空

Saving The Living Fossil of Sulawesi

Posted: December 3rd 2016

“The Wildlife and It’s Habitat Cannot Speak, So We Must and We Will” – Theodore Roosevelt Coelacanth merupakan ikan yang dianggap sebagai fosil hidup yang salah satunya hidup perairan Sulawesi, Indonesia tepatnya di Manado. Informasi lebih lanjut mengenai ikan ini dapat dibaca di Living Fossil of Sulawesi. Pada artikel ini saya akan menjelaskan pentingnya konservasi dan aksi yang dapat dilakukan untuk konservasi Latimeria menadoensis. Peran Peran Coelacanth di ekosistem masih belum banyak diketahui. Biasanya ikan ini memakan ikan seperti kakap, sotong, dan ikan mesopelagis seperti lanternfish. Selain itu coelacanth kadang dimangsa oleh ikan hiu laut dalam seperti hiu sapi. Maka dari itu, perannya dalam ekosistem adalah sebagai predator tingkat kedua. Ancaman Coelacanth tidak memiliki nilai sebagai pangan karena kandungan minyak dan urea yang tinggi di dagingnya namun coelacanth kadang tertangkap oleh nelayan, baik dengan jala maupun dengan kail. Dibandingkan dengan Latimeria chalumnae, Latimeria menadoensis  cenderung lebih sulit untuk ditangkap namun … Read more


Living Fossil of Sulawesi

Posted: September 2nd 2016

Coelacanth merupakan ikan dengan sirip caudal yang berbentuk bulat dan menyerupai tetraopda awal di bumi. Nama ikan ini mungkin belum terlalu dikenal di Indonesia terutama di pulau Jawa. Apakah sebenarnya Coelacanth itu? Coelacanth adalah ikan “purba” yang memiliki berbagai kesamaan dengan reptilia dan mamalia dibandingkan dengan ikan pada umumnya. Coelacanth disebut purba karena sudah muncul dalam catatan fosil sekitar 400 juga tahun yang lalu dan diperkirakan punah sekitar 80 juta tahun yang lalu. Hingga suatu saat pada tahun 1938, para ilmuwan terkejut dengan ditemukannya Coelacanth (Latimeria chalumnae) di kepulauan Komoro di Afrika Selatan. Sejak saat itulah ikan ini dianggap sebagai fosil hidup. Pada tahun 1997, para ilmuwan kembali dikejutkan dengan ditemukannya Coelacanth di Sulawesi Utara. Hal ini sangat menarik karena Coelacanth diperkirakan hanya berada di sekitar kepulauan Komoro dan Madagaskar yang terletak 10.000 km dari Sulawesi Utara. Setelah diteliti lebih lanjut, dapat diketahui bahwa warna dari Coelacanth yang ditemukan di … Read more



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php