Lee Lucky

Managing Organizational data and information

Posted: October 7th 2012

 Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Basis data mengandung file, file mengandung  records, record mengandung fields, field mengandung characters
  • Field – Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka
  • Record  – Pengelompokan logis dari field yang terkait
  • File – Pengelompokan logis dari records yang terkait
  • Database – Pengelompokan logis dari files yang terkait

Terminologi dari manajemen data

  • Entity
orang, tempat, benda, atau kejadian yang berupa informasi dari suatu hal yang dikelola
Records menjabarkan entity
  • Attribute
Karakteristik atau kualitas yang mendiskripsikan entitas tertentu
Fields menjelaskan attributes
  • Primary Key
Field yang secara unik mengidentifikasikan record
  • Secondary Key
field yang tidak unik tetapi dapat digunakan untuk membentuk grup dari records
Media sekuensial (tape) menyimpan records secara sekuensial berdasarkan key values
Direct (or random) media (disks) menggunakan teknik lain

Indexed Sequential Access Method (ISAM)

•Menggunakan index untuk menempatkan individual records
•Index- lists dari key field dari setiap record dan di mana letak ditempatkan secara fisik

Direct File Access Method

•Menggunakan key field untuk menempatkan secara fisik alamat dari record
•Transform algorithm – menerjemahkan nilai key field langsung ke lokasi penyimpan record’s
Permasalahan dalam Traditional File Environment
  • Data redundancy, data yang sama ditemukan di beberapa tempat.
  • Data inconsistency, salinan berbagai data tidak lagi sama.
  • Data integrity, data harus akurat dan benar.
  • Security, sulit membatasi akses ke berbagai data pada berbagai aplikasi.
  • Data isolation, data pada file data dari beberapa aplikasi sulit di akses dan integrasikan.
  • Application/ data dependence, aplikasi dikembangkan berdasarkan bagaimana data di simpan.

Menempatkan data pada databases

Dua Pilihan: Centralized dan Distributed
Pilihan akan berpengaruh pada user accessibility, query response time, data entry, security, dan  biaya
  • Option 1: Centralized database
Semua file berada pada satu lokasi fisik yg sama
Menyediakan database administrators  dengan kemampuan mengelola keseluruhan database pada satu lokasi
Konsistensi data ditingkatkan dan lebih aman
File hanya bisa di akses melalui centralized host computer
Proses Recovery lebih mudah
Rentan terhadap single point of failure

Speed problem terkait transmission delays

  • Option 2: Distributed database
Salinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna
Pengembangan Databases
  1. Pertama, Kembangkan Conceptual design – model abstrak basis data dari prespektif pengguna atau bisnis
  2. Kedua, organisasikan dengan Entity-Relationship (ER) modeling
    Proses perencanaan desain basis data
    Entity classes ->  Instance ->  Identifiers ->  Relationships
  3. Ketiga, analisa struktur dari data dengan menerapkan proses Normalisasi
    Metode untuk relational database menjadi lebih efisien
    Helps achieve : minimum redundancy, maximum data integrity, best processing performance
  4. Keempat, implementasikan struktur data fisik dari basis data pada  database management system software
    • Create tables
    • Define fields and field properties
    • Establish primary keys
    • Define table relationships
    • Add actual data (records) to tables
DBMS
Software programs yang menyediakan akses ke database
Data di simpan pada satu lokasi, dapat di ambil atau di update
Application programs yang diberikan akses pada data yang disimpan dengan berbagai mekanisme
  • Memelihara integritas dari informasi yg disimpan
  • Mengelola  security dan user access
  • Recovering informasi saat system fails
  • Mengakses berbagai fungsi dari basis data dari dalam aplikasi
Komponen DBMS
  • Data Model
Mendefinisikan cara data di strukturkan secara konseptual
  • Data Definition Language (DDL)
Digunakan untuk menjelaskan isi dan struktur dari data base
Users menjabarkan logical view (schema) dari database menggunakan DDL
Mendefinisikan Physical characteristics dari records dan fields
Relationships, primary keys, and security can be established
  • Data Manipulation Language (DML)
Digunakan untuk mendapatkan isi dari database, menyimpan atau meng-update informasi pada database, dan mengembangkan aplikasi database
  • Structured query language (SQL) – most popular relational database language
  • Data Dictionary
Menyimpan definisi dari elemen data dan karakteristik data
Keuntungan DBMS
  • Meningkatkan strategi penggunaan data perusahaan
  • Mengurangi kompleksitas dari IS environment
  • Mengurangi redundan dan inkonsistensi data
  • Meningkatkan data integrity
  • Application/data independence
  • Meningkatkan keamanan data
  • Mengurangi biaya pengembangan dan pemeliharaan
  • Meningkatkan fleksibility dari IS
  • Meningkatkan akses data

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php