mariajanina

Burung cantik….Burung Nuri Kalung Ungu

Posted: September 9th 2014

Burung Nuri Kalung Ungu

 800px-Violet-necked_Lory_(Eos_squamata)_-two_in_tree  5816400_20140501123529

Gambar: Burung Nuri Kalung Ungu

Indonesia terkenal dengan ekosistem hutan tropis yang memiliki beragam spesies. Salah satunya kelompok fauna yang memiliki fungsi penting didaerah indonesia yaitu Burung. Dengan peran bururng sebagai pengendalian serangga, burung juga membentuk proses penyerbukan dan memencarkanbiji-bijiansehingga kelestarian hutan tetap terjaga. Sekarang kita akan membahas mengenai Burung Nuri Kalung Ungu penyerbukan dan memencarkan biji-bijian sehingga kelestarian hutan tetap terjaga.

 

Kalsifikasi Burung Nuri Kalung Ungu:

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Klas : Aves

Ordo : PSITTACIFORMES

Family : PSITTACIDAE

Burung Nuri Kalung Ungu memiliki nama latin Eos squamata. Dikenal di dunia internasional dengan nama Violet-necked Lory. Nama yang merujuk pada warna bulu di leher salah satu burung endemik Indonesia ini.Burung Nuri Kalung Ungu dewasa memiliki panjang tubuh sekitar 28 cm dengan bulu berwarna dominan merah dan ungu. Melingkar di bagian lehernya bulu berwarna ungu. Memiliki ekor yang panjang dan meruncing.

Terdapat 3 subspesies burung nuri kalung ungu yang memiliki daerah penyebaran yang berbeda, yaitu : riciniata (Maluku Utara, termasuk Kepulauan Widi), obiensis Rothschild (Obi dan kemungkina juga ada di Maluku Utara, squamata (Kepulauan di daerah Papua Barat dan Kepulauan Schildpad).

Habitat burung nuri kalung ungu adalah di hutan tropis dataran rendah yang lembab dan hutan bakau tropis. Mereka hidup bersama dalam sebuah kelompok besar. Mereka sering terlihat mengunjungi pohon-pohon yang tengah berbunga dan perkebunan kelapa di wilayah pesisir pantai. Mereka juga sering terlihat beterbangan diantara pulau-pulau. Burung Nuri Kalung Ungu menurut the IUCN Red List Of Threatened Species status konservasinya yaitu Least Concern (tidak mendekati ambang Punah). Dikarenakan Ukuran populasi sangat besar (<10.000 individu dewasa dengan penurunan terus diperkirakan> 10% dalam sepuluh tahun atau tiga generasi, atau dengan struktur populasi tertentu) . Untuk alasan ini spesies dievaluasi sebagai Least Concern.

Faktor yang mempengaruhi kepunahan burung Nuri Kalung Ungu yaitu pemburuan dengan memasang perangkap, penebangan pohon – pohon besar yang menjadi habitat asli burung Nuri Kalung Ungu. Dan dari hasil Dari hasil investigasi lembaga ProFauna Indonesia, yang dilakukan sejak bulan Juli 2012 silam, ProFauna menemukan berbagai bukti dokumen terkait izin angkut yang diberikan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Ternate, Maluku Utara kepada anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat untuk mengangkut sejumlah burung nuri keluar dari wilayah Ternate menuju Ambon.Delapan ekor burung nuri yang dikirimkan dari Ternate tersebut ada empat jenis, yaitu nuri bayan (Eclectus roratus), nuri kepala hitam (Lorius domicella), nuri ternate (Lorius garrulus) dan nuri kalung ungu (Eos squamata).Pada tahun 2008, ProFauna Indonesia pernah meluncurkan laporan berjudul “Pirated Parrot“yang mengungkap penangkapan sekitar 10.000 ekor burung nuri dan kakatua dari Maluku Utara untuk diperdagangkan. Burung itu juga sebagian juga diselundupkan ke Filipina lewat jalur laut.

Dari media rilis yang dikeluarkan oleh ProFauna Indonesia, pantauan di Maluku memperlihatkan bahwa angka perdagangan satwa di tiga pasar di Ternate, yaitu Pasar Bastiong, Gamalama dan Pasar Baru masih cukup tinggi. Terutama untuk jenis kakatua burung nuri. Tercatat dari laporan ProFauna, selama bulan Januari hingga Agustus 2012, setiap bulan setidaknya 9 ekor kakatua putih (Cacatua alba) dan 36 ekor kasturi Ternate (Lorius garullus), 4 ekor bayan (Eclectus roratus) dan 18 ekor nuri kalung ungu (Eos squamata) terjual kepada pembeli.

