Ole

Wireless and Mobile Commerce

Posted: December 2nd 2012

Wireless  adalah perangkat teknologi tanpa kabel yang berukuran kecil, mudah dibawa atau dipakai, memiliki daya komputasi yang baik dalam melakukkan tugas-tugas produktif dan dapat berkomunikasi secara nirkabel ke internet maupun perangkat lain.

Wireless Application Protocol (WAP) merupakan standar yang memungkinkan perangkat teknologi tanpa kabel dengan layar tampilan kecil, koneksi bandwidth rendah, Microbrowser yang khusus digunakan oleh piranti mobile yang memiliki keterbatasan akses web,dan pager yaitu dimana seseorang dapat mengirim pesan ke seseorang, namun hanya 1 jalan tidak bisa bolak-balik berbentuk text.

Wireless sendiri ditransmisikan oleh berbagai jenis satelit transmisi seperti GEO, MEO, LEO. Namun dari beberapa teknologi wireless yang paling kita kenal adalah GPS (Global Positioning System), sebagai sistem wireless yang dapat dipakai pengguna untuk mengetahui lokasi terakhir, yang disuport oleh 24 satelit yang saling berbagi informasi. Teknologi lain yang kita kenal adalah teknologi Radio dan teknologi dan Bluetooth dan  Zigbee. Zigbee sendiri jarang diketahui masyarakat Indonesia. karena lebih banyak digunakan masyarakat Eropa, seperti di Amerika Serikat.

Dalam teknologi informasi, wireless ini dig unakan dalam mencari sebuah informasi, jadi wireless ini berarti sebuah perangkat untuk mengakses internet dengan tanpa kabel, kemudian untuk mobile computing adalah koneksi tanpa kabel yang menghubungkan antara perangkat mobile, yang saling berhubungan. Jadi dari kedua hal itu saling berhubungan, hanya saja cakupan dari wireless lebih sempit dibandingkan mobile computing, dan mobile commerce.

Mobile Computing ialah koneksi nirkabel antara perangakt mobile dan lingkungan komputasi lain seperti internet atau intranet, da memiliki 2 karakteristik utama yaitu mobilitan dan jangkauan yang luas. Mobile Commerce mengacu pada e-commerce transaksi yang dilakukan secara nirkabel terutama melaui internet.

Perkembangan m-commerce didukung beberapa factor yaitu: meluasnya ketersedia perangkat mobile, Tidak perlu untuk PC, penurunan harga dan peningkatan Bandwith. Pervasif Computing ialaih kmputasi Ubiquitous yang dapat teetanam dalam benda-benda disekitar kita seperti lantai, lampu, mobil, mesin cuci, oven, atau rumah pintar dan peralatan pintar. Dalam Jaringan nirkabel terdapat WSN (Wireless Sensor Network) yaitu jaringan yang saling berhubungan, bertenaga baterai, sensor nirkabel yang disebut motes yang ditempatkan kedalam lingkungan fisik.

Ancaman yang dihadapi dalam penggunaan wireless adalah rogue access point, war driving, eavesdropping, dan RF jamming. Solusinya dengan mendeteksi access point yang tidak diijinkan dengan alat dari NetStumbler, block SSID, mengenkripsi transmisi wireless menggunakan WPA, mengetahui siapa yang menggunakan jaringan kita dan apa yang mereka lakukan, secara otomatis pindah ke channel lain kalau ada gangguan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php