Nikolas Mario

Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

Posted: November 20th 2012

Hai teman-teman bloggers semua nya. Kali ini saya akan menuliskan tentang sistem informasi Functional, Enterprise, dan Interorganizational. Kita mulai saja sebagai berikut.

Sistem Informasi Fungsional

  • Terdiri dari beberapa SI kecil yang fokus pada tugas spesifik.
  • Secara spesifik aplikasi SI bisa diwujudkan dalam :

–          Aplikasi yang independen.

–          Terintegrasi membentuk suatu sistem fungsional departemen yang koheren.

–          Diintegrasikan untuk mendukung proses bisnis yang lebih luas.

  • Management Information Systems

Menyediakan informasi rutin kepada manajer pada area fungsional.

Transaction Processing Systems

  • Setiap peristiwa / event yang terjadi selama proses operasi bisnis.
  • Business events (transactions) bisa memicu business event lainnya.
  • Setiap event (transaction) bisa dideskripsikan oleh sejumlah data.
  • Transaction Processing Systems (TPS) dirancang untuk mencatat dan menyimpan data yang menjabarkan tiap business event yang terjadi.

Karakteristik :

–          Data yang diproses dalam volume yg besar.

–          Butuh kapasitas penyimpanan (database) besar.

–          Perlu pemrosesan berkecepatan tinggi (due to the high volume).

–          Data Input dan output dikenali dan mudah dipahami (highly structured).

–          Butuh level accuracy, data integrity, dan security yang tinggi.

–          Melibatkan level detail yang tinggi tetapi low computation complexity.

–          Butuh kehandalan pengolahan yang tinggi.

TPSs : Automated, berulang, konsisten, high-volume tasks. TPSs menyediakan fondasi untuk sistem informasi lainnya. TPS memberikan kesan kepada konsumen tentang kualitas sebuah bisnis.

Metode Transaction Procesing :

  • Batch Processing   : Simple, Inexpensive
  • Online Processing : Complex, Expensive
  • Hybrid Processing : Simple, Inexpensive, More Accurate

Tugas TPS :

–          Pemrosesan Order.

–          Bertugas sebagai General ledger / buku besar.

–          Mengelola hutang dan piutang.

–          Manajemen persediaan , pengiriman dan penerimaan barang.

–          Menangani penggajian.

–          Menyediakan laporan periodik.

Accounting and Finance Systems

  • Financial Planning and Budgeting :
  • Prediksi financial dan economic.
  • Penganggaran biaya (Budgeting).
  • Akses ke laporan ekonomi dan finansial.
  • Analisa finansial.
  • Investment Management :
    • Akses ke laporan ekonomi dan finansial.
    • Analisa finansial.
  • Financial Controls
    • Kontrol anggaran.
    • Auditing.
    • Analisa kesehatan finansial.
    • Analisa Profitability dan kontrol biaya (cost).

Marketing And Sales Systems

  • Distribution Channel

Menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan, diperluas melalui perantara seperti grosis maupun pengecer.

  • Other Channel Systems

Mendukung semua yang terkait dengan pemasaran seperti after-sales customer support.

  • Customer Service

–          Analisa profil dan preferensi konsumen.

–          Mass customization – high volume production of specialized product.

–          Targeted advertising.

–          Customer inquiry systems dan automated Help Desk.

  • Telemarketing

–          Advertisement and Reaching Customers

–          Order Processing

–          Customer Service

–          Sales Support

–          Account Management

  • Distribution Channels

–          Manajemen pengiriman

–          Improve retail stores

  • Marketing Management

–          Menset dan memonitor harga dari produk dan layanan.

–          Memonitor dan mengevaluasi produktivitas dari sales person.

–          Evaluasi keuntungan dari products / customers.

–          Menilai trend penjualan.

–          Analyze new products, services, and markets.

  • Ethical and Social Issues in IT-supported Sales Activities

–          Pengumpulan dan penggunaan informasi.

–          Concern pada masalah privasi.

  • Tren saat ini– Customer Relationship Management (CRM)

Concern kepada pengembangan relasi one-to-one kepada konsumen.

Production & Operations Management Systems

  • Logistics Management – Pemesanan, pembelian, pengiriman keluar dan kedalam.
  • Inventory Management – Menentukan banyaknya persediaan.
  • Quality Control – Memonitor dan melaporkan kualitas dari bahan dasar, pemrosesan, hingga jadi barang jadi.
  • Planning Production/Operations

–          Material Requirements Planning; MRP II

–          Just-In-Time

–          Project Management  (PERT &  CPM)

–          Short-term scheduling

  • Automatic Design Work and Manufacturing

–          Computer Aided Design (CAD)

–          Computer Aided Manufacturing (CAM)

–          Computer Integrated Manufacturing (CIM)

Human Resources Management Systems

  • Recruitment
  • Human Resources Maintenance and Development
  • Human Resources Management and Planning

Integrated Information Systems

Alasan integrasi : Kekurangan dari SI berbasis fungsional:

  • Tidak bisa memberikan semua informasi yang dibutuhkan karyawan.
  • Tidak mengijinkan departemen berbeda berkomunikasi dengan efektif.
  • Data penjualan, inventory, dan produksi sering diinputkan secara manual ke sistem komputer yang terpisah.

Bagaimana mengintegrasikan SI

  • Menghubungkan sistem yang ada

–          Memaksimalkan penggunaan sistem yang ada dan mengijinkan adanya penambahan aplikasi baru.

  • Menggunakan aplikasi supply chain management

–          Mengatasi isolasi dari struktur departemen tradisional dengan mengintegrasikan pengelolaan pada beberapa area fungsional

  • Menggunakan aplikasi Enterprise Resource Planning

–          Mengelola semua proses bisnis utama menggunakan arsitektur aplikasi tunggal secara real time.

–          Meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kualitas, produktifitas dan profitibilitas.

Types of Interorganizational Systems

–          Global systems

–          Electronic data interchange (EDI)

–          Electronic funds transfer (EFT)

–          Extranets

–          Shared databases

–          Integrated messaging

Issues in IOS / Global IS Design

–          Perbedaan  Budaya

–          Perbedaan Economic dan political

–          Fokus pada  Cross-border data transfer

 

Dan saya rasa cukup sekian dari tulisan saya kali ini semoga dapat menambah wawasan bagi anda yang membacanya. Terima Kasih 😀


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php