Kristoforus Muda

Wireless And Mobile

Posted: November 19th 2012

Kristoforus T. N. Muda

                5022

 

Wireless, Mobile Computing and Mobile Commerce

 

        Wireless

Wireless Teknologi

Wireless merupakan sekumpulan perangkat elektronik  yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komunikasi data dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Wireless menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti handphone, dan HT.

WAP (Wireless Aplication Protocol) adalah suatu protocol aplikasi yang memungkinkan Internet dapat diakses oleh ponsel dan perangkat wireless lainya. WAP membawa informasi online melewati Internet langsung menuju ponsel atau clint WAP lainnya. Dengan adanya WAP, berbagai informasi dapat diakses setiap saat hanya dengan menggunakan ponsel.

Wireless Transmission Media

  • Sistem transmisi microwave banyak digunakan untuk volume tinggi, komunikasi jarak jauh, point-to-point.

Point-to-point memiliki dua karakteristik, pertama, pemancar dan penerima harus dalam pandangan satu sama lain (disebut line-of-sight), dan kedua, transmisi itu sendiri harus ketat diarahkan dari pemancar ke penerima.

  • Satellite transmission

Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi. Sistem transmisi satelit menggunakan satelit komunikasi, tiga jenis satelit, masing-masing dalam orbit yang berbeda: Geostasioner (GEO), Medium-earth-orbit (MEO), Rendah-earth-orbit (LEO).

Footprint adalah luas permukaan bumi dicapai oleh transmisi satelit, mengatasi keterbatasan stasiun relay microwave data. Broadcast transmission memungkinkan satelit untuk mengirim sinyal ke penerima banyak pada satu waktu. Propagation delay adalah jeda singkat dalam transmisi dari satelit GEO yang membuat dua arah percakapan telepon yang sulit.

Types of Orbits

  • Geostationary earth orbit (GEO)

Mengorbit 22.300 mil tepat di atas khatulistiwa dan mempertahankan posisi tetap, baik untuk sinyal TV.

  • Medium earth orbit (MEO)

Yang terletak 6.000 kilometer di atas permukaan bumi dan bergerak, digunakan untuk GPS dan lebih murah.

  • Low earth orbit (LEO)

Adalah 400 sampai 700 mil di atas permukaan dan bergerak lebih cepat sehingga memerlukan banyak cakupan yang memadai, penggunaannya untuk telepon.

Global Positioning Systems

GPS adalah sistem nirkabel yang menggunakan satelit untuk memungkinkan pengguna untuk menentukan posisi mereka di mana saja di bumi ini, GPS didukung oleh 24 satelit bersama di seluruh dunia.

Radio

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasidan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara). Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator (gelombang pembawa) dimodulasi dengan gelombang audio (ditumpangkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF; “radio frequency”) pada suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik. Gelombang elektromagnetik lain yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar x, inframerah, ultraviolet dan cahayaterlihat. Ketika gelombang radio dikirim melalui kabel kemudian dipancarkan oleh antena, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak balikdan voltasedi dalam kabel. Dari pancaran gelombang radio ini kemudian dapat diubah oleh radio penerima (pesawat radio) menjadi signal audio atau lainnya yang membawa siaran dan informasi.

          Wireless Computer Networks and Internet Access

Standar IEEE untuk jaringan komputer nirkabel meliputi:

  • IEEE 802.15 (Bluetooth) untuk nirkabel jaringan wilayah pribadi (PANS) dan 802.15.4 (Zigbee).
  • IEEE 802.11 (Wi-Fi) untuk jaringan area lokal nirkabel (WLAN)
  • IEEE 802.16 (Wi-Max) untuk area jaringan nirkabel metropolitan (WMANs)
  • IEEE 802,20 (diusulkan) untuk nirkabel wide area network (WWAN)

Bluetooth

Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth digunakan untuk membuat PANS kecil. Dapat menghubungkan hingga 8 perangkat dalam area 10 meter. Menggunakan komunikasi daya rendah, berbasis radio, dapat mengirimkan hingga 1 Mbps. Jaringan area pribadi (PAN) adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara perangkat komputer (misalnya, telepon, PDA, ponsel pintar) dekat satu orang. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.

