Kefin Pudi Blogs

Bab 5 – Mengelola Data dan Informasi Organisasi

Posted: October 6th 2013

Pengolahan data serta penyampaian informasi sangatlah penting pada era ini. Terutama pada lingkup eorganisasi, dimana kompleksitas database serta banyaknya informasi yang harus diolah menjadi tanggung jawab daripada sistem informasi.

Dasar Penyusunan dan Akses Data

Pada penyusunan data serta aksesnya dasarnya terletak pada hirarki data dimana merupakan sebuah basis data yang mengandung file, file mengandung  records, record mengandung fields, field mengandung characters.

Itupun terkait pada definisi berikut :

– Field – Pengelompokan logis dari karakter menjadi sebuah kata, kalimat, atau angka
– Record  – Pengelompokan logis dari field yang terkait
– File – Pengelompokan logis dari records yang terkait
– Database – Pengelompokan logis dari files yang terkait
Terminologi Manajemen Data
– Entity
   orang, tempat, benda, atau kejadian yang berupa informasi dari suatu hal yang dikelola
  Records menjabarkan entity
– Attribute
   Karakteristik atau kualitas yang mendiskripsikan entitas tertentu
  Fields menjelaskan attributes
– Primary Key
   Field yang secara unik mengidentifikasikan record
– Secondary Key
   field yang tidak unik tetapi dapat digunakan untuk membentuk grup dari records
Traditional File Environtment
Merupakan sebuah sistem pada organisasi yang memuat file dengan cara tradisional yakni dimana masing-masing  departemen memiliki kumpulan file sendiri dan juga records satu file tidak terkait dengan yang lain. Dalam hal ini organisasi biasanya memiliki beberapa aplikasi dengan file data yang terelasi.
Pendekatan Modern
Pada pendekata yang lebih modern, organisasi menggunakan cara database approach yang lebih efisien, yaitu dengan adanya

banyak program dan pengguna bisa berbagi data di database serta data aman karena hanya authorized users yang bisa  mengakses data tertentu.
Penempatan data di Database
Umumnya memiliki 2 pilihan cara dimana pilihan akan berpengaruh pada user accessibility, query response time, data entry, security, dan  biaya.
2 pilihan itu yakni:
  1. Centralized
  2. Distributed

Pengembangan Database

Ada 4 tahap dalam pengembanga database, yaitu sebagai berikut :

  1. Kembangkan Conceptual design – model abstrak basis data dari prespektif pengguna atau bisnis
  2. organisasikan dengan Entity-Relationship (ER) modeling
  3. analisa struktur dari data dengan menerapkan proses Normalisasi
  4. implementasikan struktur data fisik dari basis data pada  database management system software

DBMS (Database Management System)

Merupakan rangkaian program yang menyediakan akses ke database. Prosedurnya data di simpan pada satu lokasi, dapat di ambil atau di update. Application programs yang diberikan akses pada data yang disimpan dengan berbagai mekanisme yakni memelihara integritas dari informasi yg disimpan, mengelola  security dan user access, recovering informasi saat system fails dan mengakses berbagai fungsi dari basis data dari dalam aplikasi.
Menggunakan Stored Data
ada 3 cara ,yaitu;
  1. Data Warehouse
  2. Data Mart
  3. Data Mining

Kesimpulan

Dengan macam-macam proses data hingga penyimpananya memiliki berbagai macam kelebihan dan kekurangannya. Hal ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh setiap organisasi. Dengan membangun struktur DB yang baik, pengambilan keputusan dan pengetahuan akan meningkat melalui data warehouses  dan penggunaan data mining tools.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Universitas Atma Jaya Yogyakarta
css.php