Teknobologi

#SaveMe-BaweanDeer

Rusa bawean (Axis kuhlii) adalah rusa yang populasinya semakin langka dan terancam kepunahan. Menurut IUCN adalah Critically Endangered. Di daerah Borobudur Jawa Tengah, rusa bawean tinggal di tempat penakaran tepatnya di Gedung DPR. Masalah yang dihadapi adalah habitat yang kurang strategis dan kurang perhatian, selain itu ketika musim rusa bereproduksi sebagian masyarakat mengkonsumsi daging rusa. Secara ekonomis, beberapa bagian anggota tubuh rusa yaitu otot kaki, ekor dan testes dipercaya mengandung khasiat sebagai penguat tubuh dan berhubungan dengan cairan tonik. Daging rusa dikonsumsi sebagai sumber protein serta ranggah dan kulit rusa juga banyak dimanfaatkan sebagai barang kerajinan. Secara fisiologi, rusa bawean memiliki masa kelahiran anak rusa Bawean di bulan Februari sampai Juni dengan masa perkawinan antara bulan Juli hingga November. Masa bunting rusa adalah 7-8 bulan.

Membentuk Organisasi ‘Peduli Rusa Bawean’

Berkerjasama dan menarik orang-orang untuk ikut terlibat dalam upaya perlindungan rusa sambar melalui sosialisasi dan sharing melalui media sosial atau lainnya. Kemudian setelah terbentuk organisasi maka dapat memepermudah untuk perlindungan rusa sambar yang terancam punah.

Penyuluran tetang punahnya Rusa Bawean

Mengadakan penyuluhan dengan cara memberi informasi kepada masyarakat melalui sarana dan prasarana. Bisa melalui brosur, media sosial yang sering di akses oleh masyarakat.

Taman Rusa dijadikan wisata pendidikan

Banyaknya masyarakat yang sering berkunjung untuk melihat dan memberi makan untuk rusa bawean maka dijadikan sebagai wisata pendidikan Rusa Bawean. Taman wisata tersebut perlu dikelola dengan bagus, maka perlu adanya perencanaan dan kerjasama dari masyarakat. Rencananya akan dikolaborasikan dengan beberapa aset seperti taman kupu-kupu yang juga berada di sekitar Candi Boroburdur.

Blog Terbaru

© 2017 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php