mariajanina

Sadarilah keberadaan Si kecil dari Pulau Buano !!!! ….

Posted: December 5th 2014

Hay ….. apakah kalian masih mengenali saya ???… saya hidup sudah lama tapi teman-teman pada tidak tau dengan diri saya yang mungil dan bersuara merduh…. Saya hebat loooh teman-teman aku bisa kemana-mana dengan sayapku yang indah ini. Bisa dong sombong sedikit dengan diriku sendiri, semua orang mengenali aku dengan suara khas aku lucu.

 

bcmonarch15

Gamabar 1.  Burung kehicap Boano

Dulu diri saya ditemukan pada tahun 1918 yang dikenal dengan nama yang sangat unik yang diambil dari nama suatu pulau di sudut timur pulau Seram, Maluku Indonesia yaitu pulau  Buano dengan nama Burung kehicap Boano dengan nama latinnya (Monarcha boanensis). Sekian lama bertahun-tahun masyarakat tak mengenal dengan burung yang satu ini barulah pada tahun 1991 spesies burung endemic ini ditemukan kembali diGunung Tahun, Buano. Dari catatan yang ada yang didapat menuliskan bahwa pada tahun 1994 -2011 barulah catatan spesies ini ada yang lebih spesifik.

ekpedisi-boano (1)

Gambar 2. Para peneliti sedang mencari keberadaan kehicap boano (24 Oktober 1991)

Klasifikasi ilmiah:

Kerajaan          : Animalia

Filum               : Chordata

Kelas               : Aves

Ordo                : Passeriformes

Famili             : Monarchidae

Genus              : Monarcha

Spesies : Monarcha boanensis.

kehicap-boano-01Gambar 3. Burung kehicap Boano

Burung yang satu ini memiliki tubuh yang berukuran kecil, panjang Tubuh sekitar 16 cm. hampir semua tubuh dari burung ini berwarna hitam yaitu dagu, bagian atas, mulai kepala (sisi dan bagian atas), punggung, sayap, dan ekor bagian atas. Yang paling menarik dari spesies burung ini yaitu suaranya yang sangat langkah dan endemik, suaranya sangat jerni seperti tjuuu-tjuuu yang diikuti dengan nada yang lebih lunak.

Daerah penyebaran burung ini terbatas pada beberapa bagian pulau Buano yang terletak di sebelah timur laut pulau Seram, Maluku Indonesia. Habitat burung kehicap boano (Monarcha boanensis) adalah hutan subtropis dan tropis dataran rendah hingga daerah semak-semak dengan ketinggian antara 150-200 meter dpl.

desa-soleh-pulau-kelang

Gambar 4. Peta Pulau Buano

Dan serangga-serangga kecil, ulat, dan telur semut adalah makanan umum bagi burung Kehicap Boano yang hidup di alam liar. Biasanya mencari makan di kanopi hutan bagian bawah yang lebat, biasanya pada tegakan ficus, Kopis atau bambu. Kadang juga bergabung dengan kelompok burung campuran, bergerak bersama mendatangi lapisan tajuk tengah dan bawah. Burung Kehicap Boano memiliki salah satu status langka yang masuk dalam IUCN Red List yaitu Critically Endangered sejak tahun 2000 silam. Alasan kenapa spesies ini masuk dalam katagori ini karena burung Kehicap Boano diperkirakan tidak lebih dari 200 ekor saja

Populasi burung kehicap boano (Monarcha boanensis) cenderung mengalami penurunan akibat kerusakan hutan (deforestasi), baik penebangan liar untuk dieksploitasi kayunanya maupun alih fungsi hutan menjadi daerah pertanian dan perkebunan dan minimnya penelitian terhadap burung ini untuk dikonservasi ke tempat khusus. Sehingga dari tahun ke tahun jumlahnya semakin berkurang dan mengancam tingkat populasinya.. Deforestasi (kerusakan hutan) memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan alam di Indonesia. Kegiatan penebangan yang mengesampingkan konversi hutan mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan yang pada akhirnya meningkatkan peristiwa bencana alam, seperti tanah longsor dan banjir Dampak buruk lain akibat kerusakan hutan adalah terancamnya kelestarian satwa dan flora di Indonesia utamanya flora dan fauna endemik. Satwa-satwa endemik yang semakin terancam kepunahan akibat deforestasi hutan Dengan populasi yang tinggal 200-an ekor dan daerah persebaran yang terbatas di satu pulau saja serta ancaman deforestasi membuat burung ini sangat rentan kepunahan.

