Kefin Pudi Blogs

Bab 9 – Sistem Informasi Functional, Enterprise, dan Interorganizational

Posted: December 8th 2013

Sistem informasi berperan penting dalam pengembangan data perusahaan serta organisasi. Struktur yang diberikan memberikan fungsi terintegritas dalam berbagai departemen pada sebuah perusahaan sehingga setiap bagian workflow serta pekerjaan menjadi lebih mudah dan lebih terarah.

Karakteristik

*Terdiri dari beberapa SI kecil yang fokus pada tugas yg spesifik

*secara spesifik  aplikasi SI bisa diwujudkan dalam

          Aplikasi yg benar benar independen

          Terintegrasi  membentuk suatu sistem fungsional departemen yang koheren

          Di integrasikan lintas departemen untuk mendukung proses bisnis yg lebih luas

Transaction Processing Systems

  • Setiap peristiwa / event yang terjadi selama  proses operasi bisnis
  • Business events (transactions) bisa memicu business events lainnya
  • setiap event (transaction) bisa di deskripsikan oleh  sejumlah item data
  • Transaction processing systems (TPS) di rancang untuk mencatat dan menyimpan data yg menjabarkan setiap business event yg terjadi

Karakteristik TPS

  Data yg diproses dalam volume yg besar

  Sumber data sebagian eksternal, dan output sebagian besar untuk pengguna internal

  TPS beroperasi secara regular (on demand, daily, weekly, etc.)

  Membutuhkan kapasitas penyimpanan (database) besar

  Memerlukan pemrosesan berkecepatan tinggi (due to the high volume)

  Data Input dan output dikenali dan mudah dipahami (highly structured)

  Melibatkan level detil yg tinggi tetapi low computation complexity

  Membutuhkan level accuracy, data integrity, dan security yang tinggi

  Membutuhkan kehandalan pengolahan yg tinggi;  organizations cannot function for long without TPSs

  Mendukung  Inquiry processing

Sistem accounting dan finansial

*Financial Planning and Budgeting

-Prediksi financial dan economic

-Penganggaran biaya (Budgeting)

*Investment Management

-Akses ke laporan ekonomi dan finansial

-Analisa finansial

Marketing & Sales Systems

*Distribution Channel (definition)
  Menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan, diperluas melalui perantara seperti grosis maupun pengecer
*Other Channel Systems
  Mendukung semua yg terkait dengan pemasaran seperti after-sales customer support
Production & Operations Management Systems
-Logistics Management
   •Pemesanan, pembelian, pengiriman keluar dan kedalam
-Inventory Management
   •Menentukan banyaknya persediaan
-Quality Control
   •Memonitor dan melaporkan kualitas dari bahan dasar, pemrosesan, hingga jadi barang jadi
Resources Management Systems
-Recruitment
  *Melacak semua lowongan yg terbuka
  *Mengiklankan lowongan melalui internet
  *Seleksi karyawan
-Human Resources Maintenance and Development
  *Pelatihan karyawan
  *Penilaian performa
  *Analisa Turnover (omset), keterlambatan, absensi\
Integrated Information Systems
*Alasan integrasi
  -Kekurangan dari SI berbasis fungsional:
   •Tidak bisa memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh karyawan
   •Tidak mengijinkan departemen yg berbeda berkomunikasi dengan efektif
   •Data penjualan, inventory, dan produksi sering di inputkan secara manual ke sistem komputer yg terpisah
*Bagaimana mengintegrasikan SI
  -Menghubungkan sistem yg ada
   •Memaksimalkan penggunaan sistem yg ada dan mengijinkan adanya penambahan aplikasi baru
  -Menggunakan aplikasi supply chain management
   •Mengatasi isolasi dari struktur departemen tradisional dengan mengintegrasikan pengelolaan pada beberapa area fungsional
  -Menggunakan aplikasi Enterprise Resource Planning
   •Mengelola semua proses bisnis utama menggunakan  arsitektur aplikasi tunggal  secara real time
   •Meningkatkan efisiensi untuk meningkatkan kualitas, produktifitas dan profitibilitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php