Lidya Septilia's Blog

Gerakan aksi konservasi Tanaman Kapuk Flora Khas Pati

Posted: November 30th 2016

Kapuk randu (Ceiba pentandra) merupakan flora yang mendominasi daerah Pati,  Jawa tengah. Pohonnya cukup besar dapat mencapai diameter hingga 3 meter dengan tinggi 60-70 m. Namun sekarang di daerah Pati banyak pohon kapuk randu yang ditebang sehingga jumlahnya makin berkurang. Pada tahun 2004, jumlah luasan tanaman kapuk mencapai 17.870 hektar dengan produksi mencapai 8.370,71 ton. Tingkat produktivitasnya mencapai 554 kilogram per hektar. Pada tahun berikutnya jumlah lahan produksi turun 1.386 hektar hingga hanya tersisa 16.484 hektar. Berkurangnya luas lahan berpengaruh juga jumlah produksi tahun 2005 dengan hanya mencapai 8.344,15 ton. Pada tahun 2006 luasan tanam kapuk di Pati kembali turun hingga hanya 16.330 hektar. Penurunan itu juga memengaruhi tingkat produksi yang juga turun sebanyak 119,31 ton.

Berkas:Kapok tree Honolulu.jpgAlam telah berubah, Dulu di banyak tempat dengan mudah ditemukan pohon randu di pinggir jalan menuju pedesaan. Kemurahan alam itu pernah menorehkan nama besar Java Kapok di seantero dunia. Sekarang, di beberapa daerah yang dulu dikenal sebagai pusat tumbuhnya komoditas itu, seperti Pati, Kudus, dan Jepara, pun pohon-pohon randu juga tak semarak dulu Nah, ini beberapa alasan mengapa pohon kapuk ditebang :

  1. Lahan tersebut akan ditanami dengan tanaman lain seperti kayu sengon, mahoni, ataupun kayu jati. Karena pohon kapuk randu yang cukup besar maka dapat menggangu pertumbuhan bibit sengon, mahoni, ataupun jati yang akan di tanam disebabkan kekurangan cahaya matahari langsung.
  2. Kayu randu akan digunakan sebagai kayu bahan banguanan. Sifat kayu randu yang cukup lunak sangat baik diguanakan untuk membuat papan yang berguna untuk pengejoran Papan ini dapat membantu mempertahankan pengecoran sampai bangaunan terseut kering.
  3. Karena pohonya memang sudah tua. Sehingga sebaiknya ditebang untuk memnghindari rubuh akibat cuacu yang tidak baik. Misalnya dipotong di musim panas menghindari pada saat musim hujan yang terdapat angin yang cukup kencang dapat merubuhkan pohon randu yang dapat membahayakan.

Gambar terkait

Dengan beberapa hal tersebut jumlah kayu randu di kota Pati semakin menurun dari tahun ke tahun , Padahal diketahui bahwa pohon ini memang khas daerah pati. Penyumbang produksi terbesar untuk kapuk pada industri tempat tidur, matras dan pakainan pelingdung salah satunya dari pati. Sekarang petani ataupun pemilik lahan tidak banyak yang mau menanam kembali pohon kapuk randu dengan beberapa alasan. Salah satunya adalah harga pasar yang semakin menurun. Lebih menguntungkan untuk menaman pohon lainya dari pada menanam pohon kapus yang mana nilai ekonomisnya diperoleh dari penjualan kapuknya yang sudah kering.

Oleh sebab itu, sebagai warga yang berdomisili di daerah Pati saya rindu untuk adanya pembenahan supaya pohon kapuk ini tetap terjaga keberlangsungan hidupnya di kabupaten Pati yaitu beberapa hal yang dapat di lakukan dengan membenahi dari yang hilir sampai hulunya. Nah ini beberapa rencana aksi konservasi terhadap pohon kapuk di daerah pati adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan penyuluhan kepada petani maupun pemilik lahan bahwa pohon kapuk merupakan pohon yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain itu menanmkan rasa cinta akan pohon khas Pati sendiri
  2. Bekerja sama dengan pemerintah maupun pada kepala desa, lurah maupun kepala RT pada beberapa desa untuk dapat memberikan program penanaman masal terhadap beberapa desa yang dapat dijadikan sebagai central pohon kapuk. Dengan memberikan bibit gratis dan mendampingi pemeliharaanya. Selain itu bibitnya juga harus unggul, jika sudah produktif dapat memiliki buah yang lebat
  3. Aksi gerakan penanaman pohon dipinggir jalan. Program ini memiliki banyak manfaat. Selain dapat menambah populasi pohon kapuk randu, juga dapat membuat jalan menjadi rindang dan adem. Pohon dipinggir jalan dapat meredam suara yang bising, dapat mengurangi polusi udara, dapt juga menyimpan cadangan air di dalam tanah.
  4. Ditanam pada pembatas-pembatasan lahan petani. Pembatas lahan dapat berupa buatan manusia seperti patok tetapi juga dapat tanaman yang hidup. Keunggulan menggunakan pembatas dengan tanaman yang hidup adalah pembatas itu tidak dapat dipindahkan sedangkan patok sewaktu-waktu dapat dipindahkan. Dengan menanam podon randu di pembatan selain dapat memberikan garis batas juga dapat menambahkan nilai tambah kepada pemiliknya
  5. Menanam karena sebagai industri pertanian yang fokus untuk pohon kapuk, namun selain ditanami kapuk lahan tersebut juga dapat ditanamani dengan tanaman yang lain seperti ketela dan jagung. Produk kapuk juga dapat disimpan untuk waktu yang lama. Biasanya para petani melakukan hal tersebut untuk menunggu harga jual kapuk tinggal, menuggu harga asar naik kapuk dapat disimpan disebuah gudang yang besar.
  6. Meningkatkan gerakan  usaha kecil menengah didaerah Pati yang dapat mengolah bahan dasar kapuk menjadi produk yang dapat digunakan oeh konsumen. Dengan begitu harga kapuk dipasaran akan naik, menyebabkan para petani mau menanami lahan meraka dengan pohon kapuk.