Untitle2dDilihat dari ancama kepunahan spesies ini Perlu kerja keras untuk menghindari ancaman untuk burung kehicap boano (Black-chinned Monarch). Menurut saya sebagai warga negara Indonesia yang berasal dari daerah tersebut yaitu Seram Maluku dan sebagai pemudi pemuda Indonesia yang harus menjadi kewajiban menjaga dan melestarikan setiap induvidu. Maka kita dibutuhkan penetapan sebagai satwa yang dilindungi, survei dan penelitian yang lebih intensif untuk mengungkap perilaku burung langka ini, serta dibutuhkan sebuah kawasan konservasi (suaka margasatwa) untuk menjamin lestarinya habitat burung endemik ini. Sehingga kedepannya, burung kehicap boano bukan lagi hewan langka yang terabai dari pulau yang terabai pula. Juga kita bisa mencoba penangkaran beberapa ekor burung kehicap boano dari alam kemudian di budidayakan atau dipeliharaan agar populasinya sedikit- demi sedikit bertambah kemudian barulah dilepas lagi kealam. Dan adanya tindaklanjutan dari pemerinta dan masyrakat sekitar untuk kerusakan hutan baik penebangan liar untuk dieksploitasi kayunanya maupun alih fungsi hutan menjadi daerah pertanian dan perkebunan dan minimnya penelitian terhadap burung ini untuk dikonservasi ke tempat khusus. Selanjutnya dengan adanya kerja sama dari pemerinta dearah dan masyarakat untuk membentuk suatu komunitas yang mendukung konservasi spesies burung ini. Dengan adanya komunitas ini membantu agar masyarakat sekitar mampu melestarikan alamnya. Tidak menututp kemungkinana untuk mahasiswa yang ingin melakukan mengkonservasikan bururng ini dengan cara sosialisai keseluruh masyarakat khususnya yang ada di kepulauan Maluku agar masyarakat semakin menyadari akan keberadaan burung yang endemik ini.  Pembuatan stikr-stikr kecil untuk anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar agar mereka lebih lagi tau tentang keberadaan burung kehicap boano (Monarcha boanensis).

 

 


5 responses to “Sadarilah keberadaan Si kecil dari Pulau Buano !!!! ….”

  1. luhshyntia says:

    cuma ingin menambahkan saja, mungkin data aksi konservasinya juga perlu di share di jejaring sosial agar orang yang awam mendengar adanya burung ini menjadi lebih tahu ternyata masih ada jenis burung yang butuh perhatian selain burung- burung yang sudah sering dikonservasi. semoga apa yang menjadi personal aksi kita, dapat kita lakukan secara bersama- sama untuk memberikan tempat yang nyaman bagi semua satwa.

  2. dennamesselia says:

    nice,mimi..aku ingin menanyakan apakah pemerintah setempat telah melakukan aksi konservasi burung kehicap boano ini?

  3. delilafaidiban says:

    Saran saya, selain lebih memfokuskan ke pemuda pemudi dalam pemeliharaan burung kehicap buano, harus juga pemerintah setempat mengambil peran penting sehingga tidak memberatkan warga setempat. 😀

  4. mariajanina says:

    @denna pemerinta setempat sudah melakukan aksi konservasi namun belum secara optimal karna masih ada peyeludupan menagkapan liar burung” yang ada diMaluku
    @luhShyntia iya sin maksih ya
    @delila maskih ya saranya la …

  5. bayu says:

    burung ini ternyata bukan cuma di pulau boano. .
    tpi d daerah morokay, kobimukti, pulau seram ada. .
    bahkan banyak bersarang di dkt rumah, tiap pagi dan sore selalu trlhat brpasagn. .
    seminggu di daerah ini, kurang lebih 50pasang yg sudah sya lhat, mulai blakang rumah, persawahan,smpai di pinggir hutan. .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php