagai seorang pengamat tinggal memberi tambahan tanda cek (Checkbox.svg) terhadap kolom yang dikehendaki terhadap format tersebut. Orang yang lakukan pengamatan disebut pengamat.

Jenis-jenis Observasi

Kegiatan observasi merupakan kegiatan yang sangat umum dan dapat dilakukan oleh orang banyak. Kegiatan observasi digolongkan jadi empat type yaitu :

  • Observasi partisipan

Adalah observasi dimana orang yang lakukan pengamatan berperan dan juga ikut ambil anggota di dalam kehidupan orang yang diobservasi.

  • Observasi non Partisipan

Adalah misalnya observer tidak ikut ambil anggota kehidupan observee.

  • Observasi sistematik (Structured observation)

Apabila pengamat manfaatkan pedoman sebagai instrumen pengamatan.

  • Observasi non sistematik

Observasi yang dilakukan oleh pengamat bersama dengan tidak manfaatkan instrumen pengamatan.

  • Observasi eksperimental

Pengamatan dilakukan bersama dengan cara observe dimasukkan ke di dalam suatu situasi atau situasi tertentu.

Ciri-Ciri Observasi

Pada dasarnya, observasi merupakan kegiatan untuk menemukan Info berasal dari objek. Secara umum, terdapat tanda-tanda berasal dari observasi, yaitu:

  • Bersifat Objektif

Dilakukan bersama dengan berdasarkan situasi objek tunggal nyata yang dilihat secara langsung, tidak boleh mengada-ada seakan-akan sudah lakukan observasi atau mengambil hasil observasi orang lain.

  • Mengandung Fakta

Pengamatan dilakukan sesuai fakta yang berasal berasal dari pengamatan yang sudah dilakukan dan sudah terbukti kebenarannya tanpa tersedia dugaan yang tidak jelas.

  • Runtut dan Sistematis

Kegiatan observasi dilakukan perlu teratur dan teratur perihal hal yang bakal diobservasi sesuai metode yang sudah ditentukan berasal dari awal dan tidak asal-asalan.

  • Hasilnya Dapat Dibuktikan Kebenarannya

Saat lakukan observasi, perlu beroleh knowledge dan juga Info yang sangat valid dan benar, gara-gara bakal tersedia banding hasil antara pemikiran bersama dengan knowledge mentah sementara observasi.

  • Disajikan Secara Menarik

Saat lakukan sebuah observasi, knowledge yang di terima perlu disajikan semenarik bisa saja agar para pendengar yang menghendaki jelas hasil observasi kita jadi tertarik dan menghendaki jelas lebih di dalam bersama dengan hasil yang sudah Anda observasi.

  • Berbobot dan Berkualitas

Dalam lakukan sebuah observasi, sejatinya sebuah observasi perlu punyai bobot isi yang bagus dan juga berkwalitas dan bermutu tinggi.

Tujuan Observasi

Setiap kegiatan pasti punyai tujuan yang hendak dicapai. Tujuan berikut terhitung didasari atas objek tujuan yang sudah jadi sasaran yang sudah ditentukan di awalnya oleh pihak yang bakal lakukan observasi.

Diantara tujuan berikut adalah sebagai berikut:

  • Mempelajari setting yang dipelajari, kegiatan yang berlangsung dan orang yang terlibat di dalam kegiatan tersebut.
  • Maksudnya adalah bahwa di dalam observasi kita terhitung bakal studi untuk menjelaskan, menarasikan sebuah rangkaian perihal yang sudah kita observasi.
  • Mendeskripsikan arti perihal yang dapat dilihat berasal dari perspektif Anda saat mengamati sesuatu

Dengan lakukan observasi kita dapat menyebutkan arti dan hikmah atau sisi positif dan negatif suatu kegiatan yang kita amati yang mana pendeskripsian arti ini bakal ditulis terhadap pembahasan yang dibikin laporan penelitian.

Kelebihan Observasi

  • Dapat mencatat hal-hal, tingkah laku pertumbuhan, dan sebagainya terhadap sementara perihal itu berlangsung atau sewaktu tingkah laku itu terjadi.
  • Dapat beroleh knowledge berasal dari subjek secara langsung, baik yang dapat berkomunikasi secara verbal ataupun tidak.

Kelemahan Observasi

  • Diperlukan sementara yang lama untuk beroleh hasil berasal dari suatu kejadian, misalnya rutinitas penguburan suku Toraja di dalam moment ritual kematian, maka seorang peneliti perlu menanti adanya upacara rutinitas tersebut.
  • Pengamatan terhadap suatu fenomena yang berlangsung lama, tidak dapat dilakukan secara langsung.
  • Adanya kegiatan-kegiatan yang tidak bisa saja diamati, misalnya kegiatan-kegiatan yang perihal bersama dengan hal-hal yang sifatnya pribadi, seperti kita menghendaki jelas tingkah laku anak sementara orang tua tengah bertengkar, kita tidak bisa saja lakukan pengamatan langsung terhadap konflik keluarga berikut gara-gara kurang jelas.