Gambar terkait

 

Demikian beberapa rencana aksi konservasi yang akan saya lakukan setelah lulus dari Teknobiologi Universitas Atmajaya Yogyakarta, karena dari daerah saya belum ada komunitas yang berdiri untuk aksi konservasi ini. Besar harapan saya untuk meningkatkan  keseletarian pohon kapuk juga berencana untuk membangun desa tempat kelahiran supaya nama daerah pati makin dikenal lagi sebagai Pusat Java Kapok di seantero dunia

refrensi

http://nasional.kompas.com/read/2008/08/26/01494669/Kapuk.Jawa..Keunggulan.yang.Terlupakan

https://www.patikab.go.id/v2/id/2009/09/03/potensi-ekonomi/


11 responses to “Gerakan aksi konservasi Tanaman Kapuk Flora Khas Pati”

  1. rielumboh says:

    Iya sih, padahal dulu bantal dan kasur dilapisin sama kapuk. Tapi sekarang sudah susah untuk menaikkan harga penjualan kapuk. Mungkin bisa dijadiin produk lain yang dapat membantu peningkatan populasi kapuk, contohnya sih pembuatan minyak dari biji kapuk. Hehe nice posting

  2. titogazza says:

    rencana aksinya sudah bagus. Semoga bisa dilaksanakan dan dapat menaikkan harga kapuk kembali dengan rencanamu

  3. Vania Joscelin says:

    Wahh informasi yang sangat menarik. Aksi konservasi yang ingin kamu lakukan cukup mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Semoga dapat bermanfaat dan banyak yang ikut serta dalam upaya konservasi Tanaman Kapuk. Semangattt!!

  4. agathaivana says:

    Action plan yang sudah bagus menurut saya. Semoga ilimu-ilmu yang kamu dapatkan di bangku kuliah bisa segera diterapkan untuk aksi konservasi Tanaman Kapuk Flora ini.

  5. Dulu bantal guling kasur pake kapukk sekarang malah pake kapas yaa … Menarik sekali aksi nya semoga dapat dilakukan dan bermanfaat buat masyarakat sekitar. Semangat , selamat berkarya

  6. mariadyahayu says:

    Semoga aksinya dapat terlaksana ya dan semakin banyak masyarakat yang mau menanam dan melestarikan pohon kapuk. Good luck.

  7. AprilianiTheodora97 says:

    semoga rencana aksi konservasi anda dapat terlaksana dan menginspirasi kami untuk melaksanakan aksi konservasi kami di daerah kami masing-masing.. Semangat konservasi!

  8. lidyaseptilia says:

    semangat konservasi juga buat semuanya yang sudah menanggapi blog saya, terima kasih juga buat masukkannya dalam pemanfaatan biji kapuk sebagai minyak yang lupa saya tambahkan, Good luck juga dan Gbu buat kalian

  9. luciaastri says:

    Baik sekali .. ternyata masih ada yang memperhatikan nasib tanaman kapuk yang sudah jarang sekali terlihat saat ini ya. Semoga aksi konservasinya benar-benar terlaksana dan bisa mempertahankan tanaman kapuk ini supaya generasi penerus kita tetap bisa mengenal pohon kapuk ya. Gbu.

  10. praditacahyaa says:

    sekarang sudah sulit menemukan bantal yang erisi kapuk. semoga kedepannya kapuk terus berkembang dan action plan yang direncanakan benar-benar dilakukan

  11. Devina says:

    wah wah mungkin karena ini nih bantal, Kasur kapuk udah jarang banget ditemuin… semoga aksimu dapat dijalankan ya agar kapuk terus berkembang , bertambah dan dapat menjadi suatu yang khas didaerah pati apalagi saya baru tau kapuk khas pati…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2020 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php