Marco Simamora

Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: December 10th 2012

Di dalam informasi tentunya mempunyai data-data yang perlu disimpan di salam database. Penyusun basis data dimulai dari kumpulan karakter yang membentuk fileds, kumpulan fileds membentuk records, kumpulan records membentuk file, dan kumpulan file-file membentuk basis data. Tipe-tipe data yaitu dapat berupa :

  • Text : berupa pesan, kalimat atau special karakter
  • Numeric : berupa angka
  • Auto Number : berupa nomor unik yang otomatis bertambah jika terdapat record baru
  • Currency : mata uang atau nilai desimal
  • Date : berupa tanggal (bulan, tanggal, tahun, dan terkadang dapat berupa waktu)
  • Memo : berdasarkan panjang text yang dimasukkan
  • Yes/No : hanya berisi yes atau no
  • Hyperl; ink : web address yang menge-link ke document atau page website
  • Object  : dapat berupa audio, video, atau dokumen yang dibuat di applikasi lain

Traditional File Environment 

  • Salah satu sistem pemrosesan file, jadi masing-masing file berdiri sendiri-sendiri tidak paralalel.  Ada beberapa yang muncul dalam Traditional File Environment yaitu Data Redudancy yaitu satu data ditemukan dibanyak tempat, redudancy data menyebabkan data tidak konsisten istilahnya Data in Consistency .  Ada juga Data Integrity, data harusnya akurat dan benar kadang-kadang data tidak akurat dan tidak benar. Security, dalam sisi keamanan nya tidak terjamin atau rawan. Data Isolation, datanya susah untuk diakses dan di intregasikan, yang terakhir ada Application/data dpendence, biasanya aplikasi yang menyesuaikan dengan datanya, database deluan yang jadi lalu dibuat aplikasinya jadi aplikasi tergantung dengan database yang dipakai.

Database Environment

Pendekatan database, banyak program dan user bisa share data dalam satu basis data dan datanya lebih aman, karena hanya user yang punya autorisasi yang bisa mengakses.  perbedaan dengan Traditional file environment itu pada penyimpanan tradisional ada data duplicate nya kalau di database tidak ada.  lalu dalam Database Environment ada dua cara untuk mengalokasikan data yaitu Centralized dan Distributed. 

Centralized

  • Semua file berada pada satu lokasi fisik yg sama
  • Menyediakan database administrators  dengan kemampuan mengelola keseluruhan database pada satu lokasi
  • Konsistensi data ditingkatkan dan lebih aman
  • File hanya bisa di akses melalui centralized host computer
  • Proses Recovery lebih mudah
  • Rentan terhadap single point of failure
  • Speed problem terkait transmission delays

Distributed database

Salinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php