Melia Kartika Suryadevi

Go Paperless for Our Dipterocarpus littoralis

Posted: November 24th 2016

Guys masih ingat kan yaa dengan Meranti yang udah dibahas di post sebelumnya.. Kali ini admin akan bahas tentang aksi konservasi sederhana yang dapat kita lakukan sebagai mahasiswa, yuk cekidot 🙂 Despite the presence of three high-security prisons and armed guards patrolling a 20 km² reserve, the tree is illegally harvested – IUCN Menurut IUCN ancaman utama dari tanaman ini yaitu ilegal logging. Ilegal logging dapat terjadi jika permintaan di pasar terus ada / tinggi sedangkan hasil panen tidak mencukupi. Permintaan pasar yang tinggi berkaitan erat dengan manfaat dari hasil panen tersebut. Kayu meranti (semua jenis meranti) memiliki banyak manfaat diantaranya adalah untuk furniture dan pembuatan kertas. Berdasarkan pernyataan IUCN kita dapat mengetahui bahwa meskipun sudah ada perlindungan dan patroli pada kawasan Nusakambangan tersebut ilegal logging dapat terus terjadi. Memang tidak banyak yang dapat kita lakukan dalam penegakan hukum disini, lalu apa yang dapat kita lakukan? Kultur Jaringan Tumbuhan Dipterocarpus … Read more


Meranti yang Merintih dari Nusakambangan

Posted: August 28th 2016

Tahukah kalian kayu komersial endemik asal Nusakambangan? Bagaimanakah keberadaannya saat ini? Guys, kita memang telah dibutakan dengan kemelimpahan sumber daya alam Indonesia. Kekayaan dan keberagaman sumber daya alam di Indonesia banyak disalahgunakan oleh masyarakat. Boleh saja kita memanfaatkan sumber daya alam yang ada namun kita juga harus melihat keberlanjutannya di alam. Hal tersebut dikarenakan setiap spesies di alam memiliki perannya masing-masing yang tidak dapat digantikan begitu saja dengan yang lain. Musnahnya suatu spesies di alam tentunya akan berdampak pada spesies yang lain, apalagi kalau spesies yang musnah tersebut memegang peranan sebagai produsen. Ironisnya, hal tersebut hampir terjadi pada spesies Dipterocarpus littoralis (pelahlar). Pelahlar merupakan salah satu tumbuhan dari suku Meranti-merantian (Dipterocarpae) yang endemik di Pulau Nusakambangan. Habitat Pelahlar yaitu daerah tropis yang memiliki angin cukup. Angin sangat penting dalam keberlanjutan hidup Pelahlar karena tumbuhan ini penyebaran bijinya dengan angin. Biji pelahlar ini sangat unik yaitu memiliki sayap seperti dapat dilihat … Read more


Hello world!

Posted: August 23rd 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php