Lee Lucky

Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

Posted: November 18th 2012

Functional, Enterprise, and Interorganizational Systems

Manajement Information Systems, menyediakan informasi rutin kepada para manajer di bidang fungsional

Transaction Processing Systems

Setiap peristiwa bisnis yang terjadi selama operasi bisnis
Peristiwa Bisnis (transaksi) dapat memicu peristiwa bisnis lainnya dan setiap peristiwa (transaksi) dapat dijelaskan oleh sejumlah item data
Transaction Processing Systems (TPS) yang dirancang untuk merekam dan menyimpan data yang menjelaskan setiap peristiwa bisnis yang terjadi.

Karakteristik TPS

Proses volume data yang besar
Sumber data sebagian besar internal, dan output dimaksudkan terutama untuk penonton internal yang
TPS beroperasi teratur (on demand, harian, mingguan, dll)
Perlu kapasitas penyimpanan (database) yang besar
Memerlukan kecepatan pemrosesan tinggi (karena volume tinggi)
Input dan output data yang dikenal dan baik-dipahami (sangat terstruktur)
Melibatkan tingkat tinggi detail tapi kompleksitas komputasi yang rendah
Membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi, integritas data, dan keamanan
Membutuhkan kehandalan pengolahan tinggi, organisasi tidak dapat berfungsi lama tanpa TPS
Didukung pengolahan permintaan .

Typical TPS Tasks

Order processing
General ledger
Accounts payable and receivable
Inventory management, shipping, and receiving
Payroll
Periodic reports and statements
Accounting and Finance Systems
Financial Planning and Budgeting , Keuangan dan ekonomi peramalan penganggaran belanja
Investment Management, Akses ke laporan keuangan dan ekonomi keuangan analisis.
Financial Controls
– Budgetary Controls
– Auditing
– Financial Health Analysis
– Profitability Analysis and Cost Control
Marketing & Sales Systems
Distribution Channel, menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan, dapat memperpanjang melalui perantara berbagai seperti grosir dan pengecer.
Other Channel Systems, mendukung hubungan pemasaran semua, seperti dukungan purna jual pelanggan.
Customer Service,
– Pelanggan profil dan analisis preferensi
– kustomisasi massal – volume produksi tinggi produk khusus iklan bertarget
– Permintaan pelanggan sistem dan Help Desk otomatis
Telemarketing
– iklan dan pelanggan mencapai
– pemrosesan order
– pelayanan pelanggan
– penjualan dukungan
– manajemen account
Distribution Channels
– Pengiriman dan manajemen pengiriman
– Meningkatkan toko ritel
Marketing Management
– Mengatur dan memonitor harga dari produk atau jasa
– Memantau dan mengevaluasi produktivitas penjual
– Evaluasi profitabilitas produk / pelanggan
– Menilai tren penjualan
– Menganalisis produk baru, jasa, dan pasar
Ethical and Social Issues in IT-supported Sales Activities
Informasi pengumpulan dan penggunaan
Privasi keprihatinan
Current trend – Customer Relationship Management (CRM)
Fokus pada pengembangan hubungan satu-ke-satu dengan pelanggan
Production & Operations Management Systems
Logistics and Material Management
Logistics Management, pemesanan, pembelian, dan pengiriman inbound dan outbound
Inventory Management, menentukan berapa banyak persediaan untuk membawa
Quality Control, memantau dan melaporkan kualitas bahan, barang dalam proses, dan barang jadi
Planning Production/Operations
– Material Requirements Planning; MRP II
– Just-In-Time
– Project Management  (PERT &  CPM)
– Short-term scheduling
Automatic Design Work and Manufacturing
– Computer Aided Design (CAD)
– Computer Aided Manufacturing (CAM)
– Computer Integrated Manufacturing (CIM)
Human Resources Management Systems
Recruitment
– Melacak semua posisi terbuka
– Mengiklankan posisi melalui Internet
– Pemilihan karyawan
Human Resources Maintenance and Development
– Pelatihan dan pelatihan ulang karyawan
– Penilaian kinerja
– Turnover, keterlambatan, dan analisis absensi
Human Resources Management and Planning
– Administer benefits
– Comply with government reporting
– Personnel planning
– Succession planning
– Labor negotiations
Integrated Information Systems
Alasan untuk Integrasi
Yang ada, secara fungsional sistem informasi berorientasi kekurangan:
– tidak bisa memberikan karyawan semua informasi yang mereka butuhkan
– jangan biarkan departemen yang berbeda berkomunikasi secara efektif
– penjualan penting, persediaan, dan data produksi sering dimasukkan secara manual ke dalam sistem komputer yang terpisah
Bagaimana Mengintegrasikan Sistem Informasi
– Menghubungkan sistem yang ada
– Memaksimalkan penggunaan sistem yang ada dan memungkinkan penambahan aplikasi baru
– Menggunakan perangkat lunak rantai pasokan manajemen
– Mengatasi isolasi struktur departemen tradisional dengan mengintegrasikan pengolahan di bidang fungsional beberapa
– Gunakan Perusahaan perangkat lunak Resource Planning
– Mengontrol semua proses bisnis utama dengan arsitektur perangkat lunak tunggal secara real time
– Meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kualitas, produktivitas, dan profitabilitas
Interorganizational Information Systems (IOS)
Sistem elektronik yang melibatkan arus informasi antara dua atau lebih organisasi dalam hubungan ongoing
Tujuan proses transaksi yang efisien
Banyak perusahaan besar memerlukan pemasok untuk dihubungkan dengan mereka meskipun IOS aplikasi
IOSs dapat diimplementasikan dengan
– Swasta, jaringan pihak ketiga (nilai tambah jaringan)
– Diakses publik jaringan (internet)
Types of Interorganizational Systems
– Global systems
– Electronic data interchange (EDI)
– Electronic funds transfer (EFT)
– Extranets
– Shared databases
– Integrated messaging

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php