Kristoforus Muda

Managing Data and Information

Posted: October 1st 2012

Kristoforus T. N. Muda

            5022

Managing Data and Information

 

Data adalah catatan atas kumpulan fakta. Kumpulan dari data data yang saling terkait yang disimpan dalam media elektronis dapat disebut database. Database merupakan sekumpulan data yang berhubungan secara logika dan terorganisir sedemikian rupa sehingga memudahkan ketika akan digunakan kembali. Dalam database terdapat beberapa istilah yaitu field, record, file. Misalnya dalam suatu database, terdapat satu table mahasiswa.

NIM

NAMA

IPK

060704567

Adi

3,12

060707654

Budi

3,89

060701234

Dewi

3,56

Dari contoh table diatas yang dikategorikan ke dalam field adalah NIM, NAMA, IPK. Field juga bisa disebut kolom. Record merupakan 1 baris data, dari table diatas contoh dari record adalah 060704567, Adi, 3,12. 

Data juga memiliki tipe. Tipe data tersebut antara lain :

  • Text
  • Numeric
  • Varchar
  • AutoNumber
  • Date
  • DateTime, dll

Dari contoh table diatas tipe data dari NIM merupakan numeric, tipe data dari nama merupakan text.

 

Data Management Terminology

·         Entity

Sebuah database dapat dimodelkan sebagai sekumpulan entitas dan hubungan antar entitas. Entitas (entity) adalah sebuah objek

yang keberadaannya dapat dibedakan terhadap objek lain Entitas dapat berupa orang, benda, tempat, kejadian, konsep

Contoh:

·         Orang: MAHASISWA, DOSEN, PEMASOK, PENJUAL

·         Benda: MOBIL, MESIN, RUANGAN

·         Tempat: NEGARA, DESA, KAMPUNG

Sebuah entitas memiliki sejumlah atribut, misalnya mahasiswa memiliki nama dan nim.

 ·         Attribute

Attribute merupakan kolom dari suatu tabel. Atribut-atribut pada suatu table tidak harus tersusun secara khusus. Contohnya, pada tabel mahasiswa diatas mempunyai tiga kolom untuk atribut-atribut NIM, NAMA, IPK.

·         Primary Key

Primary Key adalah suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu baris dalam tabel. Nilai dari primary key adalah unik. Pada table mahasiswa diatas NIM merupakan primary key.

·         Secondary Key

adalah satu atau beberapa kolom pada table yang merupakan primary key pada table satu namun diletakan pada table dimana tablenya berelasi

dengan table dirinya.

 

Proses mengakses data pada database dibagi kedalam 2 pilihan yaitu :

·         Centralized

Pada proses ini, semua data dipusatkan pada satu lokasi. Data hanya dapat diakses melalui computer terpusat. Kecepatan transfers data agak sedikit lambat karena semua computer mengakses data ke satu computer yang menyimpan database. Apabila mengalami masalah proses perbaikan lebih mudah karena data berada pada satu lokasi.

Contoh : Seluruh data nasabah dari suatu bank yang tersebar di seluruh Indonesia dipusatkan di Jakarta, jadi apabila kantor cabang di daerah ingin mengupdate atau meminta data maka harus dikirim ke Jakarta sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama.

·         Distributed

Pada proses ini data tidak dipusatkan pada satu lokasi tetapi ke berbagai lokasi. Proses transfer data menjadi lebih mudah karena tidak banyak menunggu antrian. Setiap lokasi bertanggung jawab terhadap datanya masing-masing.

Contoh : Data nasabah dari suatu bank tidak dipusatkan di Jakarta, tetapi setiap kantor cabang di daerah memiliki database masing-masing. Sehingga proses transfers data menjadi lebih cepat dan setiap kantor cabang bertanggung jawab terhadap datanya masing-masing.

Dalam memilih 2 metode diatas kita harus memperhatikan aksesibilitas pengguna, waktu respon query, entri data, keamanan, dan biaya.

 

Pengembangan Database

  • ·         Konseptual desain

Dimaksudkan untuk memetakan kebutuhan-kebutuhan database sesuai dengan proses bisnis yang telah didefinisikan pada tahap user requirement.

  • ·         Entitas

 Tahah awal dalam perancangan konsepsual data base adalah penentuan entitas. Entitas adalah sesuatu yang dianggap terkait baik langsung maupun tidak langsung terhadap system yang akan dibuat. Dalam tahap ini akan ditenntukan entitas apa saja yang akan berperan dalam struktur data yang akan digunakan dalam sistem dan mendefiniskan secara detil beberapa hal yang terkait dengan entitas yaitu menentukan atribut entitas, primary key.

  • ·         Relationship

Setelah pendefinisan entitas maka yang akan dilalukan adalah menentukan hubungan antar entititas. Dalam tahap ini akan ditentukan bagaimana hubungan-hubungan antar entitas , memberikan atribute pada hubungan entitas, menentukan kunci hubungan.

  • ·         Entity Relationship Diagram

Hasil dari konseptual desain adalah entity relatinship diagram biasa disingkat ERD. Dengan diagram entitas user sudah mulai bisa membaca apakah struktur data yang akan dibuat sudah memenuhi kebutuhannya atau belum.

  • ·         Physical Design

Setelah perancangan database secara konsep selesai maka tahap selanjutnya adalah perancangan database secara phisic. Dalam konseptual desain hanya menentukan entitas secara konsep artinya tidak terkait dengan DBMS manapun. Dalam tahap phisical desain maka akan dilakukan penterjemahan konseptual desain kedalam DBMS.

 

DBMS (Databases Management System)

Software yang memungkinkan user mendefinisikan, menciptakan dan memaintain database.Software yang memungkinkan user mengatur hak akses database.

Komponen DBMS

  • Data Model

Mendefinisikan data secara konseptual terstruktur

  • Data Definition Language (DDL)

Digunakan untuk menentukan isi dan struktur dari basis data yang
Pengguna menentukan pandangan logis mereka (skema) dari database menggunakan DDL

  • Data Manipulation Language (DML)

Berguna untuk melakukan manipulasi dan pegambilan data pada suatu basis data. Berupa, penyisipan/penambahan data baru (insert). Penghapusan data (delete). Pengubahan data (update)

  • Data Dictionary

Digunakan untuk menyimpan deskripsi data yang digunakan dalam basis data. Setiap elemen data antara lain memiliki tipe dan ukuran. Kamus data terkadang juga berisi ketentuan yang mengatur nilai yang bisa dimasukkan dalam field. Sebagai contoh, jika definisi sebuah field menyatakan bahwa hanya huruf P dan W yang dimasukkan ke dalam field bernama Jenis_Kelamin, maka sistem akan menolak sekiranya pemakai memasukkan data L ke field tersebut.

Keuntungan DBMS

 Kebebasan data dan akses yang efisien

 Mereduksi waktu pengembangan aplikasi

 Integritas dan keamanan data

 Administrasi keseragaman data

 Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari  proses

   serentak).

 Mengurangi data redundancy : Data redundansi dapat direduksi/dikurangi, tetapi

    tidak dapat dihilangkan sama sekali (untuk kepentingan keyfield)

  Membutuhkan sedikit memory untuk penyimpanan data.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php