Kezia Putri

Computer Hardware

Posted: September 11th 2012

Komputer hardware saat ini sudah sangat umum dijumpai dan digunakan, baik oleh individu, perusahaan, perkantoran dan lain-lain. Ciri-ciri dari komputer hardware antara lain adalah memiliki monitor dan mouse. Komputer hardware berupa CPU mempunyai bentuk desktop.

 

Komponen dari suatu sistem komputer adalah sebgaai berikut :

–        CPU (Central Processing Unit)

merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain,prosesor (pengolah data), sering digunakan untuk menyebut CPU.

–        Memory

Memori memiliki 2 penyimpanan. Yang pertama disebut penyimpanan utama (menggunakan RAM)dan yang kedua disebut penyimpanan sekunder.

–        Input Device

Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input device atau unit masukan yang umumnya digunakan Personal Computer (PC) adalah keyboard dan mouse. Keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan komputer.

–        Output Device

Adalah perangkat keras komputer yangberfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Contohnya antara lain adalah : monitor, printer, speaker, infokus dan lain-lain.

Telepon genggam (Handphone) termasuk salah satu contoh dari sistem komputer.

 

Ada 2 komponen utama dalam Motherboard :

  1. CPU/Processor : berfungsi untuk mengambil perintah, membawa, memproses dan akhirnya mengeluarkan data (yang berupa output)
  2. Memori : yang berfungsi untuk menyimpan data sementara, sebelum di-output-kan

Ada beberapa laptop yang tidak bisa menambah RAM, storage dan processor sama sekali. Tetapi pada umumnya laptop masih bisa di-upgrade besar RAM dan storage-nya. Kita harus mencari dan menggunakan laptop yang sesuai dengan kebutuhan kita.  Semakin besar kapasitas dari RAM, maka RAM tersebut bisa semakinbanyak menyimpan data tepat sebelum dieksekusi oleh prosessor dan bisa mendukung suatu kecepatan dari suatu prosessor.

 

Berikut ini adalah komponen yang terdapat dalam CPU :

–        Processor

–        Memori

–        Adapter cards, yang terbagi menjadi : sound card (untuk suara), memory card (untuk penyimpanan/memori), video card (untuk video/VGA), network card (untuk jaringan), dimana komponen-komponen tersebut sudah terintegrasi menjadi satu di dalam mainboard

–        Ports

–        Drive Bays

–        Power Supply

Fungsi dari baterai BIOS (Basic Input Output System) adalah untuk menyimpan konfigurasi awal hardware.

 

Komponen di dalam prosessor antara lain :

–        Control Unit : berfungsi untuk melihat struktur dari penekanan keyboard, diproses, diterjemahkan dan di-output-kan pada layar yang hasilnya berupa huruf/angka yang kita tekan. Berfungsi juga untuk mengatur aliran data.

–        Registers : berfungsi sebagai penyimpanan sementara suatu data, menyimpan lokasi dimana instruksi tersebut akan diakses, menyimpan instruksi ketika akan diartikan oleh control unit, menyimpan data ketika Arithmetic-Logic Unit memproses data, dan menyimpan hasil kalkulasi/komputasinya

–        Primary Storage : berfungsi untuk menyimpan data baik sebelum maupun sesudah proses dari prosessor

–        Arithmetic-Logic Unit : berfungsi untuk menerjemahkan dan memproses data (mengerjakan suatu perintah)

Control unit, Arithmetic-Logic Unit dan registers saling bekerja sama di dalam CPU. RAM, storage dan hardisk mempunyai suatu alamat, supaya tahu di mana data tersebut disimpan.

 

Ciri-ciri dari penyimpanan utama adalah :

–        Registers : bagian dari CPU, sangat cepat untuk diakses, tetapi kapasitasnya terbatas

–        RAM : bersifat volatile (memori yang datanya dapat ditulis dan dihapus ,tetapi hilang saat kehilangan power (kondisi off) dan membutuhkan suatu daya dalam mempertahankan memori)

–        Cache Memory : menghubungkan antara primary storage dan secondary storage

–        ROM : bersifat non-volatile (memori yang datanya datanya dapat ditulis dan dihapus, tetapi data tetap ada walaupun dalam kondisi off dan tidak membutuhkan suatu daya). ROM umumnya digunakan untuk menyimpan BIOS.

Ciri-ciri dari penyimpanan sekunder adalah :

–        Memori bersifat nonvolatile yang bisa dihapus dan diprogram ulang

–        Kapasitas jauh lebih besar

–        Lebih murah harganya

–        Kecepatan aksesnya lebih lambat

–        Lebih jarang diakses oleh CPU

Komputer mempresentasikan data di dalam satuan BIT (Binary digIT). Bilangan biner terdiri dari 2 nilai yaitu 1 dan 0 yang nantinya akan diproses oleh komputer untuk menghasilkan suatu data. Semakin besar RAM, maka respon yang didapatkan akan semakin cepat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php