Kampus Merdeka

Just another Free Blogsite

6 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari Para Mahasiswa Perantauan

Kebiasaan buruk yang harus dihindari para mahasiswa perantauan tentunya ada banyak sekali. Berada di tempat yang baru, bukan berarti itu artinya kamu bisa sekenaknya. Banyak hal yang harus dihindari supaya terhindar dari masalah di kemudian hari. Dengan pemahaman tentang apa saja kebiasaan yang harus dihindari, sudah pasti hal tersebut akan memberikan dampak yang signifikan. Ini juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk belajar tentang bagaimana berkehidupan dan bertata krama yang baik dengan masyarakat sekitar. Selengkapnya tentang kebiasaan buruk yang harus dihindari para mahasiswa perantauan yakni sebagai berikut:

1. Tidak Mematuhi Perarturan Di Daerah Tempatnya Merantau
Ini adalah kebiasaan buruk yang harus dihindari para mahasiswa perantauan. Pasalnya, setiap daerah memiliki aturannya tersendiri. Terkadang aturan tersebut begitu spesifik dan juga harus dipahami dengan baik. Pelanggaran terkait aturan yang sudah dibentuk pastinya akan memberikan dampak yang signifikan. Mulai dari dilaporkan ke petugas keamanan setempat, maupun mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari masyarakat sekitar. Jadi inilah yang harus kamu terapkan dengan sungguh-sungguh.

Pemilihan lingkungan untuk kuliah sambil merantau memang tidak mudah. Namun, dengan mendaftar di Universitas Teknokrat Indonesia, kamu akan mendapatkan sebuah lokasi kuliah yang strategis, produktif, serta memberikan kemudahan untuk mengembangkan diri dengan baik. Tersedia pula fasilitas E-Learning supaya kamu bisa menjadi mahasiswa yang lebih unggul dan berprestasi.

2. Terlalu Banyak Menghabiskan Waktu Untuk Hal-Hal Tidak Penting
Kedua, kebiasaan buruk yang harus dihindari para mahasiswa perantauan adalah menghabiskan waktu untuk hal yang kurang produktif. Contoh sederhananya adalah nongkrong berjam-jam untuk hal yang tidak jelas. Misalnya bermain game, ngobrol tentang hal-hal yang kurang produktif, dan lain sebagainya. Ini tidak akan memberikan dampak apapun terhadap pengembangan diri kamu.

3. Terpengaruh Oleh Gaya Hidup Bebas Kota Tempatnya Merantau
Satu hal yang pasti, kota adalah tempat yang sangat berbahaya jika kita tidak mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang ada di dalamnya. Gaya hidup yang bebas adalah salah satunya. Jika sampai terjerumus dengan gaya hidup bebas, hal itu hanya akan membuat kamu terjebak dalam euphoria dan seolah tidak memikirkan bagaimana hidup kamu di masa depan kelak.

4. Melakukan Tindakan Yang Membuat Resah Masyarakat Sekitar
Kebiasaan buruk yang harus dihindari para mahasiswa perantauan berikutnya adalah melakukan tindakan yang bisa membuat resah masyarakat sekitar. Misalnya memodifikasi sepeda motor dengan suara knalpot yang memekakan telinga, nongkrong di pinggir jalan sambil mengganggu pejalan yang lewat, dan lain-lain. Selain tidak berguna, hal ini juga akan berpotensi membuat kamu berurusan dengan pihak keamanan setempat.

5. Terlalu Santai Karena Tidak Dipantau Oleh Keluarga
Ini adalah yang yang terlihat simple tapi bisa memberikan dampak signifikan bagi pengembangan diri. Mungkin kamu bisa merasa bebas karena tidak dipantau oleh keluarga. Tapi ketahuilah bahwa jika terlalu santai, maka hal tersebut akan memberikan dampak yang sangat kurang baik. Kamu akan terjebak dalam zona nyaman dan tidak bisa berkembang.

6. Tidak Mandiri Dan Selalu Meminta Uang Pada Orang Tua
Karena kamu jauh dari orang tua, alangkah baiknya jika kamu tidak terlalu bergantung para mereka. Lepaskan ketakutanmu dan mulailah mencari pekerjaan paruh waktu yang tidak mengganggu waktu kuliah. Di sinilah kamu bisa menghasilkan uang sendiri tanpa perlu bergantung pada orang tuamu.

OUR PARTNERS

Comments are closed.

css.php