Natalia Cinthya Deby

Reveal the Secret, Make the Secret Alive…!

Posted: December 4th 2015

Coba 1

What do you think after you see the logo above..? Do you have a want to make it come true or just let it be a picture only..? Let’s think about WHAT DO WE GIVE TO THE NEXT FUTURE AFTER REALIZING WHAT WE HAVE DONE TODAY..?? Hhmm,.

So readers, setelah sejenak berpikir tentang slogan di atas, sudahkah kita tahu bahwa upaya konservasi sangat diperlukan untuk menyelamatkan masa depan..? Tahukah kalian bahwa ada banyak sekali hal-hal kecil dan sederhana di sekitar kita yang menarik dan butuh bantuan kita untuk tetap terjaga eksistensinya? Well, coba kita mulai dengan 1 spesies yang konon adalah RAHASIANYA PARA RAJA BUAT MENJAGA KEINTIMAN DENGAN SANG RATU..
*mari bersihkan pikiran dari kesan “jorok” becozz artikel ini sedikit berbau dewasa—mari samakan paradigma*
Tidak banyak dari kita tahu apa itu Purwaceng/Purwoceng. Yaapp, Purwoceng konon menjadi tanaman andalan para Raja di Tanah Jawa untuk menjaga “kelelakiannya” demi keharmonisan rumah tangganya bersama sang istri tercinta. But, how can it be..? Mari kita simak dulu sekilas infonya..

GAMBAR 1
Gambar 1. Pimpinella pruatjan.

Purwoceng adalah spesies endemik aromatis yang tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian 1800-3500mdpl dan hanya ditemukan di Gunung Pangrango (Jawa Barat), Dieng (Jawa Tengah), dan Jawa Timur. Purwoceng memiliki daun yang kecil dengan warna hijau kemerahan dan tumbuh mendatar di atas permukaan tanah (terna). Berikut adalah klasifikasi ilmiah dari Purwoceng:
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magniliopsida
Ordo : Apiales
Famili : Apiaceae
Genus : Pimpinella
Species : Pimpinella Pruatjan

Konon, Purwoceng ini dipakai untuk meningkatkan gairah seksual pada laki-laki sebelum melakukan hubungan intim dengan seorang wanita. Tanaman ini hanya boleh dipakai oleh anggota kerajaan pada jamannya dengan alasan klasik SUSAH DICARI. Apa sih yang bikin Purwoceng digemari para pria.. Let’s read below..!

Purwoceng pada dasarnya adalah tanaman aprodisiak yang mampu meningkatkan vitalitas seksual pria melalui peningkatan hormon (LH dan FSH), testosteron, spermatogenesis, dan menimbulkan ereksi. Tak hanya itu, Purwoceng juga berkhasiat sebagai diuretik (melancarkan air seni) dan tonik (meningkatkan stamina tubuh). Seluruh bagian tanaman ini, mulai dari akar sampai daun dapat digunakan sebagai aprodisiak. Berikut adalah senyawa kimia yang menunjang sifat aprodisiak Purwoceng:
1. Steroid : sitosterol, stigmasterol (stigmasta-7, 16 dien-3-ol dan stigmasta-7, 25 dien-3-ol)
2. Atsiri : germacrene, b-besabolene, b-caryophylline, a-humulene, dan carvacrol.
3. Furanokumarin
4. Vitamin E

GAMBAR 2
Gambar 2. Bagian tanaman Purwoceng yang bersifat aprodisiak.

Sayang seribu sayang… Tanaman ini sudah termasuk tanaman yang TERANCAM PUNAH (Endangered) menurut Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Jumlah tanaman ini semakin sedikit setiap tahunnya, bahkan nyaris tidak lagi dijumpai secara bebeas di hamparan luas. Padahal banyak sekali industri jamu dan farmasi yang masih terus melirik tanman ini untuk dijadikan bahan baku obat kuat untuk kaum pria.

Hal ini membuat saya cukup merinding. Bayangkan jika ternyata Purwoceng menyimpan sejuta manfaat tapi tidak bisa dikembangkan karena statusnya yang terancam punah. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa biologi yang tetap concern pada ekonomi dan biologi hahaha,,. Saya mencoba berpikir bagaimana caranya agar Purwoceng sakti ini tetap eksis di bumi dan bisa dijadikan tanaman komersil yang membantu para suami membahagiakan istrinya hahaha *sementara khusus buat yang udah nikah yoaa*

