120707073

Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: October 9th 2012

atabases Management System (DBMS) adalah seperangkat program yang dirancang untuk menyederhanakan tugas sehari-hari dengan cara menciptkan, mengakses dan mengolah data. Di dalam sebuah organisasai DBMS berfungsi untuk mengolah data dan menyediakan data yang berguna untuk manajer. Setiap data yang ada tidak akan lepas dari pengelolaan, terutama mengella data dalam suatu organisasi. Dalam penyusunan data terdapat hierarki data yaitu urutan tatanan file. Urutan tatanan file tersebut ialah Basis data yang didalamnya mengandung file, file mengandung record, record mengandung field, dan field yang mengandung characters. Dalam perkembangannya pengelolaan dengan cara lama yaitu dengan struktur tradisional memiliki banyak masalah seperti : data yang sama ditemukan di beberapa tempat, Salinan berbagai data tidak lagi sama, Data harus akurat dan benar, Sulit membatasi akses ke berbagai data pada berbagai aplikasi, Data pada file data dari beberapa aplikasi sulit di akses dan integrasikan, Aplikasi dikembangkan berdasarkan bagaimana data di simpan. Sehingga banyak yang melalukan pendekatan modern yaitu dengan penggunaan Database. Dengan adanya database banyak program dan pengguna bisa berbagai data di database, dan data aman karena hanya authorized users yang bisa mengakses data tertentu. Menempatkan data pada database ada dua pilihan yaitu Centralized Database dan Distributed Database. Centralized Database menempatkan semua file pada suatu lokasi fisik yang sama sedangkan Distributed Database menyalinan lengkap dari basis data atau sebagian dari basis data, berada pada lebih dari satu lokasi, dekat dengan pengguna. Penggunaan yang baik adalah dengan menggunakan Distributed Database karena jika pusat tiba-tiba menghadapi masalah maka user masih bias tetap bekerja karena semua salinan sile sudah tersedia. Dalam penyelesaian masalah pengelolaan data terdapat juga DMBS yang dapat membantu dalam pengelolaan data, DMBS ialah software programs yang menyediakan akses ke database dan data di simpan pada satu lokasi, dapat di ambil atau di update. Dalam hal ini pengguna lebih diarahkan kepada Logical view yaitu menampilkan data dengan format yang dipahami user karena DBMSs melindungi pengguna dari keharusan untuk mengetahui physical location dari data; user hanya cukup mengetahui bagaimana data di organisasikan secara logika. DBMS berfungsi untuk melindungi pengguna dari keharusan untuk mengetahui physical lokasi dari data di organisasikan secara logika. Komponen DBMS antaralain Data Model, DDL, DML, dan Data Dictionary. Keuntungan DBMS meningkatkan strategi pengguna data perusahaan, data integrity, keamanan data, fleksibility dari IS, akses data serta mengurangi kompleksitas dari IS environment, redundan, inkonsitensi data, serta biaya pengembangan dan pemeliharaan. Logical Data Model yaitu kemampuan manager menggunakan basis data, tergantung bagaimana distrukkan baik secara logika maupun fisik. Emerging dan specialized Data Models berupa Multidimensional, object-oriented data model, hypermedia, geographic information system database, knowledge database, multimedia database, dan small-footprint database. Penggunaan Stored Data menjadikan akses informasi akurat dan tepat waktu sangat penting pada lingkungan bisnis saat ini. Stored Data memiliki tiga tipe yaitu data warehouse, data mart, dan data mining.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php