the blogs sitohang

Hutan Tanaman Rakyat

Posted: February 29th 2016

Karet-1

Tanaman karet adalah tanaman tahunan yang dapat tumbuh sampai umur 30 tahun. Habitus tanaman ini merupakan pohon dengan tinggi tanaman dapat mencapai 15 – 20 meter. Modal utama dalam pengusahaan tanaman ini adalah batang setinggi 2,5 sampai 3 meter dimana terdapat pembuluh latek. Oleh karena itu fokus pengelolaan tanaman karet ini adalah bagaimana mengelola batang tanaman ini sefisien mungkin.

Apa klasifikasi tanaman karet ?

Divisi : Spermatophyta

Subdivisi : Angiospermae

Kelas : Dicotyledonae

Ordo : Euphorbiales

Famili : Euphorbiaceae

Genus : Hevea

Spesies : Hevea brasiliensis

Tanaman karet memiliki sifat gugur daun sebagai respon tanaman terhadap kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan (kekurangan air/kemarau). Pada saat ini sebaiknya penggunaan stimulan dihindarkan. Daun ini akan tumbuh kembali pada awal musim hujan.

Tanaman karet juga memiliki sistem perakaran yang ekstensif/menyebar cukup luas sehingga tanaman karet dapat tumbuh pada kondisi lahan yang kurang menguntungkan. Akar ini juga digunakan untuk menyeleksi klon-klon yang dapat digunakan sebagai batang bawah pada perbanyakan tanaman karet.

Tanaman karet memiliki masa belum menghasilkan selama lima tahun (masa TBM 5 tahun) dan sudah mulai dapat disadap pada awal tahun ke enam. Secara ekonomis tanaman karet dapat disadap selama 15 sampai 20 tahun.

Selain dimanfaatkan untuk membuat produk yang paling kita kenal, yaitu ban kendaraan, produk industri rumah tangga (industri mebel), perlengkapan olahraga dan sebagainya. Tanaman karet juga bermanfaat untuk pelestarian lingkungan, energi dan produk yang dihasilkan seperti oksigen, biomassa, dan kayu dapat digunakan untuk perbaikan lahan. Contohnya, penggunaan tanaman karet untuk rehabilitasi lahan, pencegahan erosi dan banjir, dan menciptakan iklim yang sehat dan bebas polusi. Keberadaan tanaman karet sangat vital bagi kelangsungan kehidupan karena perannya sebagai penyimpan dan sumber energi.

Selain itu, tanaman karet juga sangat bermanfaat dalam mengurangi emisi rumah kaca, meningkatkan fungsi sosial, membuka lapangan pekerjaan, menjaga iklim lingkungan, dan yang paling unik tanaman karet ini dimanfaatkan sebagai produk obat-obatan. Bagian yang digunakan adalah biji, biji karet mengandung berbagai jenis senyawa nutrisi seperti lemak, air, protein dan senyawa lain. Selain itu biji karet juga mengandung beberapa jenis bahan seperti timin, asam nikotinat, akroten, tokoferol yang bisa digunakan untuk campuran bahan obat-obatan dan produk makanan. Semua bahan ini biasanya sudah di olah dengan proses yang higienis sehingga bisa digunakan secara aman.

Biji-Karet buah karet


16 responses to “Hutan Tanaman Rakyat”

  1. muria says:

    Hebat sekali ya.. ternyata tanaman karet mempunyai banyak manfaat, selama ini yang ku tahu tanaman karet itu hanya penghasil ban :D.. terimakasih ya Lince.. artikel anda sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan.

  2. desynk says:

    Wah menariklah ini.. banyak informasi pentingnya… 😀

  3. cesil says:

    wahh, informasi yang bermanfaat Lince.
    terimakasih sudah sharing
    🙂
    walaupun aku lama hidup di daerah yang banyak tanaman karetnya, aku baru tahu manfaatnya sebanyak ini, termasuk yang mengurangi efek rumah kaca..
    🙂

  4. wahh, informasi yang bermanfaat Lince
    walaupun aku juga selama ini tinggal di tempat yang menanam karet juga, aku baru tau ada manfaat lain tanaman ini selain dijadikan bahan baku industri karet..
    terimakasih sudah sharing
    🙂

    • linceriasitohang says:

      Mungkin begitu banyak manfaat yang belum kita ketahui yang tentunya bisa menjadi potensi dan tentunya meningkatkan perekonomi masyarakat juga. Senang bisa berbagai wawasan denganmu cesil 🙂

  5. Vivi Indriasti Freshily says:

    informasi yang sangat bagus,, ternyata tanaman karet tiak hanya bermanfaat dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan karet,, greeatt,, thx

  6. donnyfranklyn says:

    Halooo Lince, menarik nih pohon karet. Aku mau tanya,pohon karet itu kan yg sering di ambil yaitu getah nya. Nah apakah pohon karet yang sudah di panen bisa digunakan kembali untuk masa panen berikutnya ?? Trimakasih lincee 🙂

  7. bogo6013 says:

    saya baru tau kalau pohon karet juga bisa dijadikan obat. dari pohon karet ini, menurutmu apa saja klasifikasinya?

    • linceriasitohang says:

      Kingdom: Plantae
      Subkingdom: Tracheobionta
      Super Divisi: Spermatophyta
      Divisi: Magnoliophyta
      Kelas: Magnoliopsida
      Sub Kelas: Rosidae
      Ordo: Euphorbiales
      Famili: Euphorbiaceae
      Genus: Hevea
      Spesies: Hevea brasiliensis Muell. Arg

  8. Neil Dewantara says:

    mmm permisi saya ada pertanyaan, apakah hutan karet yang ada di daerahmu ini merupakan hutan milik warga atau milik perusahaan tertentu?

  9. adolfo says:

    hahahaha, apakah permen karet terbuat dari tanaman ini?

    • linceriasitohang says:

      Tidak adalfo 😀 Permen karet adalah permen yang dibuat dari getah pohon (damar gliserin) yang ditambah larutan gula, peppermint, dan bahan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php