Adapun beberapa gagasan dan rencana yang “semoga” bisa diwujudkan dalam waktu dekat, gak perlu nunggu kelar kuliah atau berduit banyak atau jadi menteri dulu..
1. Melakukan pengenalan mengenai Purwoceng dan manfaatnya ke perkumpulan/arisan ibu-ibu atau bapak-bapak di kampung-kampung atau desa dan tidak menutup kemungkinan adanya kampanye di SMA-SMA *kan udah ada pelajaran biologi*
2. Mengajak warga menanam Purwoceng di pekarangan rumah (terutama yang ebrprofesi sebagai petani), tapi tentu dengan pengujian adaptasi tanaman terlebih dahulu di lokasi objek.
3. Melakukan budidaya Purwoceng secara in vitro dengan teknik kriopreservasi agar umur simpan tunas lebih tahan lama, sehingga memperbesar kemungkinan tumbuh di alam.
4. Menulis artikel-artikel terkait (baik media cetak atau via dunia maya) mengenai Purwoceng dan manfaatnya agar lebih banyak orang tahu mengenai Purwoceng, harapannya dengan membaca ada info baru tersampaikan demi upaya penyelamatan Purwoceng dari kepunahan.

Mungkin upaya-upaya ini masih terkesan simple, sederhana, dan gak ada gebragkannya,,, Tapi, as we know well… A big change starts from a small act.. A big achievement starts from a simple dream.. Jadi gak perlu yang muluk-muluk buat mengkonservasi Purwoceng hebat ini. Come join with me, do what we can do now no matter how simple it is, it will bring a great surprise in time..

Stop thinking too long, let’s put your plan into action..!!

Sumber:
Darwati, I dan Roostika, I. 2006. Status Penelitian Purwoceng (Pimpinella alpina Molk.) di Indonesia. Buletin Plasma Nutfah. 12(1): 9-15.
Ditjen POM. 2000. Kebijakan Nasional Pengembangan Obat Tradisional. Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Rahardjo, M., Rosita S. M. D., dan Darwati, I. 2006. Pengaruh Pemupukan terhadap P{ertumbuhan, Produksi, dan Mutu Simplisia Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.). Jurnal Penelitian Tanaman Industri. 12 :73-79.


12 responses to “Reveal the Secret, Make the Secret Alive…!”

  1. Stephanie Halimawan says:

    Sesuatu tanaman yang tidak terduga teryata hampir punah… Sayang sekali statusnya yang menjadi Endanger… Semoga saja dengan adanya berbagai penyuluhan tanaman tersebut dapat terselamatkan dari kepunahan… 😀

  2. desykadang says:

    😀 informasi yang menarik, dan saya setuju dgn rencana-rencana yang km usulkan

  3. Angevia Merici says:

    Artikelnya sangat menarik dan informatif. semoga rencana bisa segera terealisasi ya. semangat 🙂

  4. beathrine says:

    Good article. Semoga sukses ya rencananya. keep caring your environment! 😀

  5. ayutiya95 says:

    Artikel yang bagus, bahasa yang digunakan juga menarik… saya pikir ini adalah langkah konservasi yang simple dan bagus… semoga dapat terlaksana… and we can save Pimpinella pruatjan!! 🙂

  6. Ganang Madyasta says:

    Hmmm…. Aku jadi tau informasi tentang tanaman ini. Dan langkah konservasimu bagus, simple but can be realized. Keep conserving 😀

  7. Keren Debyyyy!
    Dari hal sederhana dimulai menanam dirumah 🙂
    Semoga bisa meluas juga yaaaa…
    Keep writing! Proficiat 😉

  8. Ranti says:

    wahh.. boleh lah yaa dikembangkan sendiri di rumah sebagai budidaya dan sembari konservasi. diingat-ingat ya niatmu ini sampai akhirnya terealisasi. hihi

  9. handiprihanto says:

    Baru tahu aku purwoceng juga akan punah, makanya banyak di pasar di jawatengah banyak dijual purwoceng. Terimakasih informasinya

  10. Angelina Cynthia Dewi says:

    Informasi yang menarik, karena sebelumnya saya tidak tahu jika tanaman ini terancam punah. Semoga rencana konservasi yang telah dibuat dapat segera terealisasi dalam waktu dekat, semangat!!! 🙂

  11. Cindy Natalia says:

    Terima kasih atas informasi yang diberikan. Informasi ini baru bagi saya. Saat ini tumbuhan tidak banyak menjadi perhatian dalam melakukan aksi konservasi. Saya berharap semoga semakin banyak yang tertarik dalam melakukan konservasi terhadap tumbuhan seperti ini.

  12. garvin says:

    Artikel yg bagus,,semoga bs mengajak org dalam konseervasi ini amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php