Zigbee

ZigBee adalah spesifikasi untuk jaringan protokol komunikasi tingkat tinggi, menggunakan radio digital berukuran kecil dengan daya rendah, dan berbasis pada standar IEEE 8o2.15.4-2003 untuk jaringan personal nirkabeltingkat rendah, seperti saklar lampu nirkabeldengan lampu, alat pengukur listrik dengan inovasi In-Home Display (IHD), serta perangkat-perangkat elektronik konsumen lainnya yang menggunakan jaringan radio jarak dekat dengan daya tranferdatatingkat rendah. Teknologi yang memenuhi spesifikasi dari ZigBee adalah perangkat dengan pengoperasian yang mudah, sederhana, membutuhkan daya sangat rendah serta biaya yang murah jika dibandingkan dengan WPANs lainnya, yakni bluetooth. ZigBee fokus pada aplikasi radio Frequency(RF) yang membutuhkan data tingkat rendah, bateraitahan lama, serta jaringanyang aman.

Wireless Local Area Networks

Wireless LAN adalah suatu jaringan komputer yang saling terhubung melalui tanpa kabel. Local Area Network dari komputer maupun dari peralatan lainnya dapat dikembangkan lewat sinyal radio atau gelombang cahaya. Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data tanpa adanya membutuhan kabel untuk saling menghubungkan. Akibatnya pengguna mempunyai fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. IEEE standar untuk WLAN adalah 802.11, yang dikenal sebagai Wi-Fi, Wireless Fidelity. 802.11a dapat mengirimkan hingga 54 Mbps dalam jarak 30 meter, 802.11b dapat mengirimkan hingga 11 Mbps dalam 30-50 meter, 802.11g – 54 Mbps, 50 meter.

Manfaat adalah biaya rendah dan akses internet yang sederhana.

Kelebihan dari WLAN :
1. Mobilitas Tinggi
2. Kemudahan dan kecepatan instalasi
3. Menurunkan biaya kepemilikan
4. Fleksibel
5. Scalable

Kekurangan dari WLAN :
1. Delay yang besar
2. Biaya peralatan mahal
3. Adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi
5. Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum
6. Keamanan / kerahasiaan data kurang terjamin

WiMax

Worldwide Interoperability for Microwave Access, dikenal sebagai WiMax, adalah nama untuk standar IEEE 802.16. Akses nirkabel jarak hingga 31 mil. Kecepatan transfer data 75 Mbps.

           Mobile Computing and Mobile Commerce

Mobile Computing mengacu pada real-time, koneksi nirkabel antara perangkat mobile dan lingkungan komputasi lain, seperti internet atau intranet dan memiliki 2 karakteristik utama yang membedakannya dari bentuk-bentuk lain dari komputasi.

  1. Mobilitas : pengguna membawa perangkat mobile dan dapat memulai kontak real-time dengan sistem lain dari mana pun mereka berada.
  2. Jangkauan luas : pengguna dapat dicapai langsung ketika mereka membawa perangkat mobile terbuka.

2  karakteristik diatas menciptakan lima nilai tambah atribut yang memecahkan hambatan geografi dan waktu:

  • Ubiquity
  • Convenience
  • Instant connectivity
  • Personalization
  • Localizations of products and services

Mobile Commerce yang berasal dari mobile commerce merupakan suatu sistem perdagangan (e-commerce) yang dilakukan melalui media protabel seperti ponsel, PDA, dll. Pada dasarnya, M-Commerce ini merupakan gabungan dari e-commerce dan mobile computing. Karena itu, bisa dikatakan bahwa M-Commerce adalah E-Commerce yang berada dalam lingkungan nirkabel.

M-commerce mengacu pada transaksi e-commerce (EC) yang dilakukan dalam lingkungan nirkabel terutama melalui internet. Pengembangan m-commerce adalah didorong oleh faktor-faktor berikut: Meluasnya ketersediaan perangkat mobile, tidak perlu untuk PC, penurunan harga, peningkatan bandwidth.

