Kezia Putri

E-Commerce

Posted: November 10th 2012

Sejarah e-Commerce berawal dari :

  • Tahun 1970 mulai dipikirkan bagaimana membentuk suatu transaksi yang menggunakan piranti jarak jauh
  • Mucul konsep EFT/EDI (konsep melakukan pertukaran informasi dengan menggunakan piranti elektronik)
  • Terbatas pada perusahaan-perusahaan besar saja

e-Commerce bisa diartikan sebagai transaksi yang menggunakan peralatan elektronik, sehingga nantinya semua bentuk transaksi akan menggunakan internet. Juga bisa dikatakan sebagai proses membeli/menjual/pertukaran suatu produk atau layanan (memberi informasi melalui komputer melalui jaringan internet).

e-Commerce dilihat dari perspektif:

  • Komunikasi
  • Proses bisnis
  • Layanan
  • Online
  • Kolaborasi (adanya kerja sama)
  • Komunitas (adanya kumpulan orang-orang/perusahaan)

Transaksi yang bersifat tradisional : semuanya dilakukan secara fisik/bertemu langsung antara penjual dengan pembeli. Sebagai contoh dapat dijumpai di pasar.

Brick and Mortar organizations:

  • Ekonomi konvensional
  • Transaksi masih dilakukan secara off-line
  • Menjual produk/barang secara langsung

Pure EC :

  • Semua transaksi dilakukan dalam bentuk digital
  • Pertukaran dilaksanakan secara virtual
  • Melakukan proses jual beli secara online (contoh : amazon.com, tokobagus.com, dll)

Partial EC :

Mengadopsi unsur tradisional dan virtual (adanya toko secara fisik dan secara online), atau bisa juga dilihat dalam dunia perbankan, yang juga bisa dilakukan secara fisik dan virtual.

E-Business merupakan bagian besar dari E-Commerce. E-Business menjangkau pada customer service, kolaborasi dengan server partner, ada suatu transaksi elektronik pada suatu organisasi.

Pasar elektronik : menyediakan tempat dimana akan ada pertukaran informasi/produk/layanan/pembayaran/jual-beli secara virtual.

Pasar menciptakan pertumbuhan ekonomi untuk :

  • Penjual
  • Pembeli
  • Adanya perantara (ada jasa pihak lain yang membantu)
  • Secara sosial, perekonomian semakin tumbuh

Area yang mendukung berlangsungnya E-Commerce :

  • Orang-orang yang melakukan transaksi
  • Kebijakan publik
  • Adanya teknikal standar dan protokol
  • Bisnis partner (menciptakan pemenuhan kebutuhan)
  • Support service (infrastruktur, layanan internet/area yang bisa menciptakan dan mendukung E-Commerce)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php