Biology World

SOS (Selamatkan Orangutan Sekarang) !!!

Posted: November 30th 2016

Haloooooo para Pembaca setia Biology World!!! Kali ini saya kembali untuk berbagi tentang “Action Plan” apa yang akan saya lakukan untuk melestarikan Mahluk Hidup yang hampir punah. Kali ini saya akan berbagi terlebih dahulu tentang Orangutan (Pongo pygmaeus) Pada tahun 2004, ilmuan memperkirakan bahwa total populasi orangutan di Pulau Borneo, baik di wilayah Indonesia maupun Malaysia terdapat sekitar 54 ribu individu. Diantara ketiga sub-spesies orangutan Kalimantan tersebut, P.p. pygmaeusmerupakan sub-spesies yang paling sedikit dan terancam kepunahan, dengan estimasi jumlah populasi sebesar 3,000-4,500 individu di Kalimantan Barat dan sedikit di Sarawak, atau kurang dari 8% dari jumlah total populasi orangutan Kalimantan. Orangutan Kalimantan lebih banyak ditemukan di hutan dataran rendah (di bawah 500 mdpl) dibandingkan di dataran tinggi. Hutan dan lahan gambut merupakan pusat dari daerah jelajah orangutan, karena lebih banyak menghasilkan tanaman berbuah besar dibandingkan dengan hutan Dipterocarpaceae yang kering dan banyak mempunyai pohon-pohon tinggi berkayu besar, seperti keruing. Oranghutan Kalimantan … Read more


Pemilik Bulu Cantik dari Hutan Jawa Timur

Posted: November 2nd 2016

Haloooooooo.. Mungkin temen-temen penasaran hewan apasih yang memiliki Bulu Cantik dari Hutan Jawa Timur? atau mungkin udah pada tau? langsung aja ya daripada penasaran…. Check this Out!!! Ayam hutan hijau (bahasa Latin = Gallus varius) adalah nama sejenis burung yang termasuk kelompok unggas dari suku Phasianidae, yakni keluarga ayam, puyuh, merak, dan sempidan. Ayam ini dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Green Junglefowl, Javan Junglefowl, Forktail, atau Green Javanese Junglefowl, merujuk pada warna dan asal tempatnya. Burung yang berukuran besar, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 60 cm pada ayam jantan, dan 42 cm pada yang betina. Jengger pada ayam jantan tidak bergerigi, melainkan membulat tepinya; merah, dengan warna kebiruan di tengahnya. Bulu-bulu pada leher, tengkuk dan mantel hijau berkilau dengan tepian (margin) kehitaman, nampak seperti sisik ikan. Penutup pinggul berupa bulu-bulu panjang meruncing kuning keemasan dengan tengah berwarna hitam. Sisi bawah tubuh hitam, dan ekor hitam berkilau kehijauan. … Read more


Muntiacus muntjak …. Siapakah dia??

Posted: August 28th 2016

Halooo, salam hangat dari “Biologi World” untuk para pembaca yang setia 🙂 Pada kesempatan kali ini Biologi World akan mengupas tuntas tentang keberadaan salah satu spesies dari ribuan spesies di Indonesia yang terancam punah. Siapa yang tidak pernah mendengar tentang Muntiacus muntjak ? Bagi yang belum pernah mendengar atau membaca tentang Muntiacus muntjak mungkin informasi kali ini bisa menambah wawasan setiap kalian yang membaca. Check this Out! Gambar 2. Muntiacus muntjak Muntiacus muntjak atau Kijang merupakan salah satu rusa asli Indonesia. Kijang merupakan salah satu dari 4 jenis rusa yang dimiliki Indonesia selain rusa bawean, rusa timor, dan rusa sambar. Khusus di Indonesia, kijang dapat ditemukan mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali hingga Lombok. Jenis rusa yang asli Indonesia ini, bersama anggota genus Muntiacus lainnya, dipercaya sebagai jenis rusa tertua. Kijang berasal dari Dunia Lama dan telah ada sejak 15 – 35 juta tahun yang silam. Di Indonesia, kijang dikenal juga sebagai menjangan atau kidang. Dalam … Read more


Hello world!

Posted: August 25th 2016

Welcome to Komunitas Blogger Universitas Atma Jaya Yogyakarta. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!



© 2019 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php