Mobile Commerce Applications

  Financial Services

  Mobile Banking

  Wireless Electronic Payment Systems

  Micropayments

  Mobile (Wireless) Wallets

  Wireless Bill Payments

Intrabusiness Applications

Mengakses Informasi

  • Mobile Portal

menyediakan konten dan layanan untuk pengguna ponsel yang meliputi berita, olahraga, email, hiburan, perjalanan dan informasi restoran, layanan masyarakat, dan perdagangan saham.

  • Voice Portal

adalah sebuah situs Web dengan antarmuka audio dan juga dapat diakses melalui standar atau telepon selular.

Location-based Applications

  • Shopping from Wireless Devices

vendor online memungkinkan pelanggan untuk berbelanja dari perangkat nirkabel.

  • Location-based Advertising

adalah ketika marketing mengetahui lokasi saat ini dan preferensi pengguna ponsel, mereka dapat mengirim pengguna tertentu pesan iklan ke perangkat nirkabel tentang toko-toko terdekat, mal dan restoran.

  • Location-based Services

memberikan informasi kepada pelanggan tentang layanan lokal dan kondisi melalui ponsel.

 

            Pervasive Computing

Radio Frequency Identification

RFID ( Radio Frequency IDentification) merupakan sebuah teknologi compact wireless yang diunggulkan untuk mentransformasi dunia komersial. Sebagai suksesor dari barcode, RFID dapat melakukan kontrol otomatis untuk banyak hal. Sistem RFID menawarkan peningkatan efisiensi dalam pengendalian inventaris ( inventory control), logistik dan manajemen rantai supply ( supply chain management) .Terdapat kepentingan yang besar pada enterprise untuk secara intensif mempercayakan pada sistem ini, khususnya para peritel dan para pembuat produk consumer yang besar. Jika di masa lalu barcode telah menjadi cara utama untukpelacakan sebuah produk, kini sistem RFID menjadi teknologi pilihan baik untuk tracking manusia, hewan peliharaan, produk, bahkan kendaraan. Salah satu alasannya adalah kemampuan baca tulis dari sistem RFID aktif memungkinkan penggunaanaplikasi interaktif. Selain itu, RFID juga dapat dibaca dari jarak jauh dan melalui berbagai substansi seperti salju, asap, es, atau cat di mana barcode telah terbukti tidakdapat digunakan.

Wireless Sensor Networks (WSNs)

Jaringan Sensor Nirkabel adalah jaringan saling berhubungan, bertenaga baterai, sensor nirkabel yang disebut motes yang ditempatkan ke dalam lingkungan fisik. Motes mengumpulkan data dari banyak titik di ruang diperpanjang. Masing-masing mote berisi pengolahan, penyimpanan, dan sensor frekuensi radio dan antenna. Motes memberikan informasi yang memungkinkan sebuah komputer pusat untuk mengintegrasikan laporan dari kegiatan yang sama dari sudut yang berbeda dalam jaringan.

            Wireless Security
Empat ancaman utama

  • Jalur akses adalah titik akses yang tidak sah ke jaringan nirkabel
  • Upaya oleh pengguna yang tidak sah untuk mencoba untuk mengakses data melalui jaringan nirkabel.
  • RF (Radio Frekuensi) jamming adalah ketika seseorang atau perangkat sengaja atau tidak sengaja mengganggu transmisi jaringan nirkabel Anda.
  • Tindakan mencari WLAN di sekitar kita

Untuk menghindari ancaman yang disebutkan sebelumnya maka diterapkan solusi berikut:

  • Mendeteksi jalur akses yang tidak sah dengan perangkat dari NetStumbler
  • Blokir SSID Anda
  • Mengenkripsi transmisi nirkabel dengan Wi-Fi Protected Access (WPA)
  • Tahu siapa yang menggunakan jaringan Anda dan apa yang mereka lakukan di atasnya
  • Secara otomatis beralih ke saluran nirkabel yang berbeda ketika ada gangguan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php