Nikolas Mario

Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: October 22nd 2012

Jumpa lagi pada tulisan saya kali ini,  saya akan membahas tentang bagaimana data diolah menjadi suatu informasi yang berguna bagi masyarakat luas.

Dimulai dari hirarki data, basis data itu mengandung file, file mengandung record, record mengandung field, dan field merupakan kombinasi dari satu atau lebih karakter. 1 karakter itu setara dengan 1 byte atau 8 bit.

Beberapa jenis data yaitu :

–          Text

–          Numeric

–          Auto Number

–          Currency

–          Date

–          Memo

–          Yes/No

–          Hyperlink

–          Object

Terminology dari manajemen data :

–          Entity

Orang, tempat, benda atau kejadian yang berupa informasi dari data yang dikelola. Entity dijelaskan dalam records.

–          Attribute

Kualitas satu entitas. Dijelaskan dalam field.

  • Primary Key

Field unik yang mengidentifikasikan record.

  • Secondary Key

Field yang tidak unik tetapi dapat membentuk grup dari record.

 

Traditional file environment

Dalam traditional file ini, masing-masing area dari organisasi memiliki file tersendiri. Records yang satu dengan yang lain tidak tersambung. Terdapat masalah dalam traditional file environment ini, yaitu :

–          Data redundancy

Data yang sama ditemukan di beberapa tempat

–          Data Inconsistency

Salinan berbagai data tidak sama

–          Data Integrity

Data harus akurat dan benar

–          Security

Sulit membatasi akses ke berbagai data dengan berbagai aplikasi

–          Data Isolation

Data file sulit diakses dan integrasikan

–          Data Dependence

Aplikasi dikembangkan berdasarkan bagaimana data disimpan

Pendekatan modern

Dalam pendekatan modern, data aman karena hanya authorized users yang bisa mengakses data tertentu. Banyak program dan pengguna bisa berbagai data di database.

Penempatan data pada database :

–          Centralized

Berada pada satu lokasi yang sama. Konsistensi data ditingkatkan dan lebih aman karena hanya bisa diakses melalui centralized host computer. Proses recovery lebih mudah. Tetapi rentan pada single point of failure.

–          Distributed

Salinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna. Ada 2 tipe yaitu :

  1. Replicated Database

Salinan database di banyak lokasi, mengurangi single point of failure, meningkatkan user acces responsiveness.

  1. Partitioned Database

Potongan database di tiap lokasi, dan setiap lokasi bertanggung jawab atas datanya.

Pengembangan database :

  1. Kembangkan Conceptual design – model abstrak basis data dari prespektif pengguna atau bisnis
  2. Organisasikan dengan Entity-Relationship (ER) modeling
  3. Analisa struktur dari data dengan menerapkan proses normalisasi
  4. Implementasikan struktur data fisik dari basis data pada database management system software

 

Database Management System (DBMS)

Software programs yang menyediakan akses ke database. Data di simpan pada satu lokasi, dapat di ambil atau di update. Application programs yang diberikan akses pada data yang disimpan dengan berbagai mekanisme

Komponen DBMS :

–          Data Model

–          Data Definiton Language (DDL)

–          Data Manipulation Language (DML)

–          Data Dictionary

Keuntungan dari DBMS :

–          Meningkatkan strategi penggunaan data perusahaan

–          Mengurangi kompleksitas dari IS environment

–          Mengurangi redundan dan inkonsistensi data

–          Meningkatkan data integrity

–          Meningkatkan keamanan data

–          Mengurangi biaya pengembangan dan pemeliharaan

–          Meningkatkan akses data

Menggunakan Stored Data :

–          Data Warehouse

Sistem basis data yang dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan. Data yang disimpan adalah data saat ini, masa lalu, detil dan rangkuman data.

–          Data Mart

Skala kecil dari data warehouse, dan lebih mudah dijalankan.

–          Data Mining

Mengekstrak pengetahuan dari data warehouse. Menggunakan algoritma tingkat tinggi untuk menemukan pola tersembunyi, korelasi, dan relasi.

 

Sekian tulisan dari saya kali ini yang jauh dari sempurna, semoga dapat menambah pengetahuan dari saudara pembaca sekalian. Terima kasih. 😀


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php