Technology information_Mothya widyani

Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: October 14th 2012

Hierarki Data

Sistem computer mengorganisasi data dalam hierarki yang dimulai dari bit-bit dan diteruskan ke byte, field, record , file, dan basis data. Sebuah bit mewakili unit data terkecil yang dapat diproses computer ( 0 atau 1 ) , dan satu kelompok bit yang terdiri atas 8 bit, atau 1 byte, mewakili satu karakter, yang dapat berupa angka , huruf, atau symbol.

  • Field – Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka. Contohnya nama mahasiswa di file computer atmajaya akan muncul di field “ nama” field terdiri dari:

1. Field size : jumlah maksimal dari karakter yang bisa ditampung sebuah field

2.  Field name: Unik, sebagai identifikasi dari setiap field

3.   Data type :Jenis spesifik dari data yg ditampung

  • Record  – Pengelompokan logis dari field yang terkait. Contohnya nama mahasiswa, mata kuliah yang diambil, dan nilainyua akan membentuk sebuah record. 1 kolom 1 field dan 1 baris 1 record
  • File – Pengelompokan logis dari record yang terkait .
  • Basis data ( database)  – Pengelompokan logis dari files yang terkait

Record menjelaskan sebuah entitas. Entitas dapat berupa orang, tempat, benda, atau kejadian yang berupa informasi dari suatu hal yang dikelola. Tiap Karakteristik atau  kualitas yang mendiskripsikan entitas tertentu disebut sebagai Atribut.  Field menjelaskan atribut.

  • Primary Key

Field yang secara unik mengidentifikasikan  record. Contohnya NPM yang dimiliki mahasiswa atmajaya, dapat dijadikan kunci primer karena setiap mahasiswa mempiunyai NPM yang berbeda.

  • Secondary Key

Field yang tidak unik tetapi dapat digunakan untuk membentuk grup dari records. Contohnya nama depan mahasiswa.

JENIS-JENIS DATA:

  1. Teks
  2. Numeric
  3. Autonumber
  4. Currency
  5. Date
  6. Memo
  7. Yes/No, biasa disebut Boolean
  8. Hyperlink
  9. Object, biasa disebut called BLOB (binary large object

Menyimpan dan mengakses Record

Media sekuensial (tape) menyimpan records secara sekuensial berdasarkan key values. Sedangkan Direct (or random) media (disks) menggunakan teknik lain yaitu

  • Indexed Sequential Access Method (ISAM), yaitu dengan Menggunakan index untuk menempatkan individual records.
  • Direct File Access Method, yaitu dengan Menggunakan key field untuk menempatkan secara fisik alamat dari record

Ada dua pilihan menempatkan data pada database. Yaitu :Centralized dan Distributed

Pilihan centralized database memiliki beberapa kelebihan diantaranya :

  • Semua file berada pada satu lokasi fisik yg sama
  • Menyediakan database administrators  dengan kemampuan mengelola keseluruhan database pada satu lokasi
  • Konsistensi data ditingkatkan dan lebih aman
  • File hanya bisa di akses melalui centralized host computer
  • Proses Recovery lebih mudah
  • Rentan terhadap single point of failure

Pilihan Diistributed database memiliki kelebihan diataranya, Salinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna .

Masalah  dalam lingkunagan Tradisional.

  1. Redudansi data (Data yang sama ditemukan di beberapa tempat )
  2. Inkonsistensi data,( Salinan berbagai data tidak lagi sama )
  3. Isolasi data (Data pada file data dari beberapa aplikasi sulit di akses dan integrasikan)
  4. Security,( Sulit membatasi akses ke berbagai data pada berbagai aplikasi
  5.  Application/ data dependen, yaitu Aplikasi dikembangkan berdasarkan bagaimana data di simpan )

Bagaimana cara mengembangkan Database ?

  • Pertama, Kembangkan Conceptual design – model abstrak basis data dari prespektif pengguna atau bisnis
  • Kedua, organisasikan dengan Entity-Relationship (ER) modeling, yang mencakup Proses perencanaan desain basis data
  • Ketiga, analisa struktur dari data dengan menerapkan proses Normalisasi.Normalisasi merupakan Metode untuk relational database menjadi lebih efisien.
  • Keempat, mengimplementasikan struktur data fisik dari basis data pada  database management system software

Databases Management System( DBMS )

Merupakan Software programs yang menyediakan akses ke database. Data di simpan pada satu lokasi, dapat di ambil atau di update.

Keuntungan DBMS diantaranya:

  • Meningkatkan strategi penggunaan data perusahaan
  • Mengurangi kompleksitas dari IS environment
  • Mengurangi redundan dan inkonsistensi data
  • Meningkatkan data integrity
  • Application/data independence
  • Meningkatkan keamanan data
  • Mengurangi biaya pengembangan dan pemeliharaan
  • Meningkatkan fleksibility dari IS
  • Meningkatkan akses data

Komponen DBMS :

  1. Data Model, Mendefinisikan cara data di strukturkan secara konseptual
  2. Data Definition Language (DDL)
  • Digunakan untuk menjelaskan isi dan struktur dari data base
  • Users menjabarkan logical view (schema) dari database menggunakan DDL
  • Mendefinisikan Physical characteristics dari records dan fields
  • Relationships, primary keys, and security dapat dibentuk.

3. Data Manipulation Language (DML)

  • Digunakan untuk mendapatkan isi dari database, menyimpan atau meng-update informasi pada database, dan mengembangkan aplikasi database
  • Structured query language (SQL) – most popular relational database language

4. Data Dictionary, Menyimpan definisi dari elemen data dan karakteristik


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php