Upaya Untuk melestarikan burung Nuri Kalung Ungu yaitu menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dalam Undang-Undang ini cukup jelas disebutkan bahwa perdagangan dan pemeliharaan satwa dilindungi itu dilarang dan pelanggarnya bisa dikenai sanksi penjara 5 tahun atau denda Rp 100 juta.Ketua ProFauna Indonesia, Rosek Nursahid, menegaskan, “Departeman Kehutanan pusat harus menindak tegas Kepala BKSDA Ternate yang mengeluarkan surat ijin angkut burung nuri yang dilindungi!” Tanpa penegakan hukum yang tegas, maka perdagangan burung nuri dan kakatua yang dilindungi di Maluku Utara akan terus berlanjut/

 

Dartar Pustaka:

Boer, Chandradewana. 1993. “Studi Tentang Keragaman Jenis Burung BerdasarkanTingkat Pemanfaatan Hutan Hujan Tropis di Kalimantan TimurIndonesia”. Disertasi. Universitas Wuerzburg.

Diah Irawati Dwi Arini. AVIFAUNA PENGHUNI HUTAN KOBEKAWASAN TAMAN NASIONAL AKETAJAWE LOLOBATAPROVINSI MALUKU UTARA. Diah Irawati Dwi Arini. Info BPK ManadoVolume 1 No 1, November 2011

Wihatdandi, A. 2014. Tag Archives: Maluku Utara Penelitia: Populasi Burung Berkik-Gunung Maluku Tidak Terancam Punah. http://www.mongabay.co.id/tag/maluku-utara/. diakses. 06 september 2014.

Undang-undang No 5 tahun 1999. Tentang konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya. Jakarta

 


10 responses to “Burung cantik….Burung Nuri Kalung Ungu”

  1. luh shyntia says:

    ternyata ada juga burung warna ungu… unik juga. biasanya, burung yang kita lihat dan ketahui berwarna coklat, putih, kuning,.. pokoknya jarang ada yang sepeti burung nuri kalung ungu ini.

  2. Vincentius Yafet Winata says:

    postingan yang baik sekali, perlu diangkat salah satu kekayaan endemik pulau maluku utara. cuman pembahasaannya lebih difokuskan saja pada jenis nuri kalung ungu ini
    keep blogging 😀

  3. Sartika Laraswati says:

    Menurut saya harus dilakukan pengawasan, dan penerapan sangsi yang lebih tegas lagi, serta meningkatkan keamanan yang lebih di daerah habitat asli.

  4. anggi21 says:

    Bagaimana pelestasrian keanekaragaman burung ini akan berjalan, kalau oknum-oknum BALAI KONSERVASI dan bahkan ANGGOTA TNI yang justru dalang burung ini terancam punah…
    Sungguh miris sekali…

    Menurut Anda (mims) hukuman apa yang pantas untuk oknum-oknum penting ini supaya mereka sadar akan pentingnya KONSERVASI, tidak hanya memikirkan uang semata??????

  5. yunicefemilia says:

    Burung yang indah dan sangat memprihatinkan keberadaannya.saya setuju dengan pendapat Sartika Laraswati kalau pengawasan dan penerapan sangsi harus benar-benar dilakukan dengan lebih tegas lagi serta pengamanan yang lebih intens di daerah habitat asli burung tersebut.

  6. yana likasta says:

    makasi mi atas infonya, jadi menambah pengetahuan aku tentang adanya burung jenis nuri kalung ungu.

  7. delilafaidiban says:

    Menurut saya sih sebaiknya pemerintah harus turun tangan langsung deh, agar para oknum-oknum nakal dapat diberantas !

  8. richardkion says:

    kasihan juga kalau si cantik nuri sampai punah. karena keindahannya dia diburu.

  9. Burung yang sangat cantik tapi sayang karena orang-orang yang menginginkan keuntungan tersendiri sampai-sampai memasang perangkap untuk menangkap burung cantik ini secara terus-menerus dan akhirnya menyebabkan burung cantik ini harus mulai mengalami kepunahan, selain penagkapan yang menyebabkan burung cantik ini mengalami kepunahan lagi-lagi selalu hutan tempat habitan hewan-hewan cantik yang hidup dihutan mengalami kepunahan hanya demi keuntungan semata,,hemm sangat miris banget yah hewan-hewan kita ini.

  10. restuapriyani says:

    informasi yang sangat menarik teman, dari pemulisan ada saya dapat emngetahui spesies yang berada di bagian timur Indonesia … terima kasih Teman ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php