Blogs.uajy.ac.id/mettapratywi

CAN VEGANISM SAVE ORANGUTAN?

Posted: December 1st 2018

Bagaimana pola makan vegan dapat menyelamatkan orangutan dari kepunahan?

Padahal tidak ada yang memakan daging orangutan!

 

Orangutan (Pongo abelii) merupakan satu-satunya dari empat taksa kera besar. Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam konservasi orangutan di dunia, karena sebagian besar populasi orangutan yang masih bertahan hidup hingga saat ini berada  di wilayah Sumatera Indonesia

Perubahan iklim menjadi ancaman serius terhadap konservasi orangutan,  terutama pada aspek ketersediaan sumber pakan akibat terganggunya sistim perbungaan dan perbuahan pohon yang menjadi sumber pakannya karena adannya  kenaikan suhu dan curah hujan. Ancaman lain adalah hilang serta rusaknya habitat akibat terjadinya  kebakaran hutan yang dipicu oleh gejala perubahan iklim. Kebakaran hutan tahun 1997/1998  yang diketahui dipicu oleh gejala El Nina telah menjadi pemicu terbakarnya  jutaan hektar hutan, termasuk habitat orangutan serta menimbulkan banyak korban orangutan dalam jumlah yang signifikan. Berdasarkan RedList Pongo abelii masuk dalam kategori Critically Endangered.

 

 

Studi yang dipublikasikan di Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America  yaitu penelitian dengan membuat model komputer yang memprediksikan apa yang akan terjadi jika semua orang menjadi vegan sebelum tahun 2050.

 

 

 

 

Hasilnya:

Dunia  dapat mengurangi angka kematian hingga 7,3 juta jiwa di 2050 mendatang dan memangkas emisi karbon hingga 63 %, jika manusia berpindah ke pola makan vegan. 

Tidak hanya itu, perubahan pola makan manusia ini dapat menghemat pengeluaran hingga US$1 triliun (Rp13,2 kuadriliun) per tahun, hanya dari penurunan biaya kesehatan.

 

 

Peternakan membutuhkan banyak lahan dan menjadi sumber emisi gas rumah kaca akibat konversi lahan. Dari sekitar lima miliar hektar lahan pertanian di dunia, 68% digunakan untuk lahan peternakan.

 

 

 

 

Produksi makanan menyumbang sebanyak seperempat hingga sepertiga dari seluruh emisi gas rumah kaca yang disebabkan oleh manusia di seluruh dunia dan beban tanggung jawab atas angka-angka tersebut jatuh pada industri peternakan! 

Pola makan vegan menyumbang food’s carbon footprints paling sedikit jika dibandingkan dengan non-vegan.

 

Apa sebaiknya kita menjadi vegan?

Menurut PBB, 3 cara yang paling berdampak besar untuk menyelamatkan bumi dari perubahan iklim adalah:

  1. Menurunkan angka kelahiran
  2. Beralih transportsi berbahan bakar menjadi tidak berbahan bakar (bersepeda/berjalan kaki)
  3. Beralih ke pola makan nabati

Cara pertama sangat sulit dilakukan terutama bagi pasangan yang menikah apakah mereka mau tidak memiliki anak demi menyelamatkan bumi dari perubahan iklim?

Beralih transportsi berbahan bakar menjadi tidak berbahan bakar dengan cara bersepeda atau berjalan kaki sangat sulit diterapkan di zaman modern ini terutama kebutuhan perjalanan jauh.

 

 

Aksi yang dapat saya lakukan secara nyata sekarang dari 3 cara diatas adalah beralih ke pola makan nabati. Upaya terhadap perubahan iklim ini dapat menyelamatkan orangutan dari kepunahan akibat perubahan iklim. Saya telah terlibat dalam organisasi VSI  (Vegan Society Indonesia) yang memberikan edukasi mengenai nutrisi dan pentingnya vegan terhadap lingkungan terutama perubahan iklim.


10 responses to “CAN VEGANISM SAVE ORANGUTAN?”

  1. Junina Baun says:

    Artikelnya sudah bagus, namun perlu usaha bila ingin bisa melakukan aksi nyata seperti itu karena sebagian besar orang di dunia mengkonsumsi daging atau bukan vegan.

    • mettapratywi says:

      penelitian-penelitian sudah menyatakan pola makan vegan sangat berpengaruh untuk membantu permasalahan perubahan iklim, sehingga perlu dicoba perlahan mungkin 1 hari dalam seminggu 🙂

  2. landela says:

    Artikelnya bagus dan menarik, saya baru tau ternyata hidup dengan pola makan vegan dapat menyumbangkan food’s carbon footprints, tetap lanjutkan action mu!

    • mettapratywi says:

      food’s carbon footprints yang paling sedikit ya sehingga dapat membantu permasalahan perubahan iklim
      Baik Terima Kasih :)))

  3. megasilvia13 says:

    artikel yang bagus sekali dan sesuai dengan perkembangan jaman. semoga segala kegiatan gerakan vegan dapat diperluas ataupun memberi dampak bagi masyarakat untuk mengurangi mengkonsumsi daging

  4. keithykho says:

    Aksinya bagus, sayangnya tidak semua orang mau menjadi vegan demi makhluk2 tercinta kita. Semangat mengajak orang2 menjadi vegan ya

  5. larashedi says:

    artikel yang anda buat menarik, saya sekarang menjadi tahu banyak manfaat yang diperoleh dengan menjadi vegetarian. terutama manfaat bagi bumi dan satwa yang terancam punah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php