mariaFTB11

Monthly Archives: May 2014


Si Lucu yang mematikan

Posted: May 13th 2014

Malaria merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit genusPlasmodium. Terdapat beberapa spesies Plasmodium yang lazim menyebabkan penyakit padamanusia yaitu Plasmodium falciparum, P. vivax, P. malariae dan P. ovale. Di antara keempatspesies tersebut, P. falciparum merupakan spesies yangmematikan, oleh karena potensinyamenyebabkan komplikasi serebral. Malaria sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatanmasyarakat terutama di negara tropik sekaligus menjadi ancaman global bagi penduduk bumi.Menurut WHO, sekitar 1 milyar penduduk di dunia tinggal di daerah endemi dan 1 jutadiantaranya meninggal akibat malaria setiap tahunnya (WHO, 1995) Klorokuin merupakan obat anti malaria golongan 4-aminokuinolin yang bersifat skizontisida darah terhadap semua jenis Plasmodia pada manusia dan gametositosida untuk P.vivax, P.ovale, dan P.malariae (Chwatt, 1991). Klorokuin bersifat basa lemah dan aktifitasnya di dalam Plasmodium terjadi dalam vakuola makanan parasit stadium aseksual. Klorokuin yang dimakan per oral diabsorbsi melalui saluran cerna ke dalam plasma darah kemudian berdifusi ke dalam sitoplasma parasit karena adanya perbedaan tekanan dan … Read more


so sweet

Posted: May 13th 2014

Berjalan Dengan Keong Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak. Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit. Aku mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf, serasa berkata, “Aku sudah berusaha dengan segenap tenaga !” Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong terluka. Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke depan. Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong berjalan-jalan. Ya Tuhan! Mengapa ? Langit sunyi-senyap. Biarkan saja keong merangkak di depan, aku kesal di belakang. Pelankan langkah, tenangkan hati…. Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga. Aku rasakan hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut. Ada lagi! Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing. Aku lihat langit penuh bintang cemerlang. Oh? Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ? Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga! Ternyata Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga … Read more


Ketika PCR mencicipi Malignant catarral fever (MCF)

Posted: May 13th 2014

Malignant catarral fever (MCF) atau penyakit ingusan adalah penyakit fatal yang utama menyerang sapi, kerbau dan rusa. Penyakit ini menyebabkan poliferasi serta infiltrasi limfoid yang diikuti oleh nekrosis di berbagai jaringan (Plowright, 1984).  Dua macam MCF yang dikenal adalah (1) WA-MCF  dan SA-MCF (Plowright dkk., 1960). Agen penyebab WA-MCF sudah dapat diisolasi dan dinyatakan sebagai Bovine herpesvirus-3 yang kemudian dikarakterisasi oleh Reid., dkk (1975) sebagai Alcelaphinae herpesvirus- (AHV-1) (Plowright dkk., 1960). Sebaliknya, virus SA-MCF sampai saat ini belum bisa diisolasi, tetapi dari kasus SA-MCF pada kelinci, rusa dan sapi di Inggris diperoleh biakan sel hmfoblastoid yang infektif (Reid., 1975). Di Indonesia, MCF pertama kali dilaporkan oleh Paszotta pada kerbau di Kediri pada tahun 1894, dan kemudian menyebar ke Madura, Lombok dan seluruh Jawa (Mansjoer, 1954). Selanjutnya, penyakit ini dilaporkan terdapat di seluruh Indonesia kecuali di Propinsi Irian Jaya, Maluku, Kalimantan Tengah, Barat dan Selatan (Partadiredja dkk., 1988). Diagnosis baku kedua … Read